• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Sorong jadi tuan rumah forum global pengelolaan laut berkelanjutan

February 10, 2026
in Domberai
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
Sorong

forum lingkungan internasional yang mempertemukan pemimpin, pengambil kebijakan, dan organisasi global dari tujuh negara untuk membahas masa depan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat adat, Senin (9/2/2026).

0
SHARES
121
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Kota Sorong, Papua Barat Daya, kembali menegaskan perannya sebagai gerbang peradaban laut dunia melalui penyelenggaraan ReSea Global Seascape Experience, sebuah forum lingkungan internasional yang mempertemukan pemimpin, pengambil kebijakan, dan organisasi global dari tujuh negara untuk membahas masa depan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat adat, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menempatkan Sorong dan Kabupaten Raja Ampat sebagai contoh praktik konservasi laut dan ekonomi biru yang telah berjalan hampir dua dekade di Tanah Papua.

Direktur Program Konservasi Indonesia di Papua, Roberth Mandosir, menegaskan bahwa ReSea Global Seascape Experience bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang belajar kolektif lintas negara jadi kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari tujuh negara.

“Ini menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah, masyarakat adat, dan mitra pembangunan di wilayah ini telah berlangsung cukup lama, hampir 20 tahun. Apa yang terjadi di Raja Ampat dan Bentang Laut Kepala Burung adalah praktik baik yang ingin dipelajari oleh negara-negara lain,” ujar Roberth

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan laut di Papua Barat Daya lahir dari kolaborasi yang konsisten, bukan kerja sepihak konservasi tidak mungkin berjalan sendiri. “Ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat lokal. Masyarakat adat adalah aktor utama, bukan pelengkap tanpa mereka, keberhasilan ini tidak akan ada,” ujarnya

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Menurut Roberth, ReSea Global Seascape Experience juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembelajaran lintas kawasan, terutama dengan negara-negara di Afrika yang memiliki tantangan dan karakter bentang laut yang serupa jadi tujuan utama pertemuan ini adalah memperkuat pembelajaran lintas negara dan mengembangkan kesepakatan bersama, khususnya dengan negara-negara Afrika. “Kita berbagi praktik baik, sekaligus belajar dari pengalaman mereka,” katanya.

Dalam konteks tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya diharapkan memainkan peran kunci sebagai penghubung kerja sama internasional dan Provinsi Papua Barat Daya. “Kami dorong menjadi leading institution yang menghubungkan kerja sama antarnegara dalam menjaga kawasan laut penting secara kolektif,” lanjut Roberth.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, mewakili Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa laut bagi orang Papua bukan sekadar sumber ekonomi. “Bagi masyarakat Papua, laut bukan hanya ruang ekonomi dan laut adalah ruang hidup, ruang budaya, dan ruang masa depan bagi generasi yang akan datang,” kata Gubernur

BERITATERKAIT

Dari Maluku Utara ke Raja Ampat, Institut USBA minta negara konsisten tegakkan hukum lingkungan

Kemenpar promosikan Raja Ampat sebagai destinasi selam ke Australia

Youth Forest Camp 2025: Anak muda Papua bangun ekonomi berbasis alam

PT Gag Nikel bantah abaikan proposal mahasiswa Kampung Gag

Ia juga menegaskan bahwa upaya menjaga laut harus berangkat dari penghormatan terhadap alam dan masyarakat adat pengelolaan laut harus dilakukan dengan menghormati alam dan masyarakat adat sebagai penjaga pertama wilayah ini

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

P”engalaman di Bentang Laut Kepala Burung mengajarkan kita bahwa ketika masyarakat dilibatkan, adat dihormati, dan pemerintah hadir sebagai fasilitator, maka konservasi dan kesejahteraan dapat berjalan bersama,” ujarnya

Menurut Gubernur, pertukaran pembelajaran internasional ini memiliki makna lebih luas dari sekadar diskusi lingkungan kegiatan ini tidak hanya berbicara tentang perlindungan alam, tetapi juga tentang keadilan, keberlanjutan, dan harapan bagi masa depan masyarakat pesisir.

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh delegasi internasional yang hadir di Tanah Papua.

“Kami menyambut saudara saudara semua di Papua Barat Daya, wilayah yang dikenal dunia melalui Bentang Laut Kepala Burung dan kehadiran Anda bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai mitra dan keluarga untuk belajar bersama dan berbagi pengalaman,” katanya.

Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan laut yang ditopang oleh pembiayaan berkelanjutan dan pariwisata yang bertanggung jawab.

“Kita belajar bagaimana pengelolaan kawasan laut dapat didukung oleh pembiayaan berkelanjutan, pariwisata yang bertanggung jawab, serta kemitraan yang saling menguatkan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia internasional,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, lanjutnya, berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. “Kami berkomitmen menjaga laut sebagai warisan bersama dengan memperkuat peran masyarakat adat dan lokal, serta memastikan manfaat pengelolaan sumber daya alam benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya

Gubernur menyampaikan pesan kuat dari Tanah Papua untuk dunia Dari Tanah Papua akan lahir pesan bagi dunia bahwa laut dapat dijaga secara adil, bermartabat, dan berkelanjutan.

ReSea Global Seascape Experience dihadiri delegasi 7 negara

Kegiatan ini mendelegasikan 7 negara, diantaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Madagaskar Menteri Muda Bidang Agroindustri, Ketahanan Pangan, Ekonomi Biru, dan Perikanan Republik Mauritius

Sekretaris Negara Bidang Pertahanan dan Lingkungan Hidup Republik Mozambik, Direktur Jenderal Ekonomi Republik Madagaskar, Direktur Provinsi untuk Pengembangan Wilayah dan Lingkungan Provinsi Inhambane Republik Mozambik, Direktur Kabinet Gubernur Moheli, Republik Komoro, Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup Republik Komoro.

Acara ini juga dhadiri delegasi 6 organisasi internasional dan nasional, yaitu UCN ESARO Kantor Regional Afrika Timur dan Selatan, UNICE Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika, Fauna Flora Mission Inclusion (MI), Conservation International Konservasi Indonesia

“Melalui Resea Global Seascape Experience, kami ingin mendorong kolaborasi lintas sektor untuk masa depan laut yang berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan Resea Global.

Dalam forum tersebut, para delegasi internasional juga menyoroti pentingnya menjadikan Bentang Laut Kepala Burung sebagai model global pengelolaan seascape berbasis Masyarakat.

“Apa yang kami lihat di Raja Ampat dan Papua Barat Daya adalah contoh nyata bagaimana konservasi tidak meminggirkan masyarakat, tetapi justru memperkuat peran mereka. Ini adalah pelajaran penting bagi negara-negara berkembang lainnya,” ujar salah satu perwakilan delegasi Afrika dalam sesi diskusi.

Para peserta sepakat bahwa keberhasilan pengelolaan laut di kawasan ini tidak terlepas dari pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat serta konsistensi kebijakan pemerintah daerah jadi pengakuan wilayah adat, kepemimpinan lokal yang kuat, serta kemitraan jangka panjang dengan organisasi konservasi menjadi fondasi utama keberhasilan Bird’s Head Seascape. Ini bukan hasil instan, tetapi proses panjang yang patut dihormati.

Melalui ReSea Global Seascape Experience, Papua Barat Daya diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah pembelajaran, tetapi juga pusat lahirnya komitmen global baru untuk perlindungan laut. Dari Sorong, mereka ingin mengirim pesan ke dunia bahwa laut dapat dikelola secara adil, berkelanjutan, dan bermartabat, selama masyarakat adat ditempatkan sebagai penjaga utama dan mitra sejajar dalam setiap kebijakan.

