Jayapura, Jubi – Ketua West Papua Council United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP, Buchtar Tabuni menyatakan pihaknya mengapresiasi komitmen Vanuatu dan sejumlah negara anggota untuk menyuarakan persoalan Papua dalam pertemuan Forum Kepulauan Pasifik di Suva, Fiji. Hal itu dinyatakan Tabuni di Kota Jayapura, Rabu (13/7/2022).
Tabuni menyatakan pihaknya sangat berharap pertemuan Forum Kepulauan Pasifik akan angkat bicara tentang persoalan Papua. “Kami berharap agar persoalan Papua bisa dibicarakan oleh Vanuatu dalam pertemuan 18 negara di kawasan Pasifik itu,” kata Tabuni.
Ia mengatakan rakyat Papua turut berdoa mengiringi pertemuan Forum Kepulauan Pasifik yang dihadiri para pemimpin Melanesia. “Kami selalu berdoa untuk mereka, agar [mereka] menyuarakan aspirasi rakyat Papua. Sebab, kami adalah keluarga besar yang masih berada dalam kolonialisme Indonesia, sehingga rakyat Papua dibunuh, dihina, diperlakukan rasis, dan tidak manusiawi,” kata Tabuni.
Tabuni juga berterimakasih atas desakan Konferensi Gereja-gereja Pasifik kepada para pimimpin di Pasifik untuk membicarakan persoalan Papua. “Kami yakin dan oprimis para pemimpin Pasifik akan mendengar desakan serta aspirasi bangsa Papua. Juga berbagai komponen adat, gereja, LSM, komunitas media Pasifik yang mendukung pimpinan negara Pasifik untuk membicarakan nasib bangsa West Papua,” katanya.
Presiden ULMWP, Benny Wenda saat berada di Port Villa, Vanuatu, pada pekan lalu juga menyampaikan harapan agar pertemuan Forum Kepulauan Pasifik di Suva menghasilkan resolusi bagi Indonesia untuk mengizinkan kunjungan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Wenda berada di Port Villa dalam kapasitas sebagai Presiden Sementara Pemerintah Sementara Papua Barat dan Presiden ULMWP.
“Saya ingin mengingatkan para pemimpin Pasifik bahwa selama diskusi mereka perlu mengingat kembali kunjungan Komisaris Tinggi PBB ke Papua Barat,” kata Wenda.
Pertemuan Forum Kepulauan Pasifik atau PIF ke-51 berlangsung di Suva, Fiji, sejak 11 Juli 2022. Pertemuan itu akan berlangsung hingga 17 Juli 2022 mendatang. (*)






















Discussion about this post