• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Una’Im Wamena latih Gapoktan Nitnen Nithesik buat ekoenzim pupuk nabati

October 11, 2024
in Penkes
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Imma Pelle - Editor: Syam Terrajana
Wamena

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat atau LPPM, Universitas Amal Ilmiah (Unai'Im) Yapis Wamena, saat melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk Ekoenzim dan Pestisida nabati kepada kelompok tani kedelai yang ada di distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (10/10/2024) siang.-Jubi/Imma Pelle

0
SHARES
14
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi -Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat atau LPPM, Universitas Amal Ilmiah (Unai’Im) Yapis Wamena, melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk Ekoenzim dan Pestisida nabati kepada kelompok tani kedelai yang terhimpun di dalam organisasi gabungan kelompok tani atau Gapoktan “Nitnen Nithesik” di distrik Welesi kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (10/9/2024) siang.

Ketua tim pengabdian kelompok tani dan juga merupakan kepala unit laboratorium terpadu di fakultas Sains dan teknologi Una’Im,  Yapis Wamena, Nuraisyah Takdir mengatakan , kegiatan ini merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan setahun sekali, di tiap semester.

“Salah satu program yang kami lakukan di semester ini yakni terkait dengan pemanfaatan pengelolaan dan pemanfaatan limbah pertanian untuk menciptakan pertanian secara berkelanjutan,” katanya.

Kelompok tani diberikan  pemahaman dan arahan,   memanfaatkan sisa -sisa pertanian atau kebun untuk di olah kembali menjadi pupuk organik.

“Pemanfaatan ini kita buat menjadi limbah Ekoenzim yang merupakan pupuk cair yang di buat melaui proses fermentasi dari sisa-sisa pertanian yang bisa digunakan kembali atau di olah menjadi pupuk organik, dengan proses fermentasinya di butuhkan selama 3 bulan,  baru bisa di panen lalu disemprotkan ke tanaman baik tanaman kedelai maupun ke jenis tanaman lainnya,” ujar Nuraisyah Takdir, saat di temui Jubi lokasi pelatihan di Welesi Wamena.

Di daerah Jayawijaya maupun umumnya di Papua Pegunungan ini terkenal dengan tanaman organik,  tanpa bahan kimia.  Karena itu menurutnya sangat perlu sekali membina masyarakat. Agar tetap mempertahankan tanaman organik. Tidak terpengaruh  pupuk kimia yang masuk dari luar daerah.

Pupuk Ekoenzim yang yang dibuat dalam pelatihan itu   dalam bentuk cairan. Berbahan dasar dari sisa-sisa pertanian seperti daun ubi, singkong, keladi, pisang, kol, sawi dan kulit buah yang selama ini tidak termanfaatkan oleh masyarakat.

BERITATERKAIT

Magang wirausaha mahasiswa, UNAIM Yapis Wamena kerjasama dengan perusahaan

Unaim Yapis Wamena akan buka program S2

145 mahasiswa ikuti yudisium UNAIM Yapis Wamena

Petani di Merauke tidak banyak menggarap lahan karena penyaluran pupuk kerap terlambat

Proses fermentasi makan waktu 3 bulan. Selama proses itu dilakukan pengamatan tiap 1-2 hari, sekaligus membuka wadah yang difermentasi. untuk mengeluarkan gas yang terkurung dalam wadah.

Dia mengatakan, pelatihan serupa, sebelumnya juga pernah dilakukan  di kampung lain. Di antaranya  kampung Jagara, dengan melibatkan 6 orang dosen serta mahasiswa dari jurusan agronomi,  agar mereka bisa praktik langsung di lapangan.

Sementara itu ketua kelompok tani Gapoktan Nitnen Nithesik, Amatus Yelipele, menjelaskan  usaha kelompoknya dikembangkan sejak awal Januari 2022 silam. Pada  awal pembentukan hanya memiliki 3 kelompok tani dengan luas lahan sekitar 1 hektar di daerah Siekelek. Saat ini di lokasi tersebut dijadikan sebagai lokasi pembangunan kantor gubernur provinsi Papua Pegunungan.

Nitnen Nithesik berarti “dari kita untuk kita” dalam bahasa daerah setempat.

“Karena saat itu sudah tidak ada lokasi yang bisa kita usaha untuk tanam kedelai sehingga kita kembali duduk rapat dengan semua anggota kelompok dan kita putuskan untuk pindah lokasi yakni lokasi pertama di Iluagenma dengan jumlah anggota 10 orang, lokasi kedua Wulugi atas dengan jumlah anggota 7 orang dan lokasi ketiga Koasiem dengan jumlah anggota 24 orang,” katanya.

Tiga kelompok itu awalnya hanya fokus dengan budidaya tanaman kedelai dan sudah dilakukan proses panen sebanyak tiga kali panen. Saat ini mau masuk yang keempat kali dan panen ke 1-2 itu hasilnya sudah sangat memuaskan. Pihaknya berhasil menjual hasil panen  di pabrik tahu di wilayah itu.

Sementara untuk panen tahap ketiga, saat ini   masih ditahan sebab ada rencanan pembukaan lokasi baru yang lebih besar lagi.

“Pertama panen itu kita telah menghasilkan sekitar 500 kilo dan panen di tahap 2 dan 3 kita telah hasilkan sekitar 700 kilo kedelai, dan awalnya kita datangkan bibit kedelai ini kita datangkan dari Surabaya, Jawa Timur,” kata Yelipele

Yelipele juga mengatakan bahwa, sampai sejauh ini pihaknya sudah memiliki 7 kelompok petani karena bulan kemarin ada penambahan 4 kelompok tani lagi dengan pembukaan lokasi atau lahan baru lagi yakni di kampung Pawikama, Tulima dan pinggir kali Ue serta di Silimo.

Luas lahan paling besar 1 hektar 500 meter, ada juga 100 x 100 meter persegi. Paling kecil yakni  50X30 meter persegi .

“Untuk kedepan kita telah targetkan hasil panen ini bisa dikemas dalam bentuk sirup minuman yakni sari kedelai, dan kita bersyukur selama ini kita sedikit terkendala dengan faktor hama atau penyakit tanaman kedelai. Tapi syukur kita telah sudah jalin kerja sama dengan kampus Una’im untuk kembangkan pestisida alami untuk basmi hama dan juga pupuk organik,” katanya

Selain itu Yelipele juga menambahkan pihaknya juga telah berhasil jalin kerjasama dengan Bank Papua cabang Wamena, “kita bersyukur tadi pagi kita di kunjungi dari Bank Papua Cabang Wamena dalam rangka membuka agen Laku Pandai Bank Papua dengan penyerahan Kris serta baleho sekaligus mereka pasang agen BRI link “Nitnen Nithesik Jaya,” tutupnya (*)

Tags: PupukUNAIM Yapis Wamena
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Wamena

Magang wirausaha mahasiswa, UNAIM Yapis Wamena kerjasama dengan perusahaan

February 21, 2024
Unaim Yapis Wamena

Unaim Yapis Wamena akan buka program S2

October 4, 2022

145 mahasiswa ikuti yudisium UNAIM Yapis Wamena

October 1, 2022

Petani di Merauke tidak banyak menggarap lahan karena penyaluran pupuk kerap terlambat

September 16, 2022

UNAIM Yapis Wamena mempersiapkan kondisi mahasiswa agar tampil maksimal di HUT RI

August 15, 2022

16 mahasiswa UNAIM Yapis Wamena ikuti Satria Indonesia di Mabes TNI AD

August 13, 2022

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

October 25, 2026
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

October 25, 2026
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

October 25, 2026
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 25, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

0
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

0
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

0
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

0
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

0
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

0
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara