Jayapura, Jubi – Menjelang peringatan kemerdekaam Kepulauan Solomon ke-48 tahun pada 7 Juli 2026, Perdana Menteri (PM), Matthew Wale menyerukan persatuan dan rasa tanggung jawab untuk membangun negara itu.
Seruan itu disampaikan PM Matthew Wale dalam sambutannya menjelang peringatan hari kemerdekaan. Kepulauan Solomon memperoleh kemerdekaan dari Britania Raya pada 7 Juli 1978.
Hal ini telah menandai transisi dari protektorat Inggris menjadi monarki konstitusional berdaulat dalam Persemakmuran Inggris.
“Saudara-saudari terkasih di Kepulauan Solomon, Hari ini, kita bersatu sebagai satu bangsa untuk merayakan Hari Kemerdekaan ke-48. Ini adalah momen kebanggaan, refleksi, dan komitmen yang diperbarui untuk masa depan negara kita tercinta, seperti yang dikutip Jubi dari laman www.tavulinews.com.sb, Minggu (5/7/2026).
“Pada hari bersejarah ini, kita menghormati keberanian dan visi para pemimpin pendiri bangsa kita yang teguh dan membimbing bangsa kita menuju kemerdekaan pada tahun 1978. Tekad mereka memberi kita kebebasan yang kita nikmati hari ini, dan warisan mereka mengajak kita masing-masing untuk terus membangun bangsa yang bersatu, kuat, dan Makmur,” kata PM Matthew Wale.
Ia menegaskan bahwa tema peringatan kemerdekaan tahun ini adalah “Bangsa Kita, Tanggung Jawab dan Akuntabilitas Kita..Membangun Kepulauan Solomon yang HEBAT” berbicara langsung tentang siapa kita dan siapa kita seharusnya di masa depan.
Katanya, pembangunan bangsa bukanlah tanggung jawab pemerintah semata. Melainkan tanggung jawab setiap warga negara. Para pemimpin, pegawai negeri, gereja-gereja, bisnis-bisnis, komunitas-komunitas dan generasi muda.
“Masing-masing dari kita memiliki peran untuk dimainkan dalam membentuk masa depan negara kita”.
Ia mengatakan, tanggung jawab berarti melakukan apa yang benar, bahkan ketika itu sulit. Itu berarti melayani bangsa dengan integritas, bekerja keras dalam peran kita masing-masing, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Akuntabilitas berarti bertanggung jawab atas tindakan kita kepada rakyat negara ini. Ini berarti transparansi dalam kepemimpinan, keadilan dalam pengambilan keputusan, dan kepercayaan dalam cara kita melayani rakyat. Suatu bangsa akan menjadi lebih kuat ketika para pemimpin dan warganya menjunjung tinggi nilai-nilai ini.
Sebagai Perdana Menteri Anda, saya menegaskan kembali komitmen pemerintah saya untuk membangun Kepulauan Solomon yang HEBAT, sebuah negara yang, Bertanggung jawab dan akuntabel di setiap tingkatan kepemimpinan.
“Diperintah dengan integritas dan transparansi angguh dalam menghadapi tantangan ekonomi dan global. Diberdayakan melalui peluang bagi masyarakat kita. Bersama dalam persatuan, menghormati keberagaman dan identitas bersama kita,” ucapnya.
“Kami menyadari bahwa banyak dari rakyat kami terus menghadapi tantangan nyata; meningkatnya biaya hidup, terbatasnya peluang, dan tekanan pada rumah tangga. Hal-hal ini tidak diabaikan,” katanya lagi.
“Pemerintah saya bekerja keras untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat kami, terutama bagi warga asli dan generasi muda kami.”
Namun lanjutnya, kemajuan tidak dapat dicapai oleh pemerintah saja. Hal itu membutuhkan kemitraan. Kepada para mitra pembangunan ia berterima kasih atas kemitraan dan komitmen mereka terhadap Kepulauan Solomon.
Kepada para pegawai negeri sipil, ia mengingatkan akan kewajiban untuk melayani dengan profesionalisme, netralitas, dan dedikasi.
Kepada komunitas bisnis, PM Wale mendorong keadilan dan tanggung jawab dalam praktik bisnis. Kepada generasi muda, mereka adalah masa depan bangsa ini dan energi, ide, serta integritas akan menentukan Kepulauan Solomon di masa depan.
“Untuk setiap warga Kepulauan Solomon, di mana pun Anda berada, di desa-desa kita, kota-kota kita, atau di luar negeri, bangsa ini milikmu. Masa depannya ada di tanganmu. Marilah kita menggunakan Hari Kemerdekaan ini bukan hanya untuk merayakan, tetapi juga untuk memperbarui komitmen kita pada nilai-nilai yang akan membawa bangsa kita maju,” katanya.
“Mari kita bersatu dengan satu tujuan. Mari kita bertindak dengan penuh tanggung jawab. Mari kita pimpin dengan akuntabilitas. Bersama-sama, mari kita bangun Kepulauan Solomon yang HEBAT. Semoga Tuhan memberkati kalian semua, dan semoga Tuhan memberkati Kepulauan Solomon kita. Selamat Hari Kemerdekaan ke-48”. (*)





















Discussion about this post