• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Cendekiawan Perempuan bongkar jejak kolonial dalam sistem kesehatan Pasifik

January 28, 2026
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Angela Flassy
cedikiawan

Dr. Sainimere Boladuadua, di tengah, pada upacara penghargaan Fulbright bersama Konsul Jenderal Amerika Serikat Sarah Nelson, dan Menteri Luar Negeri sekaligus Ketua Kehormatan Fulbright Selandia Baru Winston Peters. – Jubi/RNZ Pasifik

0
SHARES
101
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Di tengah wacana keadilan dan inklusi kesehatan global, suara Pasifik justru dinilai masih terpinggirkan. Sekelompok cendekiawan perempuan menegaskan bahwa warisan kolonial terus memengaruhi sistem kesehatan di kawasan tersebut. Seruan perubahan radikal itu tertuang dalam makalah terbaru di The Lancet Regional Health–Western Pacific, yang dipimpin peneliti Universitas Auckland bersama kolaborator Pasifik.

Demikian dilansir jubi.id dari laman internet RNZ Pasifik, Rabu (28/1/2026).

Dr. Sainimere Boladuadua, penulis utama dari Departemen Pediatri: Kesehatan Anak dan Remaja Universitas Auckland, mengatakan bahwa ketidakseimbangan kekuasaan ini berdampak langsung pada masyarakat.

“Global Health harus berhenti meremehkan keahlian Pasifik,” kata Boladuadua dalam sebuah pernyataan.

“Ketika konsultan asing dibayar lebih tinggi daripada pakar lokal, dan penelitian mengekstrak pengetahuan tanpa membangun kapasitas lokal, pola kolonial akan semakin diperkuat,” katanya.

Para peneliti menelusuri ketidaksetaraan yang terjadi saat ini hingga sejarah kolonisasi di Pasifik, yang didorong oleh kepentingan komersial, agama, dan militer.

Meskipun banyak negara Pasifik telah mencapai kemerdekaan politik, makalah ini berpendapat bahwa struktur kolonial tetap bertahan melalui hubungan perdagangan yang tidak setara, skema migrasi tenaga kerja, dan pendanaan yang dikendalikan dari luar.

BERITATERKAIT

Perempuan Pasifik serukan peningkatan edukasi kanker dan layanan kesehatan

Vanuatu pimpin upaya kesetaraan gender di sektor maritim Pasifik

Kesehatan dan Pendidikan jadi prioritas dalam Musrenbang Otsus dan RKPD 2026 Pemprov Papua Barat Daya

Dilematis, dampak mobilitas tenaga kerja Pasifik terhadap anak-anak yang ditinggalkan

Boladuadua mengatakan bahwa sistem-sistem ini membatasi kendali Pasifik atas penelitian kesehatan, prioritas kebijakan, dan sumber daya, bahkan ketika masyarakat menghadapi beban yang semakin besar dari penyakit tidak menular dan perubahan iklim.

“Pada intinya, Kesehatan Global adalah tentang kesetaraan kesehatan bagi semua,” katanya.

“Itu berarti memprioritaskan masalah paling mendesak yang dihadapi oleh komunitas dengan sumber daya paling sedikit,” ujarnya.

Rencana perubahan

Lebih lanjut dijelaskan bahwa makalah ini menguraikan empat bidang aksi untuk mentransformasi kesehatan global di Pasifik: memperkuat kedaulatan melalui pengambilan keputusan yang dipimpin oleh Pasifik; mengintegrasikan sistem pengetahuan masyarakat adat dan Barat; membangun kemitraan yang tulus dan timbal balik; dan memastikan upah, pengakuan, dan peluang kepemimpinan yang adil bagi para profesional Pasifik.

Para penulis berpendapat bahwa negara-negara Kepulauan Pasifik harus didukung untuk menetapkan prioritas mereka sendiri, termasuk kendali atas pendanaan, manajemen penelitian, kedaulatan data, dan pelatihan tenaga kerja.

Para peneliti juga menyoroti bahasa sebagai sumber kekuatan. Mereka mengatakan bahasa Inggris sering diperlakukan sebagai standar dalam kesehatan global, tetapi penggunaannya

“tidak boleh mengorbankan bahasa dan sistem pengetahuan masyarakat adat Pasifik.”

Penelitian ini menempatkan perempuan Pasifik sebagai pusat upaya dekolonisasi, dengan mencatat bahwa meskipun kolonisasi sangat patriarkal, perempuan pribumi secara historis memegang peran kepemimpinan utama dalam masyarakat kepulauan.

“Berbeda dengan kendali yang dimiliki perempuan kulit putih selama masa penjajahan, perempuan pribumi memegang posisi penting dalam masyarakat kepulauan,” demikian pernyataan penelitian tersebut.

Boladuadua mengatakan perubahan sudah berlangsung, merujuk pada pendirian Institut Penelitian Kesehatan Pasifik Fiji dan peluncuran Akademi Ilmu Pengetahuan Pasifik di Samoa sebagai tanda-tanda pertumbuhan kepemimpinan Pasifik.

Pada upacara pembukaan akademi tersebut, Perdana Menteri saat itu, Fiamē Naomi Mata’afa, mengatakan bahwa peluncuran tersebut menandai tonggak penting bagi kolaborasi regional dan akan “memberikan suara bagi ilmu pengetahuan di dan dari Kepulauan Pasifik”.

Para penulis berpendapat bahwa pendekatan yang dipimpin oleh negara-negara Pasifik menawarkan cetak biru tidak hanya untuk kawasan tersebut, tetapi juga untuk membangun sistem kesehatan global yang lebih adil dan tangguh di seluruh dunia.(*)

Tags: bidang kesehatanperempuan pasifik
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pasifik

Perempuan Pasifik serukan peningkatan edukasi kanker dan layanan kesehatan

July 17, 2026
vanuatu

Vanuatu pimpin upaya kesetaraan gender di sektor maritim Pasifik

January 17, 2026

Kesehatan dan Pendidikan jadi prioritas dalam Musrenbang Otsus dan RKPD 2026 Pemprov Papua Barat Daya

May 15, 2025

Dilematis, dampak mobilitas tenaga kerja Pasifik terhadap anak-anak yang ditinggalkan

September 17, 2024

Perempuan Pasifik bahas hambatan ekonomi di Nauru

April 18, 2024

15 persen APBD Kaimana untuk bidang kesehatan

November 17, 2022

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

October 24, 2026
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

October 24, 2026
Latihan militer Keris Woomera

Latihan Keris Woomera 26 antara militer Indonesia dan Australia ditutup

October 24, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

0
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

0
Latihan militer Keris Woomera

Latihan Keris Woomera 26 antara militer Indonesia dan Australia ditutup

0
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara