• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Pedagang keliling di Kota Jayapura diharap ditertibkan

April 16, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Jayapura

Seorang warga di Kota Jayapura menjadikan mobil pick up sebagai lapak untuk menjual komoditas pangan. - Jubi/Ramah

0
SHARES
42
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pedagang di Pasar Sentral Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, mengeluhkan sepi pembeli sejak ramainya pedagang keliling yang menggunakan mobil pick up dan motor.

Seorang pedagang komoditas pertanian, Sri mengaku, sejak dua tahun terakhir ia merasakan dampak dari penurunan penjualan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Bila dalam sehari bisa meraup Rp 3 juta, kini kurang dari Rp 1 juta.

“Sekarang kebanyakan langganan yang beli. Dulu saya bisa jual cabai sampai 100 kilogram. Ditambah lagi pasar sepi seperti ini, sehingga penjualan menurun,” ujar Sri kepada Jubi, Jumat (15/4/2022).

Menurut Sri, kebanyakan pembeli memilih berbelanja langsung dari pedagang keliling karena praktis dan tidak lagi harus mengeluarkan ongkos transportasi, apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Mungkin karena pembeli takut keluar rumah gara-gara ada Covid ini. Saya berharap Covid segera berakhir supaya penjualan saya kembali meningkat seperti dulu, karena kalau tidak laku paling dagangan ini tinggal dibuang saja. Kalau kembali modal syukur,” ujar Sri.

“Kalau bisa ditertibkan, kalau tidak punya izin harus dilarang berjualan supaya mereka [pedagang keliling] tidak seenaknya berjualan. Jadi, harus ada izin baru bisa jualan. Saya berharap ini menjadi perhatian pemerintah daerah,” tambah Sri.

Seorang pedagang sayuran di tempat yang sama, Siska Pekey mengaku, penjualan sayurannya tidak lagi bergairah seperti dulu. Hasil yang didapatnya tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan mulai dari belanja bahan hingga ongkos sewa transportasi.

BERITATERKAIT

Bintang Kejora berkibar di halaman kampus USTJ Jayapura

Meriam antipesawat terbang bekas Perang Dunia II di Kota Jayapura

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

Pedagang mama Papua menginap di kantor Gubernur Papua Barat Daya

“Sekarang saya kurangi pengambilan sayur agar tidak banyak yang busuk karena tidak laku terjual, sebab semakin sepi pembeli. Biasanya satu hari saya bisa habiskan sampai 200 ikat [satu ikat dijual Rp 5.000], tapi sekarang mau laku 50 ikat saja habis dua hari,” ujar Pekey.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menurut pedagang asal Kabupaten Paniai, yang sudah 10 tahun berjualan sayur di Kota Jayapura ini, sepinya pembeli sayuran di lapaknya karena semakin banyaknya pedagang sayur keliling, yang menjajakan dagangannya langsung ke rumah-rumah warga.

“Saya berharap agar ini }pedagang keliling] mendapat perhatian dari pemerintah daerah supaya tidak merugikan kami para pedagang sayur di pasar. Saya beli sayur dari petani Rp 7.000 [ikatan besar] terus saya bagi dua jadi dua ikat, satu ikat saya jual Rp 5.000,” ujar Pekey. (*)

Tags: Kota JayapuraPasar Sentral HamadiPedagang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Bintang Kejora

Bintang Kejora berkibar di halaman kampus USTJ Jayapura

September 30, 2026
Kota Jayapura

Meriam antipesawat terbang bekas Perang Dunia II di Kota Jayapura

August 15, 2026

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

July 3, 2026

Pedagang mama Papua menginap di kantor Gubernur Papua Barat Daya

July 2, 2026

Kota Jayapura salah satu daerah yang menjadi tujuan promosi wisata Malaysia

June 12, 2026

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

April 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Lake Sentani increasingly overrun by invasive ‘red devil’ fish
30 September 2026
Lake Sentani increasingly overrun by invasive ‘red devil’ fish

Jayapura, Jubi – Fish habitats in Lake Sentani, in Jayapura Regency, Papua, are under mounting ecological pressure from land conversion, [...]

Different approaches to Papua’s problems are blocking dialogue
29 September 2026
Different approaches to Papua’s problems are blocking dialogue

Jayapura, Jubi – Papuan political figure Laurenzus Kadepa says differences in perspectives have made it difficult to find the best [...]

The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Church in Indonesia launches legal aid institute
29 September 2026
The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Church in  Indonesia launches legal aid institute

Jayapura, Jubi – The Legal and Human Rights Department of the Evangelical Church in Indonesia (GIDI) has launched the GIDI [...]

Maybrat resident allegedly tortured at Marine post
28 September 2026
Maybrat resident allegedly tortured at Marine post

Sorong, Jubi – A resident of Wakom Village, East Aifat District, Maybrat Regency, Southwest Papua, identified as Wilem, also known [...]

YKKMP: Indonesia must address human rights concerns in Papua with evidence
28 September 2026
YKKMP: Indonesia must address human rights concerns in Papua with evidence

Jayapura, Jubi – The Papua Foundation for Justice and Human Integrity (YKKMP) says the Indonesian government should respond to allegations [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Karhutla

Pemprov Papua Barat dinilai belum maksimal tangani karhutla

September 30, 2026
Provinsi Papua Utara

MRP serahkan persetujuan pembentukan Provinsi Papua Utara ke Komisi II DPR RI

September 30, 2026
Bintang Kejora

Bintang Kejora berkibar di halaman kampus USTJ Jayapura

September 30, 2026
Kabupaten Jayapura

Bappenda Kabupaten Jayapura gelar operasi patuh pajak selama tiga bulan

September 30, 2026
isu iklim

Pemimpin Pasifik bersatu dalam isu iklim di sidang umum PBB

September 30, 2026
Perusahaan Ok Tedi

Perusahaan Ok Tedi terapkan radar baru pantau lereng tambang terbuka

September 30, 2026
Ikan gabus Sentani

Ikan gabus asli Danau Sentani makin sulit ditemukan

September 30, 2026
Kantor ICC

AS mengucapkan selamat kepada Naoero atas keputusan penarikan diri dari ICC

September 28, 2026
Papua Barat

Jakarta tanggapi klaim negara Pasifik tentang pelanggaran HAM di Papua Barat

September 30, 2026
Bintang Kejora

Bintang Kejora berkibar di halaman kampus USTJ Jayapura

September 30, 2026
Keramba, Danau Sentani

Danau Sentani semakin dijajah ikan “setan merah”

September 30, 2026
Perusahaan Ok Tedi

Perusahaan Ok Tedi terapkan radar baru pantau lereng tambang terbuka

September 30, 2026
Pasifik

Para pemimpin Pasifik mendesak Jakarta mengizinkan kunjungan PBB ke Papua Barat

September 28, 2026
PNG

Strategi kakao di PNG: Menargetkan menciptakan lapangan kerja

September 29, 2026
Karhutla

Pemprov Papua Barat dinilai belum maksimal tangani karhutla

0
Provinsi Papua Utara

MRP serahkan persetujuan pembentukan Provinsi Papua Utara ke Komisi II DPR RI

0
Bintang Kejora

Bintang Kejora berkibar di halaman kampus USTJ Jayapura

0
Kabupaten Jayapura

Bappenda Kabupaten Jayapura gelar operasi patuh pajak selama tiga bulan

0
isu iklim

Pemimpin Pasifik bersatu dalam isu iklim di sidang umum PBB

0
Ikan gabus Sentani

Ikan gabus asli Danau Sentani makin sulit ditemukan

0
Perusahaan Ok Tedi

Perusahaan Ok Tedi terapkan radar baru pantau lereng tambang terbuka

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara