• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Kabupaten Merauke

Komunitas Nelayan Merauke persoalkan batasan wilayah penangkapan ikan

March 30, 2023
in Kabupaten Merauke
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
pelabuhan pomako

Kapal-kapal nelayan yang merapat di Pelabuhan Perikanan Pomako. - Jubi/DAM

0
SHARES
95
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Merauke, Jubi – Komunitas nelayan di Kabupaten Merauke mendatangi Kantor Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan pada Kamis (30/3/2023).

Mereka (nelayan) menyampaikan keluhan dan aspirasi kepada Pemprov Papua Selatan soal regulasi pemerintah pusat terkait batasan wilayah penangkapan ikan di daerah.

Sebagaimana diketahui pada Pasal 27 ayat (3) Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa kewenangan pengelolaan laut Daerah Provinsi diatur paling jauh 12 mil laut diukur dari garis pantai ke arah laut lepas dan atau ke arah perairan kepulauan.

Nelayan Merauke merasa dirugikan dengan adanya regulasi tersebut, mengingat kondisi geografis laut di sana tidak mendukung. Kondisi surut laut di Merauke bisa terjadi 3 hingga 5 mil. Hal ini tentu semakin memperkecil ruang operasi kapal-kapal nelayan yang berkapasitas di bawah 30 gross tonnage (GT).

Ketua Nelayan Merauke, Taufik Latarisa kepada Jubi menyatakan bahwa kedatangan perwakilan nelayan ke Kantor Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Papua Selatan ingin menyampaikan dua hal utama yang menjadi keluhan mereka, yakni masalah Surat Izin Penangkapan Ikan – SIPI yang hingga saat ini belum dikeluarkan oleh pemprov setempat, dan soal regulasi yang mengatur batasan wilayah penangkapan ikan.

“Terkait SIPI ini, sudah hampir empat bulan belum diterbitkan oleh pemerintah provinsi. Kami merasa proses penertibannya terlalu lama, dan merugikan kami pelaku usaha perikanan. Kami sadar bahwa pelimpahan kewenangan dari Provinsi Papua ke Provinsi Papua Selatan saat ini memang butuh proses, tapi kami juga ingin ada solusi supaya kami bisa segera beroperasi (menangkap ikan),” kata Latarisa.

“Proses SIPI ini jangan sampai terlalu lama, Jangankan empat bulan, satu bulan saja kami sudah resah. Sebab penghasilan nelayan itu dari hasil tangkapan. Kalau sudah empat bulan dan kita harus menunggu lagi, ini sangat merugikan nelayan di Merauke,” sambungnya.

BERITATERKAIT

Pemkab Merauke bangun 137 rumah warga pada tahun anggaran 2026

Cabai di Merauke Rp150 ribu: Pemkab siapkan pasokan dari luar

Kejari Merauke usut dugaan korupsi BUMD Boven Digoel Rp17 miliar

Kebijakan pangan di Papua Selatan mesti berbasis kearifan lokal

Terkait batasan wilayah operasi bagi kapal-kapal perikanan tangkap dengan kapasitas 30 GT ke bawah, Latarisa mengatakan nelayan Merauke merasa keberatan dengan adanya regulasi tersebut. Mengingat kondisi laut Merauke yang tidak mendukung usaha perikanan tangkap di sana.

“Regulasi ini diberlakukan di seluruh Indonesia, kami paham, tapi kami nelayan Merauke merasa keberatan dengan adanya peraturan ini. Kami minta kebijakan atau solusi, karena pertimbangannya pasang surut laut kita itu bisa 3 – 5 mil. Ini tentu sulit bagi kami untuk beroperasi,” tuturnya.

Latarisa juga menyatakan, pihak Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Papua Selatan memberikan solusi agar kapasitas kapal-kapal nelayan Merauke diperbaharui atau upgrade, sehingga mereka bisa melakukan penangkapan ikan di perairan di atas 12 mil. Namun nelayan Merauke keberatan dengan solusi tersebut, yang menurut mereka juga merugikan.

“Kalau upgrade, itu memberatkan kami. Terutama dari segi bahan bakar minyak, dan juga upgrade itu hanya berlaku 1 tahun.  Kalau (solusi) ini kami ikuti, ini sama saja dengan membunuh kami,” kata dia.

“Kami sampaikan keluhan terkait regulasi ini, karena di lapangan sudah ada teguran kepada para nelayan, jika melanggar (menangkap di atas 12 mil), kami ditangkap. Makanya kami menyampaikan aspirasi ini, supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” sambung Latarisa.

Latarisa menambahkan, keluhan dan aspirasi para nelayan itu juga akan disampaikan kepada DPR Kabupaten Merauke dengan harapan pemerintah daerah bisa melanjutkan aspirasi mereka ke pusat.

“Kalau memang tidak ada jalan ketemu, kemungkinan nelayan turun (unjuk rasa). Tapi begitu kami berupaya supaya tidak ada demo, karena kita tidak ingin ada hal-hal yang menimbulkan dampak lain,” imbuhnya.

Sementara Plt Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan pada Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Jhon Ezra Dinaulik menyatakan aturan terkait batasan operasional penangkapan ikan merupakan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat sebagaimana dalam UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Ini aturan dari pemerintah pusat, daerah hanya menjalankan dan melaksanakan regulasi yang sudah ditetapkan. Meski begitu apa yang menjadi keluhan nelayan kita ini akan kami tindaklanjuti ke pimpinan,” kata Ezra.

Ezra mengatakan, dinas memberikan solusi agar para nelayan memperbaharui kapasitas kapalnya lebih di atas 30 GT, sehingga mereka bisa menangkap ikan dengan wilayah cakupan yang cukup luas.

“Kami tidak bisa memberi solusi lain selain upgrade itu. Karena untuk pengawasan dan penegakkan aturan bukan kewenangan kami, itu merupakan kewenangan instansi lain,” tutupnya. (*)

Tags: LautMeraukeNelayanPapua Selatanpenangkapan ikan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pemkab Merauke bangun rumah warga

Pemkab Merauke bangun 137 rumah warga pada tahun anggaran 2026

October 16, 2026
Cabai di Merauke

Cabai di Merauke Rp150 ribu: Pemkab siapkan pasokan dari luar

October 16, 2026

Kejari Merauke usut dugaan korupsi BUMD Boven Digoel Rp17 miliar

October 16, 2026

Kebijakan pangan di Papua Selatan mesti berbasis kearifan lokal

October 15, 2026

Kejari Merauke dalami dugaan lima kegiatan fiktif dalam APBD Mappi

October 15, 2026

Kejari Merauke tetapkan tiga tersangka korupsi pembangunan kantor Bupati Boven Digoel

October 15, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara