Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Kesehatan setempat memperkuat koordinasi lintas sektor dengan seluruh RT/RW dan juga kader kesehatan untuk pencegahan dan penanggulangan malaria di daerah ini.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Rabu, mengatakan kasus malaria di Kota Jayapura masih cukup tinggi sehingga perlu adanya suatu konsep bersama antara RT/RW dan kader malaria dalam mencegah penyakit tersebut.
“Kader malaria merupakan garda terdepan dalam pencegahan malaria, tetapi mereka tidak bisa bekerja sendiri, perlu peran seluruh pihak termasuk dari RT/RW yang bisa membantu mencatat warga yang telah diperiksa kesehatan atau yang sudah mendapat kelambu,” katanya.
Menurut Rustan, pihaknya meyakini jika kolaborasi ini berjalan dengan baik maka kasus malaria di daerah ini bisa ditekan.
“Kami berharap ini menjadi komitmen bersama dalam mengeliminasi malaria di Kota Jayapura pada 2027,” ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya akan memberikan penghargaan atau hadiah kepada para RT/RW dan juga kader yang bekerja secara maksimal dalam melakukan pencegahan malaria.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Juliana Napitupulu mengatakan pihaknya terus mendorong kerja sama dengan instansi terkait untuk bergerak bersama dalam melakukan pencegahan malaria.
“Namun yang terpenting juga adalah perilaku hidup masyarakat yaitu bagaimana mengendalikan dirinya untuk hidup sehat,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jayapura kasus positif malaria di ibu kota Provinsi Papua tersebut sebanyak 68.785 kasus pada 2025. (*)
























Discussion about this post