Moskow, Jubi – Ukraina bakal memobilisasi narapidana dalam menghadapi perang melawan Rusia. Presiden Volodymyr Zelenskyy telah menandatangani undang-undang tentang mobilisasi narapidana di negara tersebut, dan diberlakukan mulai Sabtu (18/5/2024).
Kantor Berita Sputnik melaporkan undang undang itu memuat klausul pembebasan bersyarat bagi orang-orang yang menjalani hukuman karena berpartisipasi langsung dalam membela negara, melindungi kemerdekaan, dan integritas wilayah. Beleid tersebut mengamandemen hukum pidana dan undang-undang lain di Ukraina.
Undang Undang mengenai aturan mobilisasi narapidana disetujui parlemen Ukraina pada 11 April lalu. Undang-undang tersebut bertujuan menambah kekekuatan pasukan Ukraina yang terkuras akibat konflik bersenjata dengan Rusia selama dua tahun terakhir. Aturan itu juga mengharuskan semua warga wajib militer melapor ke kantor wajib militer dalam dua bulan setelah undang undang tersebut diberlakukan.
Presiden Zelenskyy menandatangani rancangan undang undang tersebut pada 16 April lalu. Pemberlakuannya dimulai sejak Sabtu ini, untuk mendukung kondisi darurat militer di Ukraina.
Kondisi darurat militer di Ukraina berlangsung sejak 24 Februari 2022. Pemberlakuan itu ditetapkan sehari setelahnya Zelenskyy menandatangani dekrit tentang mobilisasi umum.
Darurat militer dan mobilisasi umum tersebut terus diperluas hingga Zelenskyy memperpanjang masa pemberlakuannya selama 90 hari pada 9 Mei lalu. Berdasarkan ketentuan darurat militer, dan mobilisasi umum, seluruh pria berusia 18 hingga 60 tahun dilarang meninggalkan Ukraina. (*)























Discussion about this post