• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Dugaan penyiksaan warga oleh prajurit TNI menambah panjang daftar kekerasan di Tanah Papua

March 23, 2024
in Polhukam, Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Theo Kelen - Editor: Aryo Wisanggeni G
Penyiksaan

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro. - Dok. Komnas HAM RI

0
SHARES
2.1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Komisi Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM mengatakan video viral di media sosial yang memperlihatkan penyiksaan warga sipil menambah panjang daftar kekerasan yang diduga dilakukan prajurit TNI terhadap warga sipil di Tanah Papua. Komnas HAM meminta adanya proses penegakan hukum yang transparan dan adil terhadap kasus tersebut.

Hal itu disampaikan Komisi Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro di Jakarta, pada Jumat (22/3/2024). Atnike menyatakan Komnas HAM menduga penyiksaan itu terjadi di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.

“Komnas HAM memperoleh informasi terkait video penyiksaan warga sipil di Papua yang viral di sejumlah media sosial. [Peristiwa itu] diduga terjadi di Kabupaten Puncak. Peristiwa [penyiksaan] tersebut menambah rentetan korban kekerasan akibat konflik di Papua yang diduga merupakan penyiksaan oleh aparat [TNI],” ujarnya.

Pada Jumat pagi, beredar video di media sosial yang merekam penyiksaan terhadap seorang warga sipil. Korban ditaruh dalam drum berisi air, dengan kedua tangannya terikat. Korban itu dipukuli dan ditendang berulang kali oleh sejumlah orang yang diduga prajurit TNI. Punggung korban juga disayat menggunakan pisau. Wajah sejumlah pelaku terlihat dalam video itu.

Atnike mengatakan Komnas HAM menyesalkan penyiksaan yang diduga dilakukan prajurit TNI itu. Atnike mengatakan Komnas HAM terus mendorong agar pemerintah memperbaiki strategi pendekatan keamanan di Papua, agar dapat meredam intensitas kekerasan dan menghindari jatuhnya korban.

Atnike mengatakan Komnas HAM akan melakukan pemantauan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap atas penyiksaan warga sipil itu. Ia meminta semua pihak menahan diri untuk mencegah eskalasi konflik di Papua.

“Komnas HAM juga menegaskan kembali bahwa penggunaan kekerasan dalam [menangani] gerakan politik tidak dapat dibenarkan,” katanya.

BERITATERKAIT

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

Komnas HAM dan DPD RI bahas situasi HAM di Tanah Papua

Dugaan penembakan warga Maybrat: Komnas HAM RI kumpulkan informasi

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

Berulang kali

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Dari catatan Jubi, prajurit TNI diduga berulang kali melakukan penyiksaan terhadap warga sipil di Papua. Pada 22 Februari 2022, prajurit TNI menganiaya tujuh anak di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, setelah prajurit Batalyon Infanteri Mekanis 521/Dadaha Yodha, Prada Kristian Sandi Alviando kehilangan senjata SS2 di hanggar PT Modern, Bandara Tapulunik Sinak, Kabupaten Puncak. Tujuh anak yang mengalami penyiksaan yaitu Deson Murib, Makilon Tabuni, Pingki Wanimbo, Waiten Murib, Aton Murib, Elison Murib, dan Murtal Kulua. Makilon Tabuni kemudian meninggal dunia.

Pada 22 Agustus 2022, sejumlah prajurit TNI  membunuh dan memutilasi empat warga Nduga di Satuan Pemukiman 1, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Keempat korban pembunuhan dan mutilasi itu adalah Arnold Lokbere, Irian Nirigi, Lemaniel Nirigi, dan Atis Tini.

Pada 28 Agustus 2022, prajurit Batalion Infantri Raider 600/Modang diduga menangkap dan menganiaya empat orang warga yang mabuk di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan. Keempat warga yang ditangkap karena mabuk itu adalah Amsal Pius Yimsimem, Korbinus Yamin, Lodefius Tikamtahae, dan  Saferius Yame. Komnas HAM Papu menyatakan bahwa keempat warga itu juga mengalami penganiayaan sejak jam 23.00 – 03.00 WP, sehingga mengalami luka di sekujur tubuh mereka.

Pada 30 Agustus 2022, prajurit yang bertugas di Pos Bade, Distrik Edera, Kabupaten Mappi diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan Bruno Amenim Kimko meninggal dunia, dan Yohanis Kanggun luka berat. Sejumlah 18 prajurit Satuan Tugas Batalion Infanteri Raider 600/Modang menjadi tersangka dalam kasus itu.

Pada 27 Oktober 2022, tiga anak di Kabupaten Keerom yaitu Rahmat Paisei (15) bersama Bastian Bate (13), dan Laurents Kaung (11) diduga dianiayai di parjurit TNI di Pos Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz, Jalan Maleo, Kampung Yuwanain, Arso II, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua. Ketiga anak itu dianiayai menggunakan rantai, gulungan kawat dan selang air, hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Pada 22 Februari 2023, prajurit TNI Angkatan Laut – AL di Pos Lantamal X1 Ilwayap diduga menganiaya warga bernama Albertus Kaize dan Daniel Kaize di Posal Lantamal XI di Kampung Wogikel, Distrik Ilwayap, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.  Akibat penganiayaan tersebut korban Albertus Kaize meninggal dunia. (*)

Tags: Kekerasan Aparat Keamanan di Tanah PapuaKomnas HAMkonflik PapuaMedia Sosialpelanggaran HAMPrajurit TNITNIvideo kekerasanvideo viral
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

ASN tewas ditembak di Jayawijaya

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

September 11, 2026
Masalah HAM Papua

Komnas HAM dan DPD RI bahas situasi HAM di Tanah Papua

September 5, 2026

Dugaan penembakan warga Maybrat: Komnas HAM RI kumpulkan informasi

August 20, 2026

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

August 14, 2026

Komnas HAM desak penegakan hukum dan pemulihan korban peristiwa Kembru

August 13, 2026

Komnas HAM dorong kolaborasi lintas kementerian tangani pengungsi di Papua Tengah

August 11, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves
17 September 2026
Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves

Merauke, Jubi – South Papua Governor Apolo Safanpo has urged residents to protect and preserve mangrove forests along the coast [...]

Jayapura Police: 78 students detained during protest released
16 September 2026
Jayapura Police: 78 students detained during protest released

Sentani, Jubi – Jayapura Police said 78 students were detained while they were preparing to take part in a demonstration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Meepago

Gubernur Nawipa: Kepala suku di wilayah Meepago adalah mitra pemerintah

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

September 18, 2026
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Pegunungan Arfak

Mantan Bupati Pegunungan Arfak terpilih sebagai Ketua KONI Papua Barat

September 18, 2026
PNG

Susan Karike Huhume, perancang bendera nasional PNG

September 16, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
PM PNG

PM PNG serukan refleksi saat negaranya memasuki 50 tahun berikutnya

September 17, 2026
Hentikan pembununah warga sipil

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Meepago

Gubernur Nawipa: Kepala suku di wilayah Meepago adalah mitra pemerintah

0
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

0
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

0
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

0
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

0
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

0
Pegunungan Arfak

Mantan Bupati Pegunungan Arfak terpilih sebagai Ketua KONI Papua Barat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara