Nabire, Jubi – Sekolah Tinggi Teologi atau STT GIDI Kalvari Cabang Nabire, Papua Tengah menggelar Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus terhadap mahasiswa baru di Oyehe, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (20/8/2025).
Pada kesempatan itu, Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Papua Tengah Bekies Sonni Kogoya menjadi salah satu narasumber yang membawa materi tentang kerja sama gereja dan pemerintah sebagai mitra kerja dalam pembangunan keseimbangan antara peran spritual dan kepentingan publik.
“Gereja fokus pada pelayanan rohani, sementara pemerintah bertangungjawab atas pelayanan publik. Dan kolaborasi tidak boleh mengaburkan batasan sebagai Gereja dan pemerintah itu mitra kerja yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat misalnya bantuan bencana, kesehatan dan pendidikan dan sebagainya,” katanya usai memberikan materi.
Kogoya menegaskan pemerintah hadir untuk untuk membantu semua masyarakat. Pemerintah itu netral mengayomi berbagai pihak-pihak sebagai elemen masyarakat memiliki satu kesatuan.
“Kemarin saya dengan Pak Wakil Gubernur Deinas Geley diundang untuk pembukaan Ospek ini. Sehingga itu bagian dari kerja sama antara pemerintah dan gereja supaya dalam pendidikan Teologi untuk menjadi hamba Tuhan, Pendeta ini baik sehingga harus didukung oleh pemerintah,” ujarnya.
Bekies menuturkan bahwa kebutuhan pendeta atau gembala di gereja sangat penting untuk disiapkan. Belakangan, terutama di Nabire terjadi banyak hal kejahatan sehingga diperlukan adil dari gereja melalui doa, tetapi juga melalui pengajaran-pengajaran menyadarkan orang.
“Di Papua Tengah ini banyak tempat diskotik, minum mabuk, dan kriminal terjadi, perbuatan pelanggaran moral banyak, sehingga harus kita atasi masalah masyarakat ini dengan kolaborasi gereja dan pemerintah. Kemudian jalankan sesuai tugas masing-masing seperti kalau gereja lakukan peminaaan jemaat dan pengajaran spritual yang lebih,” ujarnya.
Wakil Rektor III STT GIDI Pdt. Bowe Kogoya, M.Th mengapresiasi Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley dan Anggota DPR Sonni Kogoya dyang menyempatkan diri untuk memberikan arahan dan motivasi terhadap mahasiswa baru sebagai kader Gereja GIDI.
“Kita harapkan kerja sama ini kita membangun STT GIDI di Nabire ini yang lebih baik. Karena STT ini hadir untuk persiapan orang-orang untuk lakukan pelayanan spritual. Dari didominasi manapun mau belajar sialan saja,” kata Bewo Kogoya
Bewo berharap dari beberapa materi yang disampaikan kepada mahasiswa baru dalam Ospek ini menjadi bekal untuk lebih lagi memasuki proses belajar.(*)
























Discussion about this post