• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Perlu rencana jangka panjang untuk mengatasi krisis di Papua Nugini

January 27, 2024
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Aryo Wisanggeni G
Papua Nugini

Akademisi Universitas Nasional Australia, Andrew Anton Mako. - Istimewa

0
SHARES
439
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Hingga dua pekan berlalu sejak amuk massa terjadi di sejumlah kota besar di Papua Nugini—dari Port Moresby hingga Lae—Papua Nugini belum sepenuhnya pulih dari krisis. Amuk massa itu dipicu langkah sepihak Pemerintah Papua Nugini memotong gaji polisi dan pegawai negeri.

Akademisi dari Australia, Andrew Anton Mako mengatakan disfungsi sistemik di Papua Nugini terlihat jelas dalam kerusuhan dan penjarahan yang terjadi dua pekan lalu. “Kerusuhan itu dipicu oleh protes polisi setelah pemotongan gaji mereka tanpa pemberitahuan sebelumnya,” kata Mako, sebagaimana dikutip dari Radio New Zealand.

Amuk massa dua pekan lalu menyebabkan kematian lebih dari 20 orang. Penjarahan yang terjadi secara luas menimbulkan kerugian hingga ratusan juta dolar bagi pelaku usaha di sana.

Pemerintah—yang mengumumkan keadaan darurat selama dua pekan—mengumumkan bahwa pemotongan gaji para aparatur negara itu terjadi karena ada kesalahan dalam sistem.

Mako, yang bekerja di Pusat Kebijakan Pembangunan Universitas Nasional Australia, mengatakan kerusuhan tidak akan terjadi jika sistemnya berfungsi dengan baik. Menurutnya, kerusuhan dapat dicegah jika pemerintah cepat memberitahukan informasi bahwa pemotongan gaji terjadi karena kesalahan sistem, dan kekurangan gaji itu dikembalikan pada pembayaran gaji berikutnya.

“Informasi itu bisa saja disampaikan melalui sistem, sehingga tidak hanya petugas kepolisian, tapi pegawai negeri lainnya bisa yakin bahwa ada kesalahan dalam sistem, dan kemudian mereka akan mengembalikan uang tersebut pada pembayaran berikutnya,” katanya.

“Saya pikir informasi bisa diberikan kepada petugas dengan cepat, dan protes seharusnya tidak terjadi.”tambahnya.

BERITATERKAIT

Penyebab menurunnya kualitas Pendidikan di Papua Nugini

Negara Pasifik membentuk masa depan aturan penambangan dasar laut

Perlindungan laut bagian dari cara hidup di Kepulauan Pasifik

Pabrik ikan tuna di Madang dan PNG kekuatan besar tuna global

Mako mengatakan pemotongan gaji bukanlah peristiwa yang terjadi satu kali saja, namun merupakan gejala dari masalah besar yang dihadapi negara itu. “Pemerintah dan pengambil kebijakan benar-benar perlu mengambil pendekatan komprehensif dalam mengatasi hal tersebut,” kata Mako.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Dia mengatakan dalam pemerintahan ada banyak bidang, dan dalam satu generasi ini hanya sedikit bidang pemerintahan yang mengalami sedikit kemajuan atau reformasi. Upaya terakhir pembenahan birokrasi terjadi pada masa pemerintahan Sir Mekere Morauta 20 tahun yang lalu.

Akan tetapi, sejak itu “belum ada reformasi apa pun untuk memperbaiki tata kelola, meningkatkan keselamatan publik, efisiensi, dan sebagainya,” kata Mako. Menurutnya, jika pembenahan tata kelola pemerintahan yang dijalankan Sir Mekere Morauta berkelanjutan, krisis sebagaimana yang terjadi dua pekan lalu tidak akan terjadi.

Reformasi apa yang diperlukan

Mako mengatakan Pemerintah Papua Nugini perlu mengetahui bahwa mereka menghadapi permasalahan besar yang tidak dapat diselesaikan dengan cepat. Pemerintah Papua Nugini harus menyiapkan rencana jangka panjang untuk menggulirkan reformasi.

“Ini tidak akan mudah, mereka harus benar-benar mengerjakannya selama beberapa tahun. Mereka harus membuat agenda reformasi untuk mengerjakannya selama empat atau lima tahun ke depan,” kata Mako.

Hingga saat ini, kata Mako, para politisi hanya mengatasi gejalanya saja, dibandingkan mengatasi akar masalah mendasar Papua Nugini, seperti pengangguran. Mako menyoroti tingginya tingkat kejahatan terkait erat dengan kurangnya kesempatan kerja, tingginya inflasi, dan kegagalan upah untuk mengimbanginya.

“Fokus [Pemerintah Papua Nugini] harus pada sektor-sektor yang menciptakan lapangan kerja. Selama sekitar satu dekade terakhir, banyak fokus yang tertuju kepada sektor sumber daya, sektor mineral, minyak bumi dan gas. Sektor tersebut adalah sebenarnya disebut sebagai sektor enklave dan mempunyai hubungan yang sangat terbatas dengan sektor ekonomi yang lebih luas. Sektor mineral tidak menciptakan banyak lapangan kerja. Banyak pekerjaan yang dilakukan oleh mesin atau pekerja berketerampilan tinggi,” kata Mako.

Dia mengatakan Pemerintah Papua Nugini harus berfokus menumbuhkan nvestasi dan pengembangan kebijakan di sektor tradisional yang menyerap banyak tenaga kerja. “Sektor seperti pertanian, perikanan, pariwisata, kehutanan, itulah sektor yang benar-benar menciptakan lapangan kerja,” ujarnya. (*)

Tags: Amuk MassaPapua NuginiPasifikPemotongan GajiPort Moresby
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kaledonia Baru

Dewan Konstitusi Prancis menyetujui perubahan daftar pemilih Kaledonia Baru

May 30, 2026
Teripang

Pemerintah Fiji perpanjang musim panen teripang hingga Januari 2027

May 30, 2026

Pemimpin oposisi Parlemen Nasional Kepulauan Solomon kritisi program pendidikan gratis PM Mathew Wale

May 29, 2026

Menlu Israel menuju Fiji resmikan kedutaan besar baru di Suva

May 29, 2026

Warga Provinsi New Irland PNG khawatir meningkatnya KDRT yang tidak dilaporkan

May 29, 2026

Petani muda Kepulauan Solomon bertekad raih harapan dengan tanaman cokelat

May 28, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peserta lomba single Male saat melakukan pemanasan sebelum mengikuti perlombaan di Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (30/5/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

Corelab Jayapura promosikan gaya hidup sehat lewat hybrid race

May 30, 2026
KNPB

KNPB: Situasi kemanusiaan di Tanah Papua makin memburuk

May 30, 2026
Film Pesta Babi

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

May 30, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Mahasiswa Indonesia di London nobar film Pesta Babi

May 30, 2026
Provinsi Papua Tengah

Kepala Disdikbud Papua Tengah bagikan strategi efektif atasi anak tidak sekolah

May 30, 2026
KONI

Papua Branch of Indonesian National Sports Committee (KONI) Opens Registration for Chairperson Election

May 30, 2026
Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi: Papua Development Must Be Rooted in Culture and Local Wisdom

May 30, 2026
MBG

Pengelola dapur MBG dilaporkan ke Polda Papua Barat terkait dugaan pencemaran lingkungan

May 29, 2026
Film Pesta Babi

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

May 30, 2026
Persipura

Komding PSSI ringankan hukuman Persipura satu putaran tanpa penonton

May 30, 2026
KONI

KONI Papua buka pendaftaran ketua umum

May 29, 2026
Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi: Pembangunan Papua mesti berbasis budaya dan kearifan lokal

May 29, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Peserta lomba single Male saat melakukan pemanasan sebelum mengikuti perlombaan di Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (30/5/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

Corelab Jayapura promosikan gaya hidup sehat lewat hybrid race

0
KNPB

KNPB: Situasi kemanusiaan di Tanah Papua makin memburuk

0
Film Pesta Babi

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

0
Nobar Film Pesta Babi

Mahasiswa Indonesia di London nobar film Pesta Babi

0
Provinsi Papua Tengah

Kepala Disdikbud Papua Tengah bagikan strategi efektif atasi anak tidak sekolah

0
Persipura

Komding PSSI ringankan hukuman Persipura satu putaran tanpa penonton

0
Kaledonia Baru

Dewan Konstitusi Prancis menyetujui perubahan daftar pemilih Kaledonia Baru

0

English Stories

KONI
Pacnews

Papua Branch of Indonesian National Sports Committee (KONI) Opens Registration for Chairperson Election

May 30, 2026
Dedi Mulyadi
Pacnews

Dedi Mulyadi: Papua Development Must Be Rooted in Culture and Local Wisdom

May 30, 2026
SETARA Alliance
Pacnews

Papuan Women Call for Resistance Against Oppression and National Strategic Projects (PSN)

May 30, 2026
Kamuyend Indigenous
Pacnews

President Urged to Order Military Non-Involvement in Indigenous Land Conflict in Merauke

May 30, 2026
Meki Nawipa and Deputy Governor Deinas Geley hand over assistance for church construction projects in Puncak Regency on Monday (25/05/2026). — Central Papua Provincial Government Public Relations.
Pacnews

Meki Nawipa Hands Over Rp2 Billion in Church Construction Assistance in Puncak Regency

May 29, 2026

Trending

  • MBG

    Pengelola dapur MBG dilaporkan ke Polda Papua Barat terkait dugaan pencemaran lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komding PSSI ringankan hukuman Persipura satu putaran tanpa penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KONI Papua buka pendaftaran ketua umum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Mulyadi: Pembangunan Papua mesti berbasis budaya dan kearifan lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara