• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Papua Nugini luncurkan program pembayaran berbasis hasil REDD+

April 13, 2026
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Angela Flassy
REDD+

Permukiman penduduk di Papua Nugini dekat telaga - Jubi/bgci.org

0
SHARES
357
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Otoritas Perubahan Iklim dan Pembangunan (CCDA) baru-baru ini membuka lokakarya inisiasi untuk program percontohan Pembayaran Berbasis Hasil (RBP) REDD+ dari Dana Iklim Hijau (GCF).

Pelaksana Tugas Direktur Pelaksana, Debra Sungi, menekankan bahwa keberhasilan memperoleh RBP merupakan hasil dari upaya selama satu dekade, dengan Lokakarya Inisiasi ini menjadi tonggak penting dalam pencapaian tersebut. Demikian dikutip jubi.id dari laman tvwan.com.pg, Senin (13/4/2026).

Ia mengakui kehadiran para pemangku kepentingan utama, termasuk enam provinsi terpilih, Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), lembaga pemerintah, mitra pembangunan, diplomat, dan LSM.

Ia menyampaikan bahwa provinsi-provinsi tersebut dipilih berdasarkan upaya mereka dalam mengurangi emisi dan melestarikan hutan, dan kini akan mengidentifikasi kegiatan prioritas untuk dilaksanakan.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Sungi menegaskan kembali bahwa CCDA, dengan dukungan FAO, akan bekerja sama erat dengan provinsi-provinsi tersebut untuk memastikan dana RBP disalurkan secara efektif demi manfaat masyarakat.

Kepala Kantor FAO di Papua Nugini, Dr. Kachen Wongsathapornchai, menekankan dukungan berkelanjutan FAO serta dampak luas dari program ini.

“Papua Nugini menunjukkan kepemimpinan global yang nyata dalam aksi iklim. Persetujuan pembayaran berbasis hasil sebesar 63,4 juta dolar AS merupakan pengakuan kuat atas komitmen negara ini dalam melindungi hutannya, salah satu aset alam terpenting di dunia.

BERITATERKAIT

Kejahatan seksual dan Narkoba dominasi narapidana di Vanuatu

Kebun Binatang Seattle AS, pamerkan kanguru pohon

Dua perempuan tewas, Siklon Tropis Maila picu kerusakan parah di Bougainville

Menteri Pertahanan Papua Nugini mengundurkan diri

“Melalui program ini, FAO bangga mendukung Papua Nugini dalam mengubah pencapaian ini menjadi manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat mata pencaharian sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan rendah emisi.”

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi
loka karya hutan di Port moresby
Lokakarya Awal untuk program percontohan Pembayaran Berbasis Hasil (RBP) REDD+ Dana Iklim Hijau (GCF) di Port Moresby, Papua Nugini – Jubi/tvwan.com.pg

Lokakarya inisiasi ini mempertemukan perwakilan dari lembaga pemerintah nasional dan provinsi, organisasi masyarakat sipil, lembaga penelitian, sektor swasta, dan mitra pembangunan.

Para peserta bekerja secara kolaboratif untuk menyempurnakan pengaturan pelaksanaan dan mengidentifikasi langkah-langkah praktis guna mencapai hasil di tingkat nasional, provinsi, dan masyarakat.

Diskusi selama lokakarya membentuk pendekatan terhadap pembiayaan berkelanjutan, peningkatan mata pencaharian, dan koordinasi yang efektif, serta meletakkan dasar bagi pelaksanaan program yang inklusif dan berdampak.

Program Percontohan Pembayaran Berbasis Hasil REDD+ GCF Papua Nugini dilaksanakan oleh FAO, sebagai entitas terakreditasi Dana Iklim Hijau, bekerja sama erat dengan CCDA, lembaga nasional, dan pemerintah provinsi.

Disetujui oleh Dewan Dana Iklim Hijau pada Juli 2025, program ini memberikan penghargaan kepada Papua Nugini atas keberhasilannya mencapai pengurangan emisi terverifikasi sebesar 17 juta ton antara tahun 2014 hingga 2016 melalui upaya mengurangi deforestasi dan degradasi hutan dalam kerangka REDD+.

Papua Nugini merupakan salah satu negara dengan hutan terkaya di dunia, dengan sebagian besar hutannya dikelola oleh masyarakat adat.

Sejak membantu memperkenalkan diskusi REDD+ dalam Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) COP11, negara ini telah memainkan peran utama dalam mendorong solusi iklim berbasis hutan dan telah memenuhi semua persyaratan untuk mengakses pembayaran berbasis hasil dari Dana Iklim Hijau.

Program ini mendukung pelaksanaan Strategi Nasional REDD+ Papua Nugini (2017–2027) dan berkontribusi langsung terhadap komitmen negara tersebut dalam Perjanjian Paris. (*)

 

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Aksi IklimPapua NuginiREDD+
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pariwisata

Lizzie Seko: Pedagang pinggir jalan jadi pionir Pariwisata Tulagi

April 14, 2026
Narkoba

Kejahatan seksual dan Narkoba dominasi narapidana di Vanuatu

April 14, 2026

Papua Nugini bertekad jadi produsen kakao unggulan di dunia

April 14, 2026

Papua Nugini rugi Rp34 Triliun akibat aktivitas ilegal sektor kehutanan

April 14, 2026

Kebun Binatang Seattle AS, pamerkan kanguru pohon

April 13, 2026

Siklon Maila turun status, picu korban jiwa dan kerusakan

April 13, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Sumber Daya Air

BWS Papua kelola sumber daya air lintas wilayah tanpa batas administrasi

April 14, 2026
Merauke

Penggugat minta pembangunan jalan di Merauke dihentikan selama persidangan

April 14, 2026
Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke kembali digelar

April 14, 2026
Papua Tengah

Rakortekrenbang Pemprov Papua Tengah menjadi forum sinergi kebijakan

April 14, 2026
Pariwisata

Lizzie Seko: Pedagang pinggir jalan jadi pionir Pariwisata Tulagi

April 14, 2026
Narkoba

Kejahatan seksual dan Narkoba dominasi narapidana di Vanuatu

April 14, 2026
kakao

Papua Nugini bertekad jadi produsen kakao unggulan di dunia

April 14, 2026
jepang

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026
Dapur MBG

Warga mengadu limbah Dapur MBG diduga cemari sumur dan ganggu hunian kos

April 13, 2026
Somasi

Mama Yosepha Alomang somasi PT Freeport

April 10, 2026
Raperda

Raperda hukum dalam masyarakat penghubung antara nilai adat dan hukum negara

April 13, 2026
Bagan

Philipus Sanyi, warga Injros yang punya bagan di Teluk Youtefa

April 12, 2026
Masyarakat Adat

Perlu regulasi daerah untuk melindungi hak masyarakat adat Papua

April 13, 2026
REDD+

Papua Nugini luncurkan program pembayaran berbasis hasil REDD+

April 13, 2026
Sumber Daya Air

BWS Papua kelola sumber daya air lintas wilayah tanpa batas administrasi

0
Merauke

Penggugat minta pembangunan jalan di Merauke dihentikan selama persidangan

0
Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke kembali digelar

0
Papua Tengah

Rakortekrenbang Pemprov Papua Tengah menjadi forum sinergi kebijakan

0
Pariwisata

Lizzie Seko: Pedagang pinggir jalan jadi pionir Pariwisata Tulagi

0
Narkoba

Kejahatan seksual dan Narkoba dominasi narapidana di Vanuatu

0
kakao

Papua Nugini bertekad jadi produsen kakao unggulan di dunia

0

Trending

  • jepang

    Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga mengadu limbah Dapur MBG diduga cemari sumur dan ganggu hunian kos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mama Yosepha Alomang somasi PT Freeport

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Raperda hukum dalam masyarakat penghubung antara nilai adat dan hukum negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perlu regulasi daerah untuk melindungi hak masyarakat adat Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara