Jayapura — Pemerintah menargetkan meningkatkan layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Papua, agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah. Hingga kini, progaram MBG di Papua baru mencapai sekitar 70 titik layanan.
Upaya meningkatkan layanan program MBG ini disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ribka Haluk dalam pemaparan Musrembang RKPD 2027 dan Otsus Papua secara daring dari Jakarta, Kamis (30/4/2026).
“Untuk Papua sudah mencapai, kalau tidak salah ada 70 untuk pemberian makanan gratis beberapa SPPG,” kata Ribka Haluk.
Meski masih terbatas, pemerintah optimistis jumlah tersebut akan meningkat dalam waktu dekat. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk memperluas jangkauan program hingga ke seluruh pelosok daerah.
“Mudah-mudahan sesuai dengan hasil rapat kami dengan Bapak Presiden, itu dijanjikan sekitar seribu lebih,” ucapnya.
Program MBG dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses pangan bergizi.
“Kami sudah sampai ke daerah-daerah di Papua, dan anak-anak sekolah sudah mengikuti program makanan bergizi gratis,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah, khususnya di Papua, untuk aktif mendukung percepatan implementasi program ini.
“Karena itu Bapak Gubernur sudah hadir, saya pikir ini perlu kita dorong terus, ini baru 70,” tegasnya.
Selain meningkatkan kesehatan anak, program ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui penyediaan bahan pangan.
Pemerintah berharap sinergi antara pusat dan daerah dapat mempercepat realisasi target, sehingga manfaat program MBG bisa dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Papua. (*)























Discussion about this post