Manokwari, Jubi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, mengimbau masyarakat menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih di tengah kabut asap yang melanda ‘Kota Senja’ itu.
Kepala BPBD Kaimana, Hans Janes Melchior Litaay, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan kebakaran hutan dan kekeringan di wilayah itu.
“Kami melakukan pemadaman di Arguni Atas bersama tim dari Damkar dan Kehutanan,” kata Hans Janes Melchior Litaay, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, di dalam kota, BPBD melakukan pembagian masker untuk mencegah dampak kabut asap dan menggelar sosialisasi penggunaan masker bagi warga kota.
Selain itu, Pemkab Kaimana telah mengirim bahan makanan ke kampung yang terdampak kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan di Distrik Arguni Atas.
Katanya, BPBD juga telah melakukan pemadaman api di beberapa titik seperti di kawasan Mairasi dan juga Arguni Atas dengan mengirimkan tim.
“Kepada masyarakat agar patuhi imbauan pemerintah jangan melakukan kegiatan di luar rumah kalau tidak penting. Lalu kalau harus keluar rumah harus pakai masker dan banyak minum air putih,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Kaimana mengeluarkan surat edaran kepada ASN dan pegawai di lingkup Pemda Kaimana Nomor 100.3.4/1493/BUP/Tahun 2026 tentang pelaksanaan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaimana sebagai upaya antisipasi dampak kabut asap.
Surat edaran Bupati Kaimana itu dikeluarkan tanggal 12 Oktober 2026 memuat delapan poin.
Bupati Kaimana, Hasan Ahmad Aituarauw, saat melepas jemaah umrah di Bandara Udara Utarom Kaimana mengatakan kini pihaknya menghadapi ujian kabut asap.
Hingga saat ini kabut asap masih mengganggu aktivitas warga di Kota berjuluk Senja Kaimana, terutama di pusat-pusat keramaian kota. (*)





















Discussion about this post