• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Opini

Boikot Pemilu 2024 di Papua? (1/2)

October 17, 2022
in Opini
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
Ukauwo

Ilustrasi Demonstrasi penolakan Otsus dan pemekaran Papua di Kota Jayapura, pada Jumat (29/7/2022). - Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
66
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Oleh: Siorus Degei

Kebijakan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan pemberlakuan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II di Papua sudah berjalan mulus. Akan tetapi, mayoritas rakyat Papua sudah secara keras, jelas, dan tegas menolak dua kebijakan depopulasi dan dekolonisasi itu. Akankah masyarakat Papua juga akan memboikot Pemilu 2024?

Rupanya penguasa dan pengusaha tidak menggubris tuntutan rakyat Papua yang menolak DOB dan Otsus. Padahal banyak rakyat Papua yang berdemo hingga nyawa melayang.

Petisi tolak DOB dan Otsus masuk “tong sampah”: Sebuah kelalaian krusial dewan trias politica

Lebih ironis lagi, DPR di Papua sudah berjilid-jilid menerima aspirasi tolak DOB dan Otsus, bahkan di hadapan Penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekei, dan Forkopimda Provinsi Papua, dan tentu beberapa elite Jakarta, tepat pada saat ibadah syukurannya, rakyat Papua sudah menyatakan sikap tegasnya, bahwa mereka sudah mengembalikan kebijakan DOB dan Otsus ke Jakarta.

Namun rupanya aspirasi itu terabaikan. Legislatif, yudikatif, dan eksekutif lalai menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Para legislator sudah menerima aspirasi itu, tetapi tidak jelas sama sekali arah jalannya aspirasi tersebut.

Apakah aspirasi yang diterima itu hanya menjadi pajangan di gedung DPR atau kediaman pribadi legislator yang menerimanya? Apakah aspirasi itu menjadi sampah, dibakar dan menjadi abu?

BERITATERKAIT

Kriya Papua Ticha tampil di pameran internasional Korea Selatan

Derby Papua: Dua klub musafir, Mutiara Hitam versus Badai Pasifik

Gereja Baptis dukung perwakilan PBB berkunjung ke Tanah Papua

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

Di ruang lingkup legislatif saja sudah seperti begitu, apalagi di ruang yudikatif. Penulis pesimistis bahwa aspirasi dari Petisi Rakyat Papua tolak DOB dan Otsus itu masuk di ruang kerja legislatif.

Bahwa yang masuk di ruang kerja para legislator itu hanya aspirasi segelintir oknum dan pihak yang mendukung/menerima kebijakan DOB dan Otsus Papua. Sehingga memang aspirasi terima DOB dan Otsus inilah yang dibahas di Jakarta.

Dari sinilah terbukti bahwa dewan trias politika itu ilegal di Papua. Bahwa dewan itu telah gagal menjalankan tugas dan fungsinya di Papua. Ada atau tidaknya dewan tersebut sama sekali tidak ada implikasi positifnya bagi rakyat Papua. Dewan trias politika hanya dari rakyat dan untuk penguasa dan pengusaha.

Rakyat Papua sudah tolak DOB dan Otsus: Sebuah fakta politik di Papua

Walaupun regulasi DOB dan Otsus sudah lolos secara sepihak, manipulatif dan distorsi, rasanya patut dicatat dengan tinta merah, bahwa sudah dari sononya rakyat Papua secara terang-terangan dan penuh komitmen menyatakan sikap, untuk betul-betul menolak kebijakan DOB dan Otsus, sebab mereka sadar bahwa dua kebijakan itu murni nasionalisme dan idealisme Jakarta, bukan tuntutan rakyat Papua untuk menjadikan Papua sebagai tanah damai.

Dalam setiap aksi tolak DOB dan Otsus: tuntutan rakyat Papua hanyalah satu, yakni referendum, penarikan militer, penentuan nasib sendiri, segera gelar dialog internasional (Indonesia-ULMWP), dan mendesak kunjungan Dewan Tinggi HAM PBB di Papua. Tidak pernah ada sama sekali tuntutan terima DOB dan Otsus. Sekalipun ada itu murni dilakukan oleh pentolan kepentingan Jakarta di Papua. Jadi, rakyat Papua sudah bulat hati menolak DOB dan Otsus, serta menuntut referendum.

Fenomena penolakan DOB dan Otsus dapat kita jumpai di media internet, baik lokal, maupun internasional.

Pertama, massa dari Petisi Rakyat Papua (PRP) menggelar unjuk rasa menolak DOB dan Otsus Jilid II di depan asrama Papua di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (8/6/2022). Namun, massa aksi malah diserang oleh ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan (Suara.com, 8/6/2022);

Kedua, polisi melarang demonstrasi yang dilakukan dengan cara long march untuk menolak DOB oleh PRP di Jayapura, Jumat, 3 Juni 2022 (Cnnindonesia.com, 2/6/2022);

Ketiga, demonstrasi menolak DOB dan Otsus di sejumlah wilayah di Jayapura, Selasa (10/5/2022), dibubarkan paksa oleh kepolisian (Cnnindonesia.com, 10/5/2022 );

Keempat, puluhan orang yang tergabung dalam PRP, Senin (4/7/2022) menggelar demo menolak DOB dan perpanjangan otsus, serta mendukung referendum (Kumparan.com, 4/7/2022);

Kelima, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Se-Jawa dan Bali menggelar aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022). Aksi tersebut bubar setelah massa ditemui perwakilan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI (Detik.com, 29/6/2022);

Berikut beberapa aksi mendukung DOB dan Otsus;

Pertama, Forum Dewan Adat Tabi di Jayapura, Rabu (4/5/2022), mendukung penuh rencana pemerintah pusat bersama DPR RI terhadap pelaksanaan atau membentuk DOB di Papua (Jayapurakab.go.id, 9/5/2022);

Kedua, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Minggu (24/4/2022), meminta pemuda Papua, khususnya di tanah Tabi, mendukung keputusan pemerintah terkait DOB dan Otsus (Papua.antaranews.com, 24/4/2022);

Ketiga, Presiden Jokowi menerima Majelis Rakyat Papua (MRP) dan MRP Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (20/5/2022). Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengapresiasi pertemuan dengan Presiden Jokowi yang membahas DOB di Papua tersebut (Republika.co.id, 20/5/2022);

Keempat, lima wilayah adat, yakni, Tabi, Saireri, Lapago, Meepago, dan Anim Ha, bersama dengan kepala daerah, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda, Senin (13/6/2022), berhasil merumuskan tujuh pernyataan sikap dukungan terhadap kebijakan DOB (Portalnawacita.com, 13/6/2022);

Jika kita takar bersama kuantitas dan kualitasnya, maka dapat disimpulkan beberapa poin:

Pertama, mayoritas rakyat/mahasiswa dan simpatisan di dalam maupun di luar Papua menolak DOB dan Otsus; Kedua, minoritas orang Papua mendukung DOB dan Otsus; Ketiga, tidak ada elite politik yang terang-terangan menolak DOB dan Otsus. Semuanya murni dilakukan oleh rakyat akar rumput di Papua;

Keempat, di kubu pro-DOB dan Otsus hampir pasti mayoritas elite politik dan komunitas politik “gadungan”; Kelima, aksi kubu pro-DOB terbatas hanya di wilayah Tabi, Jayapura, sedangkan kubu kontra-DOB dan Otsus di seluruh wilayah di Papua. Bersambung. (*)

Penulis adalah mahasiswa STFT Fajar Timur Abepura-Papua

Tags: BoikotDOBOtsusPapuaPemilu 2024
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kriya Papua di pameran internasional

Kriya Papua Ticha tampil di pameran internasional Korea Selatan

October 16, 2026
Derby Papua

Derby Papua: Dua klub musafir, Mutiara Hitam versus Badai Pasifik

October 15, 2026

Gereja Baptis dukung perwakilan PBB berkunjung ke Tanah Papua

October 13, 2026

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026

Bupati Merauke minta dana Otsus 2027 fokus tiga program prioritas

October 8, 2026

Pagu dana Otsus Kabupaten Merauke diperkirakan capai Rp280 miliar

October 8, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Intan Jaya students mark one year since Soanggama killings
16 October 2026
Intan Jaya students mark one year since Soanggama killings

Jayapura, Jubi — Dozens of students from the Somatua Intan Jaya Independent Student Community (KOMISI) have held a public rally [...]

