Jayapura, Jubi—Upaya menjatuhkan Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Jeremiah Manele mulai menghadapi retakan, setelah satu anggota parlemen membelot dan bergabung dengan pemerintah memberi napas tambahan bagi kekuasaan yang tengah terancam.
Perdana Menteri Kepulauan Solomon berhasil menarik satu anggota parlemen dari koalisi baru yang berupaya menggulingkannya dari kekuasaan.
Government House mengonfirmasi kepada RNZ Pacific bahwa anggota parlemen dari South New Georgia Rendova dan Tetepare, David Gina, dilantik sebagai Menteri Pembangunan Pedesaan pada Minggu sore.
Meskipun langkah ini belum cukup untuk menyelamatkan Manele jika parlemen segera menggelar pemungutan suara mosi tidak percaya, karena koalisi baru masih menguasai 27 dari 50 kursi ini merupakan pembelotan pertama dari kelompok tersebut, yang sebelumnya memiliki 28 anggota.
Pekan lalu, kelompok oposisi menuduh pelobi pemerintah mencoba menyuap anggotanya dengan “uang dalam jumlah besar” untuk “membeli kesetiaan politik”.
Kantor Perdana Menteri Kepulauan Solomon mengatakan kepada RNZ Pacific bahwa Manele tidak akan menanggapi tuduhan tersebut.
Manele menggambarkan penunjukan Gina sebagai “langkah penting” untuk memastikan pemerintahannya, Government for National Unity and Transformation (GNUT), tetap berada di jalur untuk menyelesaikan agenda parlemen ke-12 Kepulauan Solomon.
“Saya sepenuhnya yakin pada komitmen Menteri untuk menuntaskan prioritas legislasi yang tersisa dan mewujudkan target nasional pemerintah tahun 2026 bagi rakyat Kepulauan Solomon,” ujarnya.
Sementara itu, Manele akan mengetahui pada hari Jumat apakah ia akan dipaksa memanggil parlemen, ketika Pengadilan Banding mengeluarkan putusan atas kasus yang ia ajukan terhadap keputusan sebelumnya dari Ketua Mahkamah Agung, Sir Albert Palmer.
Government House juga menyampaikan kepada RNZ Pacific bahwa hingga Senin siang, belum ada jadwal pelantikan tambahan yang direncanakan. (*)
























Discussion about this post