Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua mengapresiasi pelaksanaan pentas seni dan budaya Papua 2026, yang berlangsung di Taman Budaya Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua pada 30 April 2026 dan 1 Mei 2026.
Apressiasi itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Kebudayaan Provinsi Papua, Mathia Mano dalam sambutannya saat penutupan pentas seni dan dan budaya Papua 2026, Jumat (1/5/2026).
Pentas Seni dan Budaya Papua 2026 digelar Dewan Pimpinan Daerah Barisan Merah Putih (DPD BMP) Provinsi Papua, dalam rangka memperingati integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Mathia Mano mengapresiasi panitia pelaksana, khususnya Barisan Merah Putih RI Provinsi Papua, yang telah menyelenggarakan kegiatan itu.
Katanya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat jati diri, mempererat persatuan, serta meneguhkan komitmen kita sebagai bagian dari NKRI.
“Tema ‘Solidaritas Pemuda Papua Memperkokoh NKRI’ adalah refleksi semangat kebangsaan yang terus hidup dalam jiwa generasi muda Papua,” ujar Mathia Mano.
Katanya, pentas seni budaya memiliki makna strategis dalam pembangunan daerah, bukan hanya sebagai warisan leluhur, juga kekuatan membangun karakter, menyampaikan pesan damai, dan menciptakan harmoni sosial.
Pentas senin dan budaya ini diselenggarakan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Tari Internasional, Hari Integrasi Papua ke NKRI, serta Hari Pendidikan Nasional.
Mano mengajak pemuda Papua menjadi pelopor dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba, kekerasan, dan radikalisme, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Saya percaya, jika pemuda Papua bersatu, bergerak dan berkarya, maka Papua akan menjadi daerah yang maju, damai dan sejahtera,” ucapnya.
Katanya, ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yaitu “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni (Papua Cerah)”. Generasi muda didorong untuk terus mengembangkan kreativitas dan menjadi agen perubahan.
Sementara itu, Ketua Barisan Merah Putih (BMP) RI, Max Abner Ohee menyampaikan terimakasih atas apresiasi dari pemerintah dan Kepolisian di Papua kepada DPD BMP Provinsi Papua atas terselenggaranya pentas seni, budaya dan olahraga yang dirangkai dengan pembagian hadiah door prize itu.
Katanya, kegiatan ini memberikan dampak kepada masyarakat, yaitu memberikan ruang kepada masyarakat untuk menampilkan apa yang sudah disiapkan.
“Contohnya sanggar-sanggar seni dan budaya, serta UMKM. Kegiatan BMP ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menampilkan atau menjual produk mereka,” kata Max Abner Ohee.
Ia berharap BMP Papua dapat mengagendakan kegiatan serupa setiap tahunnya, meski banyak kegiatan serupa yang dilaksanakan.
“Barisan Merah Putih tetap dengan maksud dan tujuannya melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak, baik dari olahraga, seni, budaya, dan lain sebagainya,” ucapnya. (*)



Discussion about this post