TPNPB Claims to Have Executed Security Personnel; Damai Cartenz Task Force Says Victims Were Civilians
16 October 2026
TPNPB Claims to Have Executed Security Personnel; Damai Cartenz Task  Force Says Victims Were Civilians

Jayapura, Jubi — The West Papua National Liberation Army (TPNPB) claims to have executed four people in Dekai, the capital [...]

Smoke Haze Blankets Timika as Children Report Health Problems
15 October 2026
Smoke Haze Blankets Timika as Children Report Health Problems

Jayapura, Jubi – Thick smoke haze has blanketed Timika, the capital of Mimika Regency in Central Papua, with smoke from [...]

BPJS Health Supervisory Board reviews Healthcare Services in Jayapura Regency
15 October 2026
BPJS Health Supervisory Board reviews Healthcare Services in Jayapura Regency

Sentani, Jubi – Lula Kamal, a member of the supervisory board of Indonesia’s Health Social Security Agency (BPJS Kesehatan), visited [...]

Moi Indigenous Clan block Palm Oil Company over alleged damage to ancestral burial site
14 October 2026
Moi Indigenous Clan block Palm Oil Company over alleged damage to ancestral burial site

Sorong, Jubi – Indigenous Moi people from the Klagilit Maburu/Mawera clan blocked access to palm oil company PT Inti Kebun [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Ibu-ibu asal Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan yang berada di salah satu lokasi pengungsian di dalam hutan pada bulan Juli 2026 - Dok Jubi

Gereja KINGMI serukan kebutuhan mendesak warga yang dilaporkan mengungsi di Pegunungan Papua

October 17, 2026
Kejari Merauke

Jaksa telusuri pengadaan barang dalam proyek revitalisasi Unmus

October 16, 2026
Pemkab Merauke bangun rumah warga

Pemkab Merauke bangun 137 rumah warga pada tahun anggaran 2026

October 16, 2026
Musik adalah pemersatu

Gubernur Nawipa: Musik adalah sarana pemersatu

October 16, 2026
Kapolda Papua Barat cek antrean kendaraan

Kapolda Papua Barat tinjau antrean kendaraan di SPBU

October 16, 2026
Kabut asap di Fakfak

Kota Fakfak masih diselimuti kabut asap

October 16, 2026
Bank Mandiri

Bank Mandiri buka pintu emas lewat Livin Rp50.000

October 16, 2026
Derby Papua

Derby Papua: Dua klub musafir, Mutiara Hitam versus Badai Pasifik

October 15, 2026
TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan

TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan, Satgas Damai Cartenz: Korban warga sipil

October 15, 2026
Kejari Merauke

Kejari Merauke dalami dugaan lima kegiatan fiktif dalam APBD Mappi

October 15, 2026
Tersangka korupsi pembangunan kantor Bupati Boven Digoel

Kejari Merauke tetapkan tiga tersangka korupsi pembangunan kantor Bupati Boven Digoel

October 15, 2026
Bank Mandiri

Bank Mandiri buka pintu emas lewat Livin Rp50.000

October 16, 2026
Mimbar bebas Soanggama berdarah

Mahasiswa Intan Jaya peringati satu tahun tragedi Soanggama Berdarah

October 15, 2026
Distrik Oksibil tertibkan penyakit sosial

Pemerintah Distrik Oksibil tertibkan penyakit sosial

October 16, 2026
Ibu-ibu asal Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan yang berada di salah satu lokasi pengungsian di dalam hutan pada bulan Juli 2026 - Dok Jubi

Gereja KINGMI serukan kebutuhan mendesak warga yang dilaporkan mengungsi di Pegunungan Papua

0
Kejari Merauke

Jaksa telusuri pengadaan barang dalam proyek revitalisasi Unmus

0
Pemkab Merauke bangun rumah warga

Pemkab Merauke bangun 137 rumah warga pada tahun anggaran 2026

0
Musik adalah pemersatu

Gubernur Nawipa: Musik adalah sarana pemersatu

0
Kapolda Papua Barat cek antrean kendaraan

Kapolda Papua Barat tinjau antrean kendaraan di SPBU

0
Kabut asap di Fakfak

Kota Fakfak masih diselimuti kabut asap

0
Bank Mandiri

Bank Mandiri buka pintu emas lewat Livin Rp50.000

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara