Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Jayapura, Papua berkomitmen memperkuat koperasi kampung, sebagai penggerak ekonomi lokal.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan, program nasional harus dimanfaatkan untuk menghidupkan ekonomi kampung, termasuk program pembentukan Koperasi Merah Putih.
Pernyataan itu disampaikan Yunus Wonda saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas Koperasi Merah Putih yang diikuti 284 peserta dari seluruh distrik di Kabupaten Jayapura. Pelatihan itu diselenggarakan di Sentani, Selasa (25/11/2025).
Katanya, salah satu amanat dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 adalah memberikan fasilitas pendampingan, edukasi dan pelatihan sumber daya manusia koperasi.
“Program bapak Presiden yang hari ini kita sedang laksanakan. Tujuan berhubungan ekonomi di daerah, [ekonomi] di kampung-kampung harus hidup,” ujar Wonda.
Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis atau MBG, juga membuka ruang pasar baru untuk hasil bumi masyarakat. Aparatur kampung pun diminta tidak pasif, sebab perubahan datang dari diri sendiri.
“Sumber daya manusia yang berkompetensi, menjadi dasar utama dalam membangun kepercayaan publik, serta mampu menghadapi tantangan di era digital,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM kab. Jayapura, Haryanto mengatakan kini sudah ada akta pendirian koperasi di banyak kampung.
“Kalau koperasi kita di Kabupaten Jayapura sudah [ada di] 139 kampung, lima kelurahan. [Semua] sudah ada akte pendirian, sudah lengkap,” ucap Haryanto.
Katanya, pembangunan fisik koperasi mengikuti Inpres 17 Tahun 2025. Presiden menugaskan PT. Agrinas Pangan Nusantara bekerjasama dengan TNI untuk membangun gedungnya.
Untuk pelatihan peningkatan kapasitas Koperasi Merah Putih menurutnya, berlangsung dari 25 November 2025 hingga 27 November 2025. Pembiayaannya menggunakan dana dekon dari Kementerian Koperasi. (*)























Discussion about this post