Pemerintah lakukan kajian ruang pembangunan kantor Gubernur Papua Selatan

Author : Emanuel Riberu

Editor : Edho Sinaga

Merauke, Jubi – Pemerintah sedang melakukan kajian ruang pembangunan kantor gubernur Provinsi Papua Selatan (PPS) yang berlokasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua.

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menyatakan pembangunan kantor gubernur Papua Selatan perlu dikaji kembali untuk mengetahui dampak internal dan eksternal di lokasi yang menjadi pusat pemerintahan provinsi baru tersebut.

“Memang sudah dipastikan pembangunan (kantor gubernur) di KTM Salor, tapi pemerintah sedang mengkaji kembali dampak internal dan eksternal, termasuk polarisasi ruang, kajian optimasi infrastruktur dan optimasi kehadiran provinsi,” kata Mbaraka, Selasa (2/8/2022).

Mbaraka menjelaskan Kampung Salor dan sekitarnya merupakan daerah sentra pertanian yang umumnya tanaman padi. Pemerintah perlu melakukan kajian, agar jangan sampai pembangunan pusat pemerintahan tersebut menyebabkan alih fungsi lahan dalam skala besar.

“Dari alih fungsi lahan untuk pembangunan ini tentu berdampak terhadap lahan pertanian masyarakat. Jangan sampai semuanya berubah menjadi bangunan, karenanya diperlukan kajian yang matang,” tuturnya.

Meski telah dipastikan KTM Salor menjadi pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan, pemerintah juga melakukan survei dua lokasi lain yang menjadi alternatif yakni wilayah kebun cokelat SP7, Distrik Tanah Miring, dan Kampung Serapu, Distrik Semangga.

“Pak Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo bersama sejumlah anggota DPR RI beberapa hari lalu telah meninjau lokasi pemerintahan PPS di KTM Salor,” kata Mbaraka.

BERITATERKAIT

“Selain kantor gubernur, tentu akan dibangun juga perumahan pegawai Provinsi Papua Selatan. Nah ini juga yang akan dicek lagi apakah masih ada ruang tidak untuk bertumbuhnya pemukiman,” sambungnya.

Mbaraka menambahkan, bangunan kantor sementara Gubernur Papua Selatan telah disediakan Pemkab Merauke, yakni Gedung Negara dan Hotel Asmat. Kedua bangunan ini berlokasi sangat dekat di Jalan Trikora Merauke.

“Gedung Negara akan dipakai sebagai kantor sementara pejabat gubernur, sementara Hotel Asmat digunakan untuk staf gubernur. Rumah dinas pejabat gubernur juga akan kita siapkan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Merauke akan merehabilitasi sejumlah bangunan rumah dinas yang tidak ditempati. Selanjutnya bangunan dimaksud dimanfaatkan untuk para pejabat Provinsi Papua Selatan.

“Kita akan tata secara baik sehingga proses penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Selatan ini dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist