Jayapura, Jubi – Program Konservasi Kanguru Pohon (TKCP) sangat gembira dengan pembukaan Forest Trailhead baru di Woodland Park Zoo bulan depan. Woodland Park Zoo adalah organisasi konservasi satwa liar dan kebun binatang yang terletak di lingkungan Phinney Ridge di Seattle, Washington, Amerika Serikat.
Kebun binatang yang berbasis di AS ini telah mendukung TKCP selama 30 tahun untuk melindungi Kanguru Pohon Matschie yang terancam punah dan habitatnya. Demikian dikutip jubi.id dari laman tvwan.com.pg, Senin (13/4/2026)
Forest Trailhead baru ini dirancang untuk mengajak pengunjung menyelami satwa liar dan habitat hutan dunia, rumah bagi keanekaragaman satwa liar terbesar di darat, dan menawarkan pandangan yang penuh harapan tentang masa depan hutan serta manusia dan hewan yang bergantung padanya.
Pengalaman ini akan berbagi kisah inspiratif komunitas Papua Nugini yang telah bermitra dengan TKCP selama 30 tahun untuk menyelamatkan salah satu hutan awan utuh terakhir di dunia melalui program pendidikan, kesehatan, dan mata pencaharian.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Ini akan menandai pertama kalinya dalam satu dekade pengunjung dapat melihat kanguru pohon di kebun binatang tersebut.
Seni dan interpretasi budaya asli semakin memperkaya pengalaman pengunjung, menghormati warisan budaya komunitas yang memimpin upaya konservasi global.
“Dari dasar hutan hingga kanopi pepohonan, Forest Trailhead adalah pengingat dinamis bahwa kehidupan kita—hewan dan manusia—terhubung dengan hutan setiap hari. Hutan adalah paru-paru kita, mata pencaharian kita, kebahagiaan kita, rumah kita. Hutan menyediakan makanan, obat-obatan, keindahan, ketenangan, sumber daya, dan banyak lagi. Hutan memperkaya hidup kita, menciptakan udara, air, dan tanah yang lebih bersih,” kata Alejandro Grajal, Presiden dan CEO Woodland Park Zoo.
“Melalui pameran hutan yang imersif dan pengalaman di habitat satwa liar dan tumbuhan dari ekosistem ini, para tamu akan menemukan cara untuk membuat pilihan sederhana sehari-hari sebagai konsumen dan anggota komunitas untuk membantu hutan berkembang,” katanya.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Program Konservasi Kanguru Pohon, kunjungi www.treekangaroo.org.
Tanah Papua rumah bagi kanguru
Papua Nugini maupun Papua Barat adalah, rumah bagi kanguru unik yang hidup di pohon (kanguru pohon) dan walabi yang lebih kecil yang hidup di hutan. Berbeda dengan spesies serupa di Australia, marsupial ini hidup di hutan hujan dan habitat pegunungan. Spesies kunci seperti kanguru pohon Matschie dilindungi melalui program konservasi, dan masyarakat setempat mengelola beberapa wilayah sebagai habitat yang dilindungi.
Spesies dan Habitat: Kanguru pohon (Dendrolagus) adalah jenis utama, ditemukan di hutan hujan dataran tinggi, dengan spesies seperti kanguru pohon Matschies di Semenanjung Huon.
Mereka umumnya lebih kecil daripada kanguru Australia, dengan anggota tubuh yang beradaptasi untuk memanjat pohon daripada melompat di tanah datar.
Banyak spesies terancam oleh perburuan dan hilangnya habitat. Program seperti Program Konservasi Kanguru Pohon berfokus pada perlindungan hewan-hewan ini. Kelompok masyarakat adat setempat di Papua Nugini seringkali berperan sebagai penjaga hutan hujan tempat hewan-hewan ini hidup.
Sementara itu Kanguru pohon (Dendrolagus sp.) adalah hewan marsupial endemik Papua Barat yang hidup di hutan hujan tropis, baik dataran rendah maupun pegunungan tinggi (hingga 4000 mdpl). Mereka tersebar di hampir seluruh wilayah Papua, mencakup kawasan Papua Barat (Manokwari, Raja Ampat, Sorong). Satwa ini arboreal, menghabiskan waktunya memanjat pohon.
Hutan hujan tropis yang rimbun dan hutan pegunungan, sering ditemukan di kawasan dataran rendah hingga ketinggian 4000 mdpl. Hampir seluruh daratan Papua Barat dan beberapa pulau kecil di sekitarnya, termasuk Kepulauan Schouten dan Raja Ampat.
Salah satu spesies ikonik adalah Kanguru Pohon Wondiwoi (Dendrolagus mayri) yang ditemukan di Pegunungan Wondiwoi, di Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat.
Lokasi Spesifik hewan ini di Papua Barat adalah, Manokwari, Bintuni, Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Waigeo, Fakfak, Kaimana, dan Wondama/Wasior. Sedangkan di Pegunungan Foja Sarmi terdapat pula kanguru pohon mantel emas (Dendrolagus pulcherrimus) adalah satwa endemik Papua yang sangat langka dan terancam punah. Meskipun sering dikaitkan dengan pegunungan Foja, wilayah jelajahnya mencakup hutan pegunungan di Papua, menjadikannya salah satu kekayaan alam bernilai tinggi di wilayah tersebut. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post