Biak, Senin – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, menggencarkan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana. Program itu digelar untuk mencegah stunting.
“[Ada] lima program Bangga Kencana. Pertama, memperkuat sistem informasi keluarga yang terintegrasi berupa peningkatan kualitas dan pemanfaatan data program Bangga Kencana berbasis teknologi informasi di seluruh tingkatan wilayah,” ujar Kepala DP3AKB Supiori, Juma’ali, di Supiori, Minggu (8/12/2024).
Menurut Juma’ali, program kedua Bangga Kencana adalah pengembangan teknologi pintar untuk memperkuat pengelolaan program Bangga Kencana, serta meningkatkan advokasi dan penggerakan program Bangga Kencana sesuai dengan karakteristik wilayah dan segmentasi sasaran.
Sedangkan program ketiga Bangga Kencana, lanjutnya, adalah peningkatan akses dan kualitas penyelenggaraan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi yang komprehensif, dengan berbasis kewilayahan.
Program keempat Bangga Kencana adalah meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang holistik integratif sesuai siklus hidup untuk menguatkan pembentukan karakter di keluarga.
Sementara program kelima Bangga Kencana, yakni peningkatan sinkronisasi dan pemanfaatan informasi kependudukan.
Juma’ali berharap layanan Bangga Kencana bisa membantu percepatan penurunan kasus stunting di Kabupaten Supiori. Jumlah kasus stunting anak di Kabupaten Supiori tercatat sebanyak 200 anak. (*)























Discussion about this post