• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Pemesanan barang secara daring disebut penyebab meningkatnya BKC ilegal

December 18, 2025
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Arjuna Pademme
BKC Ilegal

Sejumlah barang kena cukai (BKC) ilegal berupa rokok dan minuman keras yang dimusnahkan di Gedung Keuangan Negara Jayapura, Papua, Kamis (18/12/2025). -Jubi/Fitri Ramadhani

0
SHARES
1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi –  Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai atau KPPBC Tipe Madya Pabean C Jayapura menyatakan, salah satu penyebab meningkatnya barang kena cukai ilegal yang dimusnahkan tahun ini adalah pemesanan barang secara daring, yang makin mudah diakses.

Ini disampaikan Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Jayapura, Dicky Firdiansah di ruang kerjanya, di Gedung Keuangan Negara Jayapura, di Kota Jayapura, Papua, Kamis (18/12/2025).

“Pengiriman [BKC ilegal itu] biasanya bermula dari online shop, yang sebelumnya mungkin belum merajalela seperti sekarang, karena mudahnya akses pengiriman. [Trend] sejak 2024 dan 2025, dari jumlah penindakan memang sedikit, tapi dari segi jumlah barang hasil penindakan (BHP) itu naik signifikan,” kata Dicky Firdiansah.

Dicky mencontohkan, penindakan rokok ilegal pada 2024 sebanyak 17 kali dengan jumlah 11.900 batang rokok. Tahun ini 19 kali penindakan dengan 24.660 batang rokok.

Namun untuk penindakan miras menurun, yaitu 27 kali pada 2024 dengan 285,36 liter miras dan delapan kali pada 2025. Namun, banyak miras bertambah sekitar 39 liter atau 324,02 liter yang ditindak pada tahun ini.

“Ini menunjukkan komitmen KPPBC Jayapura dalam pengawasan BKC ilegal secara efisien dan efektif,” ucapnya.

Katanya nilai barang kena cukai atai BKC ilegal yang dimusnahkan tahun ini, juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dari Rp108 juta pada 2024 menjadi Rp331 juta pada 2025.

BERITATERKAIT

Bea Cukai Jayapura musnahkan puluhan ribu batang rokok ilegal

Bea Cukai Jayapura musnahkan barang kena cukai ilegal senilai Rp331 juta

Katanya, faktor bertambahnya nilai itu bukan hanya karena jumlah barang yang meningkat, akan tetapi nilainya tinggi.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Barang yang kami tindak nilainya lebih tinggi karena beberapa botol minuman itu bermerek. Sementata, tahun lalu didominasi arak Bali atau lokal. Jadi, faktornya itu,” ujarnya.

Dicky mengatakan, selain faktor pengiriman barang yang makin mudah, juga karena faktor keuangan, sebab harga BKC ilegal lebih murah dibandingkan yang legal.

Katanya, masyarakat dengan penghasilan menengah lebih banyak membeli rokok atau miras ilegal, dan menyebabkan selalu ada BKC ilegal karena faktor permintaan yang tinggi.

“Di sini konsumsi miras tinggi, itu menunjukkan kemungkinan adanya celah-celah yang bisa dimasuki [BKC ilegal] melalui online shop karena lebih murah,” katanya.

Untuk itulah, selain melakulan pengawasan, pihaknya juga memberikan penyuluhan atau sosialisasi misalnya mendatangi beberapa toko, karena ada yang belum tahu ketentuannya.

Melihat tren BKC ilegal melalui pemesanan daring, Ketua KPPBC Jayapura, Fungki Awaludin mengatakan, pihaknya bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk jasa penitipan barang/ekspedisi.

Pihaknya langsung menindaki melalui titik distribusi, yaitu jasa penitipan barang/ekspedisi.

“Trennya [BKC ilegal] melalui pengiriman  maka kami bekerja sama dengan teman-teman jasa pengiriman untuk bisa mendeteksi [BKC ilegal itu],” kata Fungki.

Ia mengatakan, miras atau rokok ilegal melanggar aturan karena tidak memiliki pita cukai atau pita cukainya palsu.

Dampaknya, bisa berpengaruh kepada kesehatan, karena takaran batasan pada label itu kadang-kadang tidak sesuai yang tertera.

“Yang ilegal itu, takutnya tidak jelas. Misalkan disebutkan 15 persen [takarannya/kandungan] tapi ternyata bisa 40 atau 50 persen,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru berharap adanya pemusnahan barang-barang ilegal yang melanggar dapat membangun sinergitas seluruh pihak, termasuk masyarakat

“Kami harap masyarakat kalau mendapatkan hal yang dicurigai dapat dilaporkan kepada yang berwenang untuk diberikan tindaklanjuti, dari penegakan hukum hingga tertib administrasi,” katanya. (*)

Tags: Barang Kena Cukai IlegalPemusnahan Barang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pesta Babi

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

May 22, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026

Bea Cukai Jayapura musnahkan puluhan ribu batang rokok ilegal

May 22, 2026

Dialog Lintas Iman: Evaluasi kebijakan yang memperparah krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 22, 2026

Ketua Sinode GKI: Film Pesta Babi mengisahkan masalah di Tanah Papua

May 21, 2026

Mimbar bebas: Mahasiswa Mimika desak usut penembakan di Tembagapura

May 19, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

May 23, 2026
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

May 23, 2026
Pesta Babi

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

May 22, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026
Bea Cukai Jayapura

Bea Cukai Jayapura musnahkan puluhan ribu batang rokok ilegal

May 22, 2026
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah kembangkan tanaman kelapa untuk kesejahteraan masyarakat

May 22, 2026
Anak yang ditembak

Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

May 20, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026
Nobar Pesta Babi

Usai nobar ‘Pesta Babi’, Cipayung Plus se-Kabupaten Sorong nyatakan sikap

May 20, 2026
kebun sayur

Kebun sayur di lahan kosong Kota Jayapura

May 21, 2026
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026
Front Rakyat

Front Rakyat Domberai berdemostrasi menolak PSN dan militerisme

May 21, 2026
Dialog Lintas Iman

Dialog Lintas Iman: Evaluasi kebijakan yang memperparah krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 22, 2026
The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

0
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

0
Pesta Babi

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

0
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

0
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

0
Bea Cukai Jayapura

Bea Cukai Jayapura musnahkan puluhan ribu batang rokok ilegal

0
Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah kembangkan tanaman kelapa untuk kesejahteraan masyarakat

0

English Stories

The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo
Pacnews

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

May 23, 2026
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

May 23, 2026
TPNPB
Pacnews

West Papua National Liberation Army (TPNPB) in Yahukimo Claims Eight Suspected Security Officers Killed in Operation

May 21, 2026
KNPB
Pacnews

Yahukimo Police Release Arrested KNPB (West Papuan National Committee) Activist

May 21, 2026
Child shot
Pacnews

Child Shot During Military Operation in Puncak Dies After Weeks of Treatment

May 20, 2026

Trending

  • Anak yang ditembak

    Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai nobar ‘Pesta Babi’, Cipayung Plus se-Kabupaten Sorong nyatakan sikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebun sayur di lahan kosong Kota Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara