• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Provinsi Papua

Gubernur Papua: Pembangunan harus melindungi hak masyarakat adat dan alam

October 7, 2026
in Provinsi Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Arjuna Pademme
Pembangunan Papua

Gubernur Papua, Matius D.Fahkiri, bersama para tokoh adat, usai membuka kegiatan konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Mamta–Tabi di Hotel Suni Sentani, distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada Rabu (7/10/2026).-Jubi/Silpester Kasipka.

0
SHARES
32
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri menegaskan, pembangunan di Tanah Papua harus berjalan seiring dengan perlindungan manusia, penghormatan terhadap adat dan budaya, serta keberlanjutan tanah, hutan, dan sumber daya alam.

Katanya, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan

Ini disampaikan Gubernur Fakhiri dalam sambutannya saat Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Mamta–Tabi di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (7/10/2026).

Menurut Fakhiri, masyarakat adat harus ditempatkan sebagai subjek dalam pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat.

Katanya, masyarakat adat memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya, termasuk dalam menjaga tanah, hutan, sumber daya alam, serta identitas budaya.

“Masyarakat adat bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi merupakan subjek penting dalam menentukan arah pembangunan di Tanah Papua,” kata Fakhiri.

Ia mengatakan, pembangunan yang hanya mengukur kemajuan dari sisi infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi berisiko mengabaikan aspek manusia, adat, budaya, dan lingkungan.

BERITATERKAIT

Gubernur Nawipa minta target pertumbuhan ekonomi diterjemahkan lewat kerja nyata

PM Kepulauan Solomon: Investasikan uang anda pada alam

Gubernur Nawipa optimistis tata kelola pemerintahan Papua Tengah lebih berintegritas

Lembah Rufaer salah satu wilayah yang menjadi perhatian Gubernur Nawipa

Karenanya, pemerintah perlu memastikan pembangunan memberikan manfaat yang adil kepada masyarakat serta tidak mengorbankan hak dan masa depan generasi Papua.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Fakhiri juga menilai pemuda adat harus menjadi bagian penting dalam perubahan pembangunan Papua. Pemuda adat dirasa perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas budaya dan nilai-nilai masyarakat adat.

“Pemuda adat juga harus ditempatkan sebagai kekuatan perubahan, sebagai generasi yang mampu menjaga identitas budaya sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Fakhiri mengatakan, arah pembangunan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yakni “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni ataubPapua CERAH”.

Menurutnya, Papua Cerdas berarti masyarakat adat dan pemuda memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan untuk mengambil bagian dalam pembangunan.

Papua Sejahtera, kata Fakhiri, berarti kekayaan alam dan potensi daerah harus memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat.

Sementara Papua Harmoni berarti pembangunan dilaksanakan dengan menghormati adat, budaya, lingkungan, hukum, dan nilai-nilai persaudaraan yang hidup di Tanah Papua.

“Papua Sejahtera berarti kekayaan alam dan potensi daerah memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat.”

Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat membangun Papua sendirian. Pembangunan membutuhkan keterlibatan masyarakat adat, pemuda, perempuan, akademisi, tokoh agama, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat.

“Papua hanya akan maju apabila pemerintah, masyarakat adat, pemuda, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, perempuan dan seluruh elemen masyarakat berjalan bersama,” ujar Fakhiri.

Ia berharap konferensi masyarakat adat dan pemuda Mamta–Tabi tidak berhenti sebagai forum diskusi.

Hasil konferensi diharapkan menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan komitmen yang dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata.

Fakhiri juga mengajak masyarakat adat dan pemuda menjadikan Mamta–Tabi sebagai ruang untuk memperkuat persatuan, menjaga identitas dan kearifan lokal, serta memastikan pembangunan tidak mengorbankan hak masyarakat adat dan masa depan generasi Papua.

Ketua Panitia Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Mamta–Tabi, Yulianus Dwa mengatakan, rangkaian kegiatan diawali dengan pra-konferensi yang menjadi ruang konsolidasi masyarakat adat dan pemuda.

Dalam laporan panitia, pra-konferensi melibatkan 832 peserta. Jumlah itu terdiri atas 350 peserta dari tujuh Dewan Adat Daerah, 350 pemuda dan perempuan adat dari tujuh daerah, 32 pemateri, serta 100 panitia.

Menurut Dwa, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat konsolidasi, membuka ruang diskusi, dan menegaskan komitmen Dewan Adat dan Pemuda Adat Papua di wilayah Mamta–Tabi.

Konferensi tersebut mengangkat tema “Selamatkan Manusia, Tanah dan Sumber Daya Alam Papua”, dengan subtema “Masyarakat dan Pemuda Adat Bangkit Bersatu Menjaga Kekayaan Alam dan Budaya Mamta–Tabi.”

Tema tersebut menempatkan perlindungan manusia, tanah, sumber daya alam, serta budaya sebagai isu utama yang perlu dikawal bersama oleh masyarakat adat dan pemuda.

Dwa mengatakan pelaksanaan konferensi didukung pemerintah daerah, donatur, partisipan, dan sumbangan sukarela.

Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Mamta–Tabi diharapkan menghasilkan keputusan dan langkah bersama yang dapat memperkuat posisi masyarakat adat dalam pembangunan sekaligus menjaga keberlanjutan tanah, hutan, dan sumber daya alam Papua. (*)

Continue Reading
Tags: AlamFakhiriGubernurmasyarakatpembangunan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Target pertumbuhan ekonomi

Gubernur Nawipa minta target pertumbuhan ekonomi diterjemahkan lewat kerja nyata

October 7, 2026
PM Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon: Investasikan uang anda pada alam

October 6, 2026
Gubernur Nawipa

Gubernur Nawipa optimistis tata kelola pemerintahan Papua Tengah lebih berintegritas

October 2, 2026

Lembah Rufaer salah satu wilayah yang menjadi perhatian Gubernur Nawipa

September 27, 2026

Pembangunan sekolah berpola asrama di Kabupaten Puncak untuk mendukung SSH

September 27, 2026

Kunker ke Puncak: Gubernur Nawipa resmikan pembangkit listrik tenaga surya

September 27, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara