Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) telah melakukan proses penyerahan hibah venue eks Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI kepada instansi pemerintah, dunia pendidikan, lembaga keagamaan di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Mimika, yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Jayapura, Selasa (27/9/22).
Sejumlah venue yang dihibahkan di antaranya Voli Indoor dan Outdoor (pasir) di Koya Koso kepada pihak Polda Papua, Sofbol dan Bisbol di Sentani AURI kepada pihak Lanud Silas Papare, Rugby dan Menembak outdoor di Sentani AURI kepada pihak Lanud Silas Papare, Sofbol dan Bisbol di Waena, kepada pihak Universitas Cenderawasih (Uncen), GOR GIDI Sentani kepada Sinode Gidi, Lapangan Tenis kepada pihak Pemerintah Kota Jayapura, GOR Trikora kepada pihak Uncen dan satu venue di Mimika, GOR Futsal.
Sekretaris Daerah, Ridwan Rumasukun mewakili Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyerahan venue ini sangat penting untuk mendukung prestasi olahraga Papua.
“Penyerahan venue ini, baik kepada pemerintah kabupaten/kota maupun kepada instansi pemerintah, dunia pendidikan dan lembaga keagamaan sangat penting dalam rangka mendukung dan menumbuh kembangkan semangat olahraga dan semangat mencapai prestasi dikalangan masyarakat dan atlet papua,” ujar Sekda Papua, Ridwan Rumasukun.

Sekda Papua melanjutkan bahwa venue-venue yang diserahkan pada hari ini adalah venue-venue bersejarah.
“Venue PON dan Peparnas yang kami hibahkan pada hari ini adalah monumen bersejarah yang menjadi saksi bagaimana kita mampu menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahkan ke dunia internasional bahwa kita papua mampu menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala nasional,” kata Sekda.
Sekda Papua menyebut bahwa pada saat ini Papua sedang berupaya untuk ditetapkan sebagai Provinsi Olahraga oleh Pemerintah Pusat.
“Dengan hasil yang menggembirakan pada PON XX dan Peparnas XVI serta telah tersedianya road map (blue print) event olahraga Papua serta Kajian Akademik Kelayakan Papua sebagai Provinsi Olahraga, maka saat ini kita sedang mendorong agar penyataan Bapak Presiden Joko Widodo bahwa Papua adalah Provinsi Olahraga dapat dituangkan dalam satu regulasi khusus dari Pemerintah,” papar Sekda.
“Regulasi ini penting agar dalam proses pengembangan keolahragaan Papua kita dapat menyusun rencana yang berkelanjutan sehingga segala sumber daya yang dimiliki, baik oleh pemerintah, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota dapat mengacu pada sebuah rencana jangka panjang yang goalnya adalah melahirkan atlet berprestasi dari tanah papua ini,” tambahnya.
Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Alexander Kapisa, dalam laporannya menyampaikan venue yang dihibahkan pada hari ini adalah venue yang dibangun dengan dana APBD pada saat persiapan pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI tahun 2021.
“Hari ini yang diserahterimakan sebagai hibah venue-venue yaitu Voli indoor dan voli pasir kepada Kepolisian Daerah Papua, Softball dan Baseball, Lapangan Rugby dan Menembak Outdoor kepada Pangkalan TNI Angkatan Udara Silas Papare, GOR Futsal SP2 kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, lapangan Tennis Walikota Kepada Pemerintah Kota Jayapura, Lapangan Softball dan Baseball serta Trikora Uncen kepada Universitas Cendrawasih dan GOR STT GIDI kepada Sekolah Tinggi Theologia Gereja Injil DI Indonesia (GIDI),” kata Kapisa.
Ia mengharapkan agar venue-venue yang dihibahkan ini tetap dapat di akses oleh atlet-atlet Papua agar prestasi olahraga Papua tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan sebagaimana hasil yang dicapai pada PON XX dan Peparnas XVI tahun 2021 lalu.
“Dengan prestasi olahraga yang terus meningkat maka penetapan Papua sebagai Provinsi Olahraga melalui regulasi dari Pak Presiden akan semakin mudah kita wujudkan,” ujar Kapisa. (*)



















