Jayapura, Jubi – Hadirnya seorang gelandang serang jelas akan memudahkan para penyerang untuk mencetak gol. Untuk saat ini di tubuh tim Persipura sulit untuk mencari pengganti Eduard Ivakdalam maupun Zah Rahan atau minimal bisa mirip dengan legenda dan mantan el capitano Persipura itu.
“Kalau pemain seangkatan saya, Vendri Mofu termasuk salah satu gelandang yang saya anggap juga terbaik,” kata Octo Maniani saat menyaksikan latihan perdana Persipura di lapangan Mahacandra Uncen Waena Kota Jayapura, kepada jubi.id, belum lama ini.
Dia mengakui saat ini di kubu Persipura juga terdapat beberapa pemain muda seperti Patrick Womsiwor, Yan Piet Nasadith, dan M Tahir serta gelandang senior, Ian Luis Kabes.
“Semua itu proses yang akan menentukan tetapi sekali lagi peran gelandang pengatur serangan sangat penting, baik untuk mengatur tempo permainan maupun menerapkan taktik serta strategi pelatih di lapangan. Semua bertumpu pada seorang gelandang serang,” katanya seraya menambahkan peran seorang gelandang serang itu penting dan seorang otak dalam lapangan.
Walau pun begitu, Octo Maniani mantan striker timnas ini tak memungkiri kalau permainan sepak bola adalah tim dan lebih mengandalkan kolektivitas permainan.

Pantauan jurnalis jubi.id sejak Persipura ditinggalkan Eduard Ivakdalam maupun Zah Rahan, peran gelandang serang digantikan oleh gelandang Robertino Pugliara selama beberapa musim. Memang ada Todd Ferre, namun akhirnya pindah ke PSS Sleman.
Tim berjuluk Mutiara Hitam memang memiliki banyak gelandang bertahan mulai dari Imanuel Wanggai, Gerald Pangkali, Lim Jun Sik, dan kini M Tahir, sebenarnya peran mereka cukup kuat. Apalagi dalam sepak bola modern, peran gelandang serang juga bisa menjadi seorang play maker maupun mencetak gol sebagai seorang second striker.
BERITATERKAIT
Nelson Alom misalnya, seorang gelandang bertahan yang memiliki tendangan keras jarak jauh, walau cedera membuat performanya menurun sejak bermain di Persebaya maupun kembali ke Persipura. Bahkan Persipura juga butuh seorang striker bertemperamen keras di lapangan seperti seorang Imanuel Wanggai.
Kelihatannya pelatih kepala Persipura akan bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan gelandang muda seperti Patrick Womsiwor, Yan Pieter Nasadith, maupun eks gelandang PON 2021, Alfons Miagau.
Memang Ian Kabes sendiri mengakui kalau pemain muda Ramai Rumakiek mampu bermain sebagai gelandang serang maupun seorang striker.
Agaknya pemain muda Persipura Brian Fatari, Ramai Rumakiek, Gunansar Mandowen, Alfons Miagau, Wulf Worota, Jusack Isir, dan Patrick Womsiwor akan menjadi pilar utama Persipura di masa kini dan mendatang. Apalagi Ricardo Salampessy sendiri sudah bilang saatnya generasi muda Persipura melanjutkan estafet pemain senior tersisa PON 2004 dan lainnya. (*)

































