Warinussy: Kejati Papua Barat diduga abaikan kasus korupsi jalan Kaimana–Wasior

Penulis: Gamaliel M. Kaliele
Editor: Angela Flassy

Sorong, Jubi – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Warinussy mempertanyakan sikap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jalan Kaimana–Wasior tahun anggaran 2021 yang menelan anggaran sebesar Rp149 miliar.

“Saya merasa heran dan curiga kenapa saudara Kajati Papua Barat dan jajarannya belum juga menindaklanjuti perkara dugaan Tipidkor pada proyek pembangunan Jalan Kaimana dan Wasior tersebut,” ucapnya.

Pengerjaan proyek tersebut dilaksanakan oleh dua perusahaan, yakni PT Venus Inari dan PT Ana Cenderawasih Permai, yang diduga dimiliki oleh seorang pengusaha berinisial WH.”Sejauh yang saya ketahui, pekerjaan proyek besar tersebut sesungguhnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah Provinsi Papua Barat, utamanya antara Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Kaimana,” kata melalui pesan WhatsApp Kepada Jubi (6/9/2025).

Sebagai sesama aparat penegak hukum berdasarkan amanat Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, Warinussy mengaku heran sekaligus curiga terhadap sikap Kejati Papua Barat.

“Herannya, kenapa perkara yang diduga telah menghabiskan uang negara sangat besar tersebut belum juga disentuh oleh aparat penegak hukum dari Kejaksaan Tinggi Papua Barat?” kata Warinussy.

Langkah penyelidikan sudah dilaksanakan oleh tim jaksa penyelidik Kejati Papua Barat. Namun hingga kini, tindak lanjutnya masih belum terlihat jelas. “Apakah karena oknum WH adalah salah satu pengusaha besar yang sedang memangku jabatan organisasi pengusaha di provinsi ke-32 di Indonesia ini?” katanya

Warinussy menyebut, masyarakat di wilayah Provinsi Papua Barat sudah sangat menderita akibat ulah para pengusaha yang tidak bertanggung jawab.

BERITATERKAIT

“Kenapa aparat penegak hukum di Kejati Papua Barat seperti sengaja mengabaikan kasus Jalan Kaimana–Wasior tersebut?” tegas Warinussy.

Sebagai seorang advokat sekaligus pembela hak asasi manusia (human rights defender/HRD) di Tanah Papua, ia mendesak Kejati Papua Barat untuk segera bertindak.

“Saya mendesak aparat penegak hukum di Kejati Papua Barat untuk tidak ragu dan tidak memiliki rasa takut untuk segera menindaklanjuti proses hukum penyelidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Jalan Kaimana ke Wasior.”

Menurut Warinussy, langkah tegas aparat hukum akan menjadi jawaban bagi penderitaan rakyat yang sejak lama menunggu akses jalan layak untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist