Jayapura, Jubi – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau Aprindo Provinsi Papua menjamin stok minyak goreng akan mencukupi lonjakan permintaan pada musim perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Tambahan pasokan akan tiba di Papua pada akhir April.
Sekretaris Aprindo Papua, Haris Manuputty mengatakan stok minyak goreng dalam kemasan di Papua masih cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan pada perayaan Idul Fitri. Bahkan, stok itu bertambah pada akhir April 2022, saat tambahan pasokan tiba di Papua.
“Kami jamin akan aman hingga selesai Idul Fitri nanti,” kata Manuputty pada Rabu (20/4/2022).
Ia menyatakan harga salah satu barang kebutuhan pokok itu relatif terkendali. Menurut Manuputty, minyak goreng dalam kemasan 1 liter dijual dalam kisaran harga Rp25 ribu – 30 ribu. Harga untuk kemasan 2 liter pun terkendali pada kisaran Rp50 ribu – 60 ribu.
Harga minyak goreng dalam kemasan jeriken 5 liter dijual dengan kisaran harga Rp140 ribu – 160 ribu. “Ini harga yang berlaku di pasaran. Sekarang tergantung masyarakat mau beli yang mana,” ujar Manuputty.
Ia mengimbau warga tidak panik membeli kebutuhan pokok dalam jumlah yang berlebihan. ‘’Belilah sesuai kebutuhan, sebab stok sangat aman,’’ katanya.
Salah satu warga APO, Kelurahan Bhayangkara, Kota Jayapura, Fitriani menyatakan ia mudah mencari dan membeli minyak goreng dalam kemasan. Ia bahkan bisa bebas memiliki ukuran kemasan dan merek yang diinginkan.
“Kemarin saya membeli kemasan 2 liter, seharga Rp57 ribu. Beragam merek pun ada, bahkan sampai yang kualitas premium,” kata Fitriani. (*)





















Discussion about this post