• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Kelapa hutan: Sumber pangan darurat di Pegunungan Papua

August 25, 2026
in Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Kelapa hutan sumber pangan

Buah Kelapa Hutan - Jubi/IST

0
SHARES
553
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Hujan salju baru saja terjadi di Pegunungan Tengah Papua. Begitu pula pada tiga distrik di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Membuat kawasan sekitar memutih.

Ini terjadi pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 01.16 WP, di Distrik Kuyawage, Goa Balim (Gawaloem), dan Wano Barat, Provinsi Papua Pegunungan.

Ini bukan hal bagi warga di sana, para leluhur masyarakat di Pegunungan Papua telah mengajarkan bagaimana cara bertahan hidup dalam situasi ini secara turun temurun.

Mulai dari tanam pangan petatas atau ipere dalam bahasa Dani dan ternak babi atau Wam. Sesuai tradisi dan ekosistem di Papua Pegunungan setelah hujan es, biasanya gagal panen, kelapa hutan dan buah merah menjadi pilihan pangan alternatif untuk kondisi darurat.

Turunnya salju mengakibatkan kebun warga gagal panen, sehingga perlu pangan alternatif untuk makanan bagi masyarakat di sana.

Pakar sosiologi ekonomi (Sosek) pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas Negeri Papua (UNIPA) di Manokwari, Dr. Agus Sumule pun mengingatkan Gubernur Papua Pegunungan dan Papua Tengah soal embun beku atau warga menyebut hujan salju ini.

“Pasalnya embun beku atau frost ini terjadi sesudahnya akan terjadi sel sel di dalam daun dan batang pecah,” katanya dalam pesan singkat yang diterima Jubi Selasa (25/8/2026).

BERITATERKAIT

Tim SAR cari dua warga yang hilang di Hutan Ulilin

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

Australia dan Indonesia membangun kemitraan baru di sektor pangan

Menjaga hutan, menjaga rumah burung

Menurut Sumule, biasanya sesudah embun salju turun terjadi gagal panen, sehingga mengakibatkan kelaparan.”

“Saran saya kepada bapak Gubernur sebaiknya melaporkan peristiwa ini kepada pemerintah pusat dan mengambil Langkah Langkah untuk mengantisipasinya,” ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa bahwa beberapa waktu lalu pernah terjadi pula kekeringan di Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Peristiwa di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya terjadi pada Juni 2022. Diawali kekeringan yang melanda wilayah itu. Setelah kekeringan, terjadi fenomena embun beku pada 5 dan 6 Juli 2022. Peristiwa ini terulang lagi pada 2026.

Agus Sumule pun menyarankan, agar pemerintah cepat mengatasi bahaya kelaparan yang akan melanda warga di sana.

Ini dirasa penting, karena pada Juli 2022 lalu, tanaman ubi (patatas), keladi dan sayuran di lahan 56 hektar gagal panen. Padahal warga di sana sangat mengandalkan hasil panen itu.

Akibatnya kelaparan melanda warga. Tercatat ada 548 kepala keluarga atau 2.740 jiwa terjebak dalam krisis pangan.

Dalam situasi ini, salah satu yang menjadi pangan alternatif warga Pegunungan Papua adalah kelapa hutan.

Buah kelapa hutan termasuk Pandanus spp yang tahan terhadap perubahan lingkungan walau pun El Nino 2026, sangat panjang dan dampak perubahan lingkungan global, Global Change Climate.

Kelapa hutan dalam Bahasa Lanny disebut Woromo sedangkan warga Dani lembah di sekitar Kota Wamena, menamakannya Tuke.

Biasanya anak-anak mengosumsi buah kelapa hutan ini sambil menanti bahan pangan utama seperti patatas/hipere yang sedang dimasak dengan cara bakar batu. Bahkan patatas bisa pula dimakan mentah untuk mengganjal perut anak anak yang sedang bermain di kebun.

Kelapa hutan atau Woromo (Pandanus spp.) adalah buah endemik Pegunungan Tengah Papua, yang sering diandalkan masyarakat di sana sebagai sumber pangan darurat saat terjadi kekurangan makanan. Kelapa hutan dan buah merah pun menjadi alternatif pilihan.

Masyarakat di Pegunungan Papua biasanya memanfaatkan buah ini saat kekurangan makanan atau sebagai camilan bergizi tinggi.

Kandungan nutrisi dari buah ini kaya akan asam lemak, omega-2, dan omega-3 yang baik untuk tubuh.

Peneliti asal Papua bernama Dr Been Kogoya, SP, MMA, dalam jurnalpapuaasia.unipa.ac.id menyebutkan bahwa masyarakat suku Lanny mengenal kelapa hutan (Pandanus spp.) dengan sebutan Helak atau Wormonggen.

Artinya, jenis tumbuhan yang memiliki susunan daun spiral dan daging buah seperti kelapa.

Menurut Dr Kogoya, kelapa hutan dibagi dalam dua kelompok yaitu Woromo (P. Julianettii Mart) dan Gawen (P. Brosimos Merr).

Kogoya telah meneliti bahwa indikasi potensi ekologi tumbuhan kelapa hutan terlihat dari niai INP yang diperoleh P. Julianettii Mart, baik pada fase pohon (152,61%), tiang (164,58%), pancang (103,40%), dan semai (115,16%).

Jumlah populasi fase pohon di hutan alam dapat mencapai 168 pohon/ha dengan sebaran pohon 20–35 pohon per habitat.

Sejak nenek moyang dulu, kelapa hutan ini menjadi pangan cadangan terutama ketika cuaca ekstrem, dan gagal panen ubi jalar (hipere), atau isolasi geografis memicu krisis pangan di wilayah pegunungan.

Buah kelapa hutan menjadi penyelamat karena tahan disimpan dan bisa dipanen dari hutan. Bahkan pengelolaannya mudah dengan cara dibakar, direbus, atau dimasukkan ke dalam proses bakar batu bersama hasil bumi lainnya.

Cilakanya perubahan iklim global bisa pula mengganggu tanaman kelapa hutan ini, karena tanaman ini menyukai tanah yang lembab, sehingga dikhawatir akan rusak alias gagal panen pula.

Penurunan curah hujan tahunan atau musim kemarau yang berkepanjangan akibat krisis iklim, memicu kekeringan yang mengancam kelangsungan hidup tanaman ini.

Meskipun kelapa hutan telah menjadi tanaman alternatif, namun ini merupakan kearifan lokal masyarakat adat di Kabuaten Lanny Jaya, memanfaatkan biodiversitas hutan untuk bertahan hidup di alam pegunungan yang keras.

Semoga pangan darurat ini tidak ikut rusak akibat embun salju dan kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Lanny Jaya. (*)

Tags: HutankelapaPanganPapua PegununganSumber
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Warga Merauke hilang

Tim SAR cari dua warga yang hilang di Hutan Ulilin

October 5, 2026
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

September 23, 2026

Australia dan Indonesia membangun kemitraan baru di sektor pangan

September 17, 2026

Menjaga hutan, menjaga rumah burung

August 21, 2026

DPR Papua Pegunungan sasaran aksi damai KNPB dan OKP Cipayung

August 14, 2026

Konflik semakin mendalam: Pengungsi massal terjadi di Papua Pegunungan

August 5, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM
7 October 2026
Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM

Jayapura, Jubi – The Student Executive Council of the University of Science and Technology Jayapura (BEM USTJ) says the three [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
GAMKI program masyarakat

Pemprov Papua Tengah berharap GAMKI menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat

October 9, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Hujan es

Hujan es dan salju turun di seluruh Provinsi Enga PNG

October 9, 2026
Lapas Merauke

Kerusuhan di Lapas Merauke: Bangunan dibakar, sejumlah Napi kabur

October 9, 2026
BEM USTJ

BEM: Pengibar Bintang Kejora adalah mahasiswa USTJ

October 6, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

0
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

0
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

0
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

0
GAMKI program masyarakat

Pemprov Papua Tengah berharap GAMKI menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat

0
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara