• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

FKKS minta hentikan perampasan tanah dan ruang hidup masyarakat adat Welesi dan Wouma

June 5, 2023
in Polhukam, Lapago, Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
FKKS

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam FKKS kota studi Malang, Jawa Timur membentang berbagai poster usai diskusi di Malang, Sabtu (3/6/2023) malam. - Jubi/Humas FKKS Malang

0
SHARES
60
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi – Puluhan mahasiswa yang targabung dalam Forum Komunikasi Koteka Sali atau FKKS kota studi Malang, Jawa Timur minta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menghentikan perampasan tanah adat dan ruang hidup masyarakat di wilayah tanah adat Welesi dan Wouma.

Hal itu dinyatakan dalam diskusi FKKS kota studi Malang yang digelar pada Sabtu (3/6/2023) malam, sesuai dalam rilis pers yang terima Jubi di Wamena pada Minggu (5/6/2023) malam, yang dikirim Koordinator Humas FKKS kota studi Malang, juga merupakan mahasiswa asal wilayah adat Welesi, Oim Lanny.

Dalam rilis pers dikatakan bahwa sejak pemerintah Indonesia memaksakan empat daerah otonomi baru (DOB) di Papua, di antaranya Provinsi Papua Pegunungan dengan ibukota di Kabupaten Jayawijaya, melalui Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Jhon Wempi Wetipo, memerintahkan dibawah kekuatan penjagaan ketat anggota TNI dan POLRI untuk menggusur lahan dan ruang hidup masyarakat adat di wilayah batas Wouma dan Welesi atas kesepakatan sepihak, yang dilakukan oleh oknum intelektual dari kedua wilayah tersebut.

Hal itu dinilai mambawa kepentingan jabatan politik tertentu oleh oknum intelektual dari wilayah adat Welesi karena dalam kesepakatannya itu hanya dilakukan hanya sepihak dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Wamendagri Jhon Wempi Wetipo tanpa melibatkan semua elemen masyarakat adat yang ada di wilayah tersebut sebagai hak pemilik ulayat.

Akibatnya, terjadi pro dan kontra sampai penolakan dari masyarakat adat dan mahasiswa dari wilayah adat Welesi dan Wouma dengan melakukan aksi demo serta pemalangan jalan saat Wamendagri Jhon Wempi Wetipo bersama Pj Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo, beserta rombongan meninjau lokasi rencana pembangunan kantor gubernur pada 6 Februari 2023 lalu.

Atas nama lima kepala suku wilayah adat Welesi yakni suku Yelipele, Lanny Matuan, Assolipele, Yelipele Elopere, dan Lanny Wetapo membentuk Tim Peduli Pembangunan Wilayah Adat Welesi. Hasil kesepakatan melalui tim tersebut awalnya telah menyerahkan 72 Hektar tanah adat di wilayah Mulinai-Iluagec yang merupakan batas wilayah antara Welesi dan Wouma.

Dengan perjanjian kontrak politik antara pihak hak pemilik ulayat tanah dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang isinya di antara lain: “Jika tanah adat Welesi dipakai untuk pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, maka pihaknya meminta setiap tahun dalam setiap penerimaan pegawai menjadi prioritas utama dan harus ada jatah kursi DPRD, MRP, serta beasiswa untuk mahasiswa asal wilayah adat Welesi.

BERITATERKAIT

Dua terduga pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya adalah DPO

Polisi kantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

Kemudian pada 6 Februari 2023, Wamendagri Jhon Wempi Wetipo, saat ke Wamena kemudian langsung ke Welesi untuk ketemu dengan tim dan meninjau lokasi, awalnya rencana hibah 72 hektar tanah, kemudian saat itu secara sepihak berubah menjadi 108,8 hektar, karena menurut Wetipo jika hanya 72 hektar sangat kecil dan tidak cukup untuk bangun kompleks kantor gubernur.

Wamendagri minta tambahan sehingga dari 72 hektar menjadi 108,8 hektar.

Pada Jumat, 26 Mei 2023, dalam kunjungan Wamendagri saat kembali meninjau lokasi, terjadi aksi penolakan oleh Lintas Aliansi Wouma, Welesi, dan Assolokobal dibawah pimpinan Benyamin Lagowan sebagai koordinator aksi.

Aksi menolak ini dengan alasan di wilayah tersebut sebagai tanah produktif yang selama ini digunakan oleh masyarakat untuk mencari makan dan tempat untuk berkebun.

FKKS
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam FKKS kota studi Malang, Jawa Timur membentang berbagai poster usai diskusi di Malang, Sabtu (3/6/2023) malam. – Jubi/Humas FKKS Malang

Selain itu, dalam rilisnya, FKKS menilai bahwa tindakan yang dilakukan pemerintah melalui perpanjangan tangan Wamendagri bersama oknum intelektual tersebut, sangat politis dan tidak bertangung jawab jika dilihat dalam konteks masyarakat adat.

Sistem kepemilikan tanah bukan sebuah property yang hanya bisa dimiliki oleh individu tertentu kemudian bisa dinegosiasikan secara ekonomi. Kepemilikan tanah selalu bersifat kolektif, yang tidak bisa diputuskan secara sepihak oleh siapapun.

“Dengan mengingat kehidupan masyarakat dari wilayah adat Welesi dan Wouma maupun di wilayah Lapago pada umumnya serta dengan mengingat nasib anak cucu di masa akan datang, kami yang tergabung dalam Forum Komunikasi Koteka Sali atau FKKS se Malang Raya menyatakan sikap sebagi berikut, pertama, menolak penempatan lokasi pembangunan kantor gubernur di wilayah adat Welesi dan Wouma. Kedua, menolak sertifikasi tanah adat di wilayah Welesi dan Wouma. Ketiga, Wamendagri Jhon Wempi Wetipo tidak mempunyai hak apapun di atas tanah adat di wilayah Welesi,” kata Oim Lanny.

Keempat, TNI/POLRI stop mengintimidasi terhadap masyarakat adat Welesi dan Wouma. Kelima, memberikan kebebasan berpendapat bagi masyarakat adat. Keenam, menolak perampasan tanah ada di seluruh wilayah Lapago dan Papua pada umumnya.

Ketujuh, pemerintah wajib taat hukum adat dan memenuhi hak-hak masyarakat adat. Kedelapan, Tim Peduli Pembangunan Wilayah Adat Welesi stop memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan jabatan dan kekuasaan.

Kesembilan, segera cabut penandatanganan sepihak atas nama lima suku dari wilayah adat Welesi bersama Wamendagri Jhon Wempi Wetipo.

Kesepuluh, menolak keras pembangunan dalam bentuk apapun di Welesi dan Wouma di lahan yang masih produktif untuk berkebun. Kesebelas, segera tarik militer organik dan non organik di Tanah Papua. Keduabelas, TNI/POLRI wajib menaati hukum humaniter saat operasi militer di Nduga. Ketigabelas, berikan hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa Papua. (*)

Tags: FKKShak hidupJayawijayamasyarakat adat Welesi dan WoumaPapua Pegununganpembangunan kantor gubernur
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pelaku penambakan ASN Jayawijaya

Dua terduga pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya adalah DPO

September 13, 2026
Pelaku penambakan ASN Jayawijaya

Polisi kantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

September 10, 2026

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

September 9, 2026

Kelapa hutan: Sumber pangan darurat di Pegunungan Papua

August 25, 2026

Fransina Daby sekolahkan 31 anak ‘jalan’ dari Jayawijaya ke Jayapura

August 17, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara