Sentani, Jubi — Bupati Jayapura, Papua, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H menyatakan kebijakan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Jayapura membantu pembangunan rumah ibadah di wilayah pemerintahnya merupakan bagian dari visi dan misi bupati-wakil bupati Jayapura.
Pernyataan itu disampaikan Yunus Wonda saat peletakan batu pertama pembangunan Gereja GIDI Eklesia Doyo Baru di Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (1/11/2025).
Yunus Wonda menyatakan Pemkab Jayapura berkomitmen menyiapkan seluruh bahan bangunan untuk mendukung pembangunan rumah ibadah di wilayahnya. Sebab itu merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi pemerintah daerah yang telah ia sampaikan sejak masa kampanye.
“Semua gereja akan dibangun oleh pemerintah. Kami sedang menyiapkan kerja sama dengan dua toko bangunan agar semua bahan disiapkan oleh pemerintah, sementara jemaat mencari tukangnya,” kata Wonda.
Menurut Wonda, sistem ini mempermudah proses pertanggungjawaban anggaran daerah karena bahan bangunan akan dikelola langsung melalui toko yang bekerja sama dengan pemerintah.
“Kalau dari toko bangunan, laporan pertanggungjawaban lebih mudah. Panitia tetap bisa bekerja, tapi bahan disiapkan pemerintah,” ujarnya.
Bupati menegaskan, program tersebut akan dimulai pada tahun anggaran 2026 dan mencakup bantuan bagi pembangunan gereja, penyediaan peti jenazah, serta lahan pemakaman di wilayah seperti Sentani, Demta, Tanah Merah, Lereh, dan Yapsi.
“Kalau ada jemaat yang meninggal, pemerintah siap antar peti atau keluarga bisa mengambil langsung,” ucapnya.
Sementara itu, Pendeta Libius Biniluk, S.Th., yang memimpin jemaat GIDI Eklesia Doyo Baru, mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap pembangunan gereja dan kesejahteraan umat.
“Kami bersyukur karena pemerintah tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi benar-benar membantu umat Tuhan untuk memiliki rumah ibadah yang layak,” kata Biniluk.
Pendeta Biniluk menegaskan bahwa pembangunan gereja ini merupakan hasil kerja sama antara jemaat dan panitia pembangunan, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Acara peletakan batu pertama tersebut diakhiri dengan doa bersama dan ucapan syukur dari seluruh jemaat.(*)
























Discussion about this post