Jayapura, Jubi – Provinsi Papua didorong mempercepat realisasi hunian layak dalam program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.
Program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat ini, dilaporkan telah mencapai sekitar 50 persen dari target nasional. Capaian ini disebut sebagai progres positif dalam waktu relatif singkat.
“Program 3 juta rumah, mereka sudah mencapai sekitar 50 persen dari target yang sudah diberikan oleh Bapak Presiden,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ribka Haluk dalam pemaparan Musrembang RKPD 2027 dan Otsus Papua secara daring dari Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Untuk wilayah Papua, program ini diharapkan dapat dipercepat guna mengatasi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil.
“Untuk Papua, mudah-mudahan program ini bisa tancap gas untuk bantuan perumahan, baik itu bantuan hibah maupun bedah rumah,” ucapnya.
Ia menegaskan, program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini menyasar data rumah tangga yang tidak mempunyai rumah layak huni,” ujarnya.
Selain itu, pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan dan sektor swasta.
“Kita lihat contoh-contoh yang sudah diberikan, bekerja sama dengan berbagai pihak,” katanya.
Ribka Haluk meminta Pemerintah daerah untuk aktif mendata kebutuhan perumahan serta memastikan program berjalan tepat sasaran.
“Dengan percepatan implementasi di Papua, diharapkan kesenjangan akses terhadap hunian layak dapat diminimalkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor konstruksi dan tenaga kerja lokal,” ujarnya. (*)























Discussion about this post