• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Mama Yosepha Alomang somasi PT Freeport

April 10, 2026
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Somasi

Penyerahan surat somasi dari kuasa hukum Mama Yosepha Alomang kepada pihak Manajemen PT. Freeport yang diwakili oleh Ricky Komol dan Mr. Stieve, di Kota Jayapura, Papua Jumat (10/04/2026).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
7.9k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pejuang Hak Asasi Manusia atau HAM dan lingkungan asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Mama Yosepha Alomang melayangkan somasi terhadap PT Freeport, tambang emas dan tembaga yang beroperasi di Tembagapura, Mimika.

Somasi itu dilayangkan Mama Yosepha Alomang melalui tim kuasa hukumnya Aloysius Renwarin, SH, MH dan kawan-kawan. Somasi itu berkaitan dengan tidak terealisasinya janji bantuan dari PT Freeport sejak beberapa tahun lalu.

Dalam somasinya, Mama Yosepha Alomang memberikan batas waktu 14 hari kepada pihak perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu, untuk memenuhi tuntutan yang diajukan.

Aloysius Renwarin, kuasa hukum Mama Yosepha Alomang mengatakan, bantuan dari PT Freeport untuk Mama Yosepha Alomang telah dimulai sekira 1998.

Katanya, ketika itu pihak PT Freeport memberikan berbagai dukungan, mulai dari pembangunan sekolah, asrama, kantor, hingga perancangan puskesmas kecil di Timika.

Bantuan tersebut sempat mendorong berkembangnya Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan atau Yahamak yang didirikan Mama Yosepha Alomang.

Masa itu, Yayasan Yahamak berkembang pesat dengan fasilitas yang memadai, termasuk asrama serta layanan kesehatan sederhana bagi masyarakat sekitar.

BERITATERKAIT

Mama Yosepha Alomang jalani operasi katarak di Jakarta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

Yosepha Alomang : Saya sudah sakit, mata tak bisa lihat

Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago nyatakan sikap terhadap Freeport

“Namun, kondisi itu berubah setelah terjadi pergantian kepemimpinan di tingkat manajemen perusahaan,” kata Aloysius Renwarin di Kota, Jayapura, Papua,  Jumat (10/4/2026).

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menurut Aloysius Renwarin, ketika itu bantuan yang sebelumnya berjalan tanpa hambatan, mulai tidak konsisten setelah pergantian pimpinan.

Aliran dana yang pernah diberikan berdasarkan perintah James Moffett untuk mendukung aktivitas Mama Yosepha Alomang sebagai pejuang kemanusiaan menjadi tidak jelas.

Akibatnya, berbagai fasilitas yang sebelumnya aktif kini terbengkalai. Asrama, kantor, hingga layanan kesehatan yang dahulu melayani masyarakat tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

“Salah satu penyebabnya, karena ketidakjelasan pengelolaan keuangan bantuan,” ujarnya.

Mama Yosepha dikenal sebagai sosok yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemanusiaan di Papua. Periode 1980-an hingga 1990-an, ia pernah ditahan oleh aparat di Timika, yang berdampak pada kondisi kesehatannya, termasuk gangguan penglihatan yang kini berujung pada kebutaan.

Meski begitu, Mama Yosepha Alomang bangkit dan membangun usaha kecil bernama Kulalok pada akhir 1990-an.

Usaha tersebut menyediakan kebutuhan pangan lokal seperti ubi, petatas, dan sayur-mayur bagi para pekerja di Timika, serta dikelola bersama mama-mama dari berbagai kampung.

“Atas dedikasinya Mama Yosepha juga pernah menerima penghargaan internasional di Amerika Serikat pada awal 2000-an sebagai aktivis hak asasi manusia dan lingkungan,” ucap Aloysius Renwarin.

Namun, sejak sekitar 2019 lanjut Renwarin, kondisi Mama Yosepha semakin memprihatinkan. Bantuan dari pihak Freeport terhenti, sementara berbagai janji, termasuk untuk pengobatan mata, tidak pernah direalisasikan.

“Setiap tahun mereka datang dengan alasan silaturahmi, mengambil foto dan video, tetapi tidak pernah ada realisasi bantuan. Kondisi [Mama Yosepha Alomang] saat ini sangat memprihatinkan. Selain mengalami kebutaan, kebutuhan dasar sehari-hari pun sulit terpenuhi,” katanya.

Melalui somasi tersebut, tim kuasa hukum mengajukan sejumlah tuntutan, di antaranya bantuan pengobatan untuk mata Mama Yosepha Alomang, audit terhadap dana bantuan yang pernah dijanjikan, serta dukungan operasional untuk menghidupkan kembali Yayasan Yahamak, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Tim hukum menegaskan, jika dalam waktu 14 hari tidak ada tanggapan dari pihak PT Freeport, maka langkah hukum akan ditempuh secara perdata maupun pidana, termasuk pelaporan kepada aparat penegak hukum dan permintaan audit oleh lembaga berwenang.

“Ini bukan hanya soal janji yang tidak ditepati, tetapi menyangkut hak dan kehidupan seorang pejuang kemanusiaan yang telah banyak berjasa bagi masyarakat Papua,” ujar Aloysius Renwarin. (*)

Tags: Mama Yosepha AlomangPejuang HAMPT Freeportsomasi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mama Yosepha Alomang

Mama Yosepha Alomang jalani operasi katarak di Jakarta

August 8, 2026
Yahamak

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026

Yosepha Alomang : Saya sudah sakit, mata tak bisa lihat

April 11, 2026

Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago nyatakan sikap terhadap Freeport

April 8, 2026

Hak masyarakat adat dan buruh asli Papua dilanggar demi melindungi Freeport

April 8, 2026

FIM-WP KPK Sentani tolak Freeport, inginkan penentuan nasib sendiri

April 7, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026
14 September 2026
109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) says 109 people have been killed or injured in [...]

Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting
14 September 2026
Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police have identified two suspected perpetrators in the shooting that killed three civil servants in Jayawijaya, with [...]

Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting
12 September 2026
Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police investigating the shooting that killed three civil servants from the Jayawijaya Agriculture Department say they have [...]

Papua human rights commission: Violence will not solve Papua’s problems
12 September 2026
Papua human rights commission: Violence will not solve Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Violence will not solve the problems facing Papua, Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) Papua [...]

Coalition calls for investigation into terror attacks targeting human rights workers, journalists and Papua Komnas HAM
11 September 2026
Coalition calls for investigation into terror attacks targeting human rights workers, journalists and Papua Komnas HAM

Jayapura, Jubi – A coalition of legal and human rights groups in Papua has called on Indonesian President Prabowo Subianto [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

September 14, 2026
Gubernur Nawipa lantik Pimpinan Tinggi Pratama

Gubernur Nawipa: Pimpinan tinggi pratama menentukan keberhasilan pemerintahan daerah

September 14, 2026
IMB digantikan PBG

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura: IMB telah digantikan PBG

September 14, 2026
HIV pada bayi di Fiji

Jumlah infeksi HIV pada bayi di Fiji sangat tinggi

September 14, 2026
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

September 14, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

September 14, 2026
Korneles Howay

Brace Korneles Howay kandaskan asa Persipura di Banjarmasin

September 13, 2026
Pasifik

Bentrokan para raksasa dunia di Benua Biru Pasifik

September 12, 2026
Kebakaran

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

September 14, 2026
PNG

Pengembangan Chinatown investasi asing terbesar di PNG

September 14, 2026
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

0
Gubernur Nawipa lantik Pimpinan Tinggi Pratama

Gubernur Nawipa: Pimpinan tinggi pratama menentukan keberhasilan pemerintahan daerah

0
IMB digantikan PBG

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura: IMB telah digantikan PBG

0
HIV pada bayi di Fiji

Jumlah infeksi HIV pada bayi di Fiji sangat tinggi

0
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

0
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

0
Karhutla

Karhutla terjadi di kawasan cagar alam Pegunungan Wondiboy Wondama

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara