• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Abrasi Pantai Holtekamp sudah mengancam perekonomian, pemerintah diminta bertindak

May 29, 2024
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: CR-6 - Editor: Zely Ariane
Pantai Holtekamp

Tampak kondisi pantai Holtekamp tepatnya di Wisata Hol Yab yang terkena dampak abrasi gelombang air laut. -Jubi/CR-6

0
SHARES
1.7k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Destinasi Wisata Pantai Holtekamp yang terkena dampak abrasi sejauh 6 sampai 7 meter. Abrasi itu terjadi ketika musim angin dan gelombang air laut terjadi setiap tahun pada bulan November hingga Januari dan April.

Hal itu dikatakan Kepala Kampung Holtekamp Abraham Merauje ketika ditemui wartawan Jubi di ruang kerjanya di kantor pemerintah Kampung Holtekamp jalan Hanura Holtekamp, Kecamatan Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (29/5/2024).

Abraham merauje mengatakan Pantai Holtekamp sejak lama terkena dampak abrasi akibat musim angin dan gelombang yang terjadi setiap akhir hingga awal tahun dengan jarak 6 sampai 7 meter. Dia menambahkan posisi abrasi pantai dengan badan jalan saat ini hanya berjarak 50 sampai 70 meter dan diperkirakan 10 atau 15 tahun ke depan akan berdampak serius pada jalan raya Tobati-Holtekamp yang menghubungkan Kota Jayapura dan Kabupaten keerom jika belum ada penangan jangka panjang oleh pemerintah.

“Apabila tidak diambil tindakan cepat untuk pemasangan kubus atau talud beton, tetap abrasi akan sampai ke jalan raya [Tobati-Holtekamp]. Penanganan ini tidak bisa ditangani pemerintah kota saja tapi juga pemerintah provinsi dan pusat. Karena ini terjadi pada umumnya sepanjang pantai mulai dari Jembatan merah Youtefa sampai Holtekamp. Dan jalan ini juga yang jadi penghubung antar kabupaten dan antara Indonesia dan Papua New Guinea,” katanya ketika diwawancara Jubi.

FOTO 1
Kepala Kampung Holtekamp Abraham Merauje ketika ditemui wartawan Jubi di ruang kerjanya di kantor pemerintah Kampung Holtekamp jalan Hanura Holtekamp, Kecamatan Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (29/5/2024). – Jubi/CR-6

Merauje menyatakan selain dampak umum yang akan terjadi, dampak lain dari abrasi pantai Holtekamp dirasakan langsung oleh masyarakat pemilik area wisata pantai, masyarakat yang menduduki tepian pantai, dan masyarakat yang juga bermata pencaharian sebagai nelayan yang akan kehilangan tempat parkir perahu.

Dia menjelaskan jarak tepian pantai yang terkena abrasi dan pondok-pondok tempat berteduh di wisata pantai swadaya milik masyarakat setempat hanya tersisa 10 sampai 15 meter dari bibir pantai dan dikhawatirkan hilang pada waktu yang tidak terlalu lama.

Pemindahan makam karena abrasi

BERITATERKAIT

Grebek Sampah di Pantai Holtekamp: Pemuda dan organisasi bersatu jaga lingkungan

Pemilik wisata bantah pantai di kawasan Jembatan Youtefa tercemar limbah pabrik

Talut penahan abrasi di Pantai Holtekamp Kota Jayapura ramai pengunjung

500 orang berhasil kumpulkan 2.632 kg sampah plastik di Pantai Holtekam

Abraham Merauje menjelaskan masyarakat bahkan telah memindahkan 80 makam di awal tahun ini, yang terancam akibat abrasi.

“Abrasi ini juga menyebabkan kami awal tahun 2024 ini terpaksa melakukan pemindahan sebanyak 80 makam dari area pemakaman yang ada di Pantai Holtekamp itu, tulang belulang jasad dipindahkan semua ke makam yang baru, dan juga masyarakat nelayan ini, tempat [mereka] biasa taruh perahu pun hilang dan perahu kita sebagian sudah tidak bisa taruh di pantai. jadi kami minta instansi terkait dengan Kementerian PUPR mengambil kebijakan program jangka panjang untuk mengamankan pantai dengan kubus pemecah ombak [talud beton],” tuturnya.

Ketua RT03/RW01 Kampung Holtekamp, Ferinando Samallo juga berharap pemerintah segera  membangun talud beton di sepanjang destinasi Pantai Holtekamp, dengan tetap mempertimbangkan akses keluar masuk perahu masyarakat nelayan di tepi pantai.

“Setidaknya ada tiga celah untuk akses perahu masyarakat nelayan keluar dan masuk karena jika ditutup semua, maka kami pulang dari laut ada resiko terbentur dengan talud karena hantaman ombak itu,” kata Ferry ketika ditemui wartawan Jubi di Pantai Holtekamp.

Ferry mengimbau agar masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di tepi pantai Holtekamp tetap waspada. “Warga pesisir pantai ini kalau boleh waspada karena saya tahu warga yang tinggal di pinggir pantai pasti sudah mengetahui bahwa setiap bulan apa ombak ini biasa naik. Kalau boleh yang membangun kios atau rumah jangan di pinggir pantai tapi lebih ke darat lagi karena saat musim angin gelombang yang naik cukup tinggi,” tutur Ferry. (*)

Tags: Abrasi Pantaicegah abrasipantai Holtekamp
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Grebek Sampah

Grebek Sampah di Pantai Holtekamp: Pemuda dan organisasi bersatu jaga lingkungan

September 27, 2025
pantai

Pemilik wisata bantah pantai di kawasan Jembatan Youtefa tercemar limbah pabrik

July 19, 2025

Talut penahan abrasi di Pantai Holtekamp Kota Jayapura ramai pengunjung

January 19, 2025

500 orang berhasil kumpulkan 2.632 kg sampah plastik di Pantai Holtekam

February 24, 2024

Dishut Papua ajak warga tanam mangrove di Pantai Holtekamp

February 9, 2024

Pantai Holtekamp di Kota Jayapura harus dijaga agar tidak terjadi abrasi

January 22, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

0
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

0
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara