Pemangkasan dana otsus cederai kekhususan Papua

Penulis: Abeth You
Editor: Aries Munandar

Jakarta, Jubi – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyayangkan pemangkasan Dana Otonomi Khusus atau Otsus Papua. Menurutnya, pemangkasan tersebut mencederai kekhususan Papua.

“Apa artinya otsus ketika dana otsusnya dipangkas. Kalau otonomi khusus, [dana otsus] seharusnya dikasih full,” kata Nawipa, saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI, Kamis, (13/3/2025).

Pemerintah memangkas Dana Otsus Papua 2025. Untuk Provinsi Papua, misalnya dipangkas sebanyak Rp19 miliar sehingga menjadi Rp71 miliar. Pemangkasan tersebut ditetapkan dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025

Menurut Nawipa, pemangkasan juga terjadi pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kondisi itu makin memberatkan mereka.

“Kami dituntut melakukan semua hal [kewajiban] di Undang Undang Otsus. Nyatanya, Dana Otsus, DAU, dan DAK dipangkas,” ujar Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua, tersebut.

Dia menyatakan kondisi geografis sangat berat di Tanah Papua dan akses transportasinya juga serbaterbatas. Karena itu, dibutuhkan biaya besar untuk menyelenggarakan pelayanan publik.

“Saya 15 tahun menjadi penerbang dan pernah terbang di Aceh. Kondisi di sana tidak separah di Tanah Papua. Tantangannya berat [di Tanah Papua]. Semua [transportasinya] ada yang harus pakai pesawat dan helikopter,” kata Nawipa.

BERITATERKAIT

Rapat Kerja Komisi II DPR RI juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan tiga gubenur lain di Tanah Papua. Rapat digelar untuk mengevaluasi perkembangan pembangunan pada empat provinsi baru di Tanah Papua.

Nawipa berharap evaluasi tersebut bukan sekadar formalitas. Karena itu, dia meminta Komisi II turut bertanggung jawab atas kemelut pemangkasan anggaran. “Saya berharap ini bukan sekadar evaluasi, tetapi sebagai batu loncatan untuk meletakkan pondasi baru [bagi pembangunan Tanah Papua].” (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist