Jayapura, Jubi – Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, minta seluruh puskesmas (pusat kesehatan masyarakat) untuk memberikan pelayanan 24 jam guna memberikan jaminan kesehatan secara maksimal.
“Saya minta puskesmas jangan membatasi jam pelayanan kepada masyakarat yang membutuhkan pelayanan,” ujar Pekey dalam sambutannya saat memimpin apel gabungan ASN di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (6/2/2023).
Pelayanan 24 jam sangat penting untuk menjamin kesehatan masyarakat, apalagi masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga memudahkan warga dalam mengakses pelayanan kesehatan.
“Jangan menolak pasien yang datang berobat. Pertolongan pertama harus dilakukan, terkait nanti dirujuk kemana itu nanti, yang penting berikan dulu pertolongan,” ujarnya.
Meski sebagian besar puskesmas di Kota Jayapura sudah beroperasi 24 jam, tetapi masih ada yang melakukan shift atau jam jaga hanya sampai pukul 8 malam, karena masalah keamanan.
“Kami sudah melakukan rapat dengan seluruh puskesmas agar mulai pekan ini, semua puskesmas melakukan pelayanan 24 jam. Ini untuk menjamin kesehatan masyarakat agar memberikan perlindungan,” ujarnya.
Pekey berharap seluruh puskesmas di wilayah ibukota Provinsi Papua ini, tetap memberikan pelayanan kesehatan secara optimal, sehingga masyarakat yang datang berobat cepat sembuh karena pelayanan yang diberikan.
BERITATERKAIT
“Kalau yang datang berobat hati senang dan gembira dapat mempercepat dalam penyembuhan. Tapi kalau dokter atau perawatnya tidak melakukan perawatan dengan baik maka pasien tambah sakit,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan sebagai bentuk komitmen terhadap program kesehatan, puskesmas tetap melayani masyarakat hingga malam hari.
“Untuk menunjang pelayanan 24 jam maka operasional puskesmas, petugas kesehatan, penambahan jumlah kamar, dan penambahan daya listrik harus secepatnya diatasi, karena ada beberapa puskesmas yang mengalami kendala ini,” pungkasnya. (*)
