Melalui kegiatan ini, Sorong dan Raja Ampat kembali menegaskan dirinya bukan hanya sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai laboratorium hidup konservasi laut global, tempat dunia belajar bahwa menjaga laut Papua berarti menjaga manusia, budaya, dan masa depan bersama di tanah Papua .(*)

 

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: pengelolaan lautRaja Ampatwakil Gubernur papua barat daya
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

bank Indonesia

Gubernur Bank Indonesia resmikan gedung baru BI Perwakilan Papua Barat

April 19, 2026
penangkapan

KNPB Maybrat kecam penangkapan warga di Teminabuan

April 17, 2026

Kasasi ditolak, PH terdakwa kasus Mogoy-Merdey akan ajukan PK

April 17, 2026

Korupsi pembangunan Kampus SMK Kehutanan Sorong, dua kontraktor jadi tersangka

April 16, 2026

Sidang Tiktoker Mama Ella hadirkan Bupati Manokwari jadi saksi

April 16, 2026

Ketua Kerukunan Pegunungan Tengah sesalkan bantuan Pangdam Kasuari

April 15, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Head of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission while meeting Anite Telenggen (17), one of the gunshot victims from Puncak Regency, Central Papua, who is undergoing treatment at a hospital in Jayapura, Papua. — Courtesy of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission

Injured victim in Puncak claims she was shot by Indonesian military

April 19, 2026
MoU

Pemprov Papua Tengah teken MoU dengan tiga bank untuk percepat perekonomian

April 19, 2026
Warga Kembru

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026
bank Indonesia

Gubernur Bank Indonesia resmikan gedung baru BI Perwakilan Papua Barat

April 19, 2026
KNPB

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

April 19, 2026
Sepak bola

Kolaborasi PTFI dan PSSI perkuat fondasi sepak bola di Papua

April 19, 2026
Puncak

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 19, 2026
jepang

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
energi panas

Pemerintah Vanuatu tandatangani MoU proyek energi panas bumi

April 17, 2026
papua

Papua Nugini tegaskan tak kehilangan hak atau pendapatan dari Proyek Papua LNG

April 16, 2026
West Papua

Pemimpin Oposisi Kepulauan Solomon minta dunia desak Indonesia buka West Papua

April 18, 2026
Head of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission while meeting Anite Telenggen (17), one of the gunshot victims from Puncak Regency, Central Papua, who is undergoing treatment at a hospital in Jayapura, Papua. — Courtesy of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission

Injured victim in Puncak claims she was shot by Indonesian military

0
MoU

Pemprov Papua Tengah teken MoU dengan tiga bank untuk percepat perekonomian

0
bank Indonesia

Gubernur Bank Indonesia resmikan gedung baru BI Perwakilan Papua Barat

0
Warga Kembru

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

0
KNPB

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

0
Sepak bola

Kolaborasi PTFI dan PSSI perkuat fondasi sepak bola di Papua

0
Puncak

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

0

English Stories

Head of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission while meeting Anite Telenggen (17), one of the gunshot victims from Puncak Regency, Central Papua, who is undergoing treatment at a hospital in Jayapura, Papua. — Courtesy of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission
Pacnews

Injured victim in Puncak claims she was shot by Indonesian military

April 19, 2026
One of the children reported to have been injured by gunfire in Puncak Regency - Supplied
Pacnews

Coalition urges protection of civilians in armed conflict in Puncak

April 18, 2026
One of the children reported to have been injured by gunfire in Puncak Regency – Courtesy of Jubi
Pacnews

Nine civilians, including a toddler, reported killed in shooting during military operation in Puncak

April 18, 2026
Papuan Women Traders Meet Sorong Regency Government – Jubi/P2MPKS
Pacnews

Transport, market space, and capital remain key challenges for Indigenous Papuan Women Traders

April 15, 2026
Representatives from The Papua Special Autonomy Development Acceleration Board Meets Owner of Free Nutritious Meal Program Kitchen in Amban – Jubi/Adlu Raharusun
Pacnews

Residents report suspected waste pollution from “Free Nutritious Meals” program affecting wells and boarding houses

April 15, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Vanuatu tandatangani MoU proyek energi panas bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara