• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Resimen ADF mendaki jalur Perang Dunia II di Morobe PNG

August 5, 2026
in Pasifik
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
PNG

20 ADF dari militer Australia melakukan napak tilas wisata sejarah Perang Dunia Kedua, di Salamaua, di Provinsi Morobe,PNG yang pernah berfungsi sebagai markas besar administrasi Australia tingkat distrik sebelum direbut oleh pasukan Jepang pada Januari 1942- Jubi/tvwan.com.pg

0
SHARES
319
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Salamaua, di Provinsi Morobe, Papua New Guinea (PNG) pernah berfungsi sebagai markas besar administrasi Australia tingkat distrik sebelum direbut oleh pasukan Jepang pada Januari 1942.

Selanjutnya Maret 1942, Jepang mengamankan Salamaua dan Lae dan kemudian mendirikan pangkalan-pangkalan besar di pantai utara Nugini , di kota besar Lae, dan di Salamaua, sebuah kota administratif kecil dan pelabuhan yang berjarak 35 kilometer (22  mil) ke selatan.

Salamaua merupakan pos transit untuk serangan terhadap Port Moresby , seperti kampanye Jalur Kokoda , dan pangkalan operasi garis depan untuk penerbangan Jepang.

Tak heran kalau, Minggu, 2 Agustus 2026, 20 anggota Angkatan Pertahanan Australia (ADF) melakukan perjalanan perahu karet selama 1 jam ke Salamaua dengan operator lokal, LaeABout Tours.

Jalur Perang Dunia Kedua ini di Provinsi Morobe, PNG menjadi jalur sejarah bagi para turis wisata sejarah termasuk Resimen ADF dalam melakukan napak tilas perang antara Australia, Amerika Serikat melawan Jepang di tanah New Guinea.

Ini adalah minggu keempat Letnan Tristan Bagley di PNG. Resimennya bermarkas di Barak Igam di Lae untuk latihan Pukpuk ke-25, sebagaimana dilansir Jubi dari laman tvwan.com.pg, Rabu (5/8/2026).

“Minggu keempat, bagus,” katanya kepada ruang berita tvwan.com.pg.

BERITATERKAIT

Indonesia-PNG sepakat kerja sama dokter spesialis bertugas di PNG

Perempuan PNG mendorong perubahan

Pulau Lou di PNG menanti bantuan setelah setengah hutannya terbakar

Kebakaran hutan menghanguskan sepertiga lahan warga pulau kecil di PNG

“Tentu saja, ada sedikit penyesuaian, minggu pertama atau kedua agak sulit, seperti tidur di lingkungan baru – tempat tidur baru dan sebagainya. Tapi sekarang saya pikir semua orang sudah lebih terbiasa dengan rutinitas sehingga mulai terasa lebih seperti di rumah”.

“Jadi, saya sendiri adalah seorang fisioterapis. Kami juga memiliki beberapa petugas perawat, beberapa petugas medis, dan banyak tukang,” katanya seraya menambahkan jadi, mulai dari tukang kayu, teknisi listrik, insinyur, hingga operator alat berat.

“Kami memiliki banyak tim konstruksi dan tim medis yang mendukung lokasi konstruksi tersebut,” ucapnya.

“Jadi, saya bertugas memastikan semua orang bersenang-senang, tetapi itu karena kami semua berasal dari unit yang berbeda dan dari berbagai bagian Australia, jadi kami berkumpul dan… ini merupakan pengalaman mempererat ikatan tim,” ujarnya.

Tim tersebut berpisah setelah sampai di desa Kela. Mereka yang ingin snorkeling langsung melakukannya, sementara anggota tim lainnya menelusuri kembali jejak para pejuang Perang Dunia II di hutan Salamaua yang lebat dan berbahaya.

Medan di sana lebih menantang daripada jalur pendakian populer ke air terjun Pileh, dekat Jembatan Markham, atau Air Terjun Bula di Busamang.

Jalur tersebut memperlihatkan senapan mesin yang ditempatkan secara strategis di dedaunan yang lebat, memberikan gambaran kepada para pendaki tentang bagaimana keadaan selama Perang Dunia II.

Pendakian yang curam kemudian berlanjut ke penurunan yang sama curam dan mendebarkannya menuju pemakaman perang di bawah.

Aniama Nayang, dari desa Kela, mengatakan ini adalah pertama kalinya operator tur melibatkan penduduk lokal dalam pengaturan tersebut.

Biasanya, pengunjung dibawa oleh penduduk ekspatriat, yang berarti mereka sebagian besar diabaikan dalam hal manfaat.

Pariwisata disebut produk yang berpotensi membawa layanan ke masyarakat. Dalam hal paket, paket tersebut perlu didistribusikan secara adil sehingga ‘papa graun’ (pemilik tanah) harus mendapatkan bagian mereka.

“Operator tur harus memprioritaskan pemilik lahan; Anda mendapatkan uang Anda; mereka juga harus mendapatkan bagian mereka,” katanya.

Kampanye Salamaua–Lae adalah serangkaian aksi dalam kampanye Nugini pada Perang Dunia II. Pasukan Australia dan Amerika Serikat berupaya merebut dua pangkalan utama Jepang , satu di kota Lae, dan satu lagi di Salamaua, Provinsi Morobe sekarang.

Saat Sekutu terus menekan Jepang di sekitar Salamaua, pada awal September mereka melancarkan serangan udara ke Nadzab, dan pendaratan laut di dekat Lae , kemudian merebut kota itu dengan serangan serentak dari timur dan barat laut.

Ketika situasi di sekitar Lae semakin genting, garnisun Salamaua mundur, dan kota itu direbut pada 11 September 1943, sementara Lae jatuh tak lama kemudian pada 16 September, mengakhiri kampanye tersebut. (*)

Tags: ADFAngkatan Pertahanan AustraliaJalur Perang Dunia IIPapua NuginiPNG
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Indonesia-PNG

Indonesia-PNG sepakat kerja sama dokter spesialis bertugas di PNG

October 22, 2026
Perempuan PNG

Perempuan PNG mendorong perubahan

October 21, 2026

Pulau Lou di PNG menanti bantuan setelah setengah hutannya terbakar

October 20, 2026

Kebakaran hutan menghanguskan sepertiga lahan warga pulau kecil di PNG

October 19, 2026

Kekeringan melanda Provinsi Barat PNG

October 18, 2026

Anak-anak di PNG sejak dini belajar kebersihan

October 17, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

October 24, 2026
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

October 24, 2026
Latihan militer Keris Woomera

Latihan Keris Woomera 26 antara militer Indonesia dan Australia ditutup

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

0
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

0
Latihan militer Keris Woomera

Latihan Keris Woomera 26 antara militer Indonesia dan Australia ditutup

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara