• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Berjualan di trotoar sepi pembeli, Mama Papua minta Pasar Pharaa Sentani segera dibangun kembali

January 7, 2025
in Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Zely Ariane
Pasar Pharaa

Mama-mama Papua yang berjualan di trotoar areal parkiran pasca kebakaran Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (7/1/2025).- Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
34
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Mama-mama Papua terpaksa harus berjualan di trotoar areal parkiran pasca terbakarnya Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Senin 2 Desember 2024 lalu. Mereka mengeluh dagangan sayur mayur, buah-buahan, umbi-umbian dan bahan pokok lainnya sering terkena panas dan hujan secara langsung karena tidak ada perlindungan.

Pantauan Jubi pada Selasa siang (7/1/2025) terlihat Mama-mama Papua berjualan di areal parkiran, dengan berbagai macam dagangan yang digelar seperti sayur kankung, daun ubi, daun singkong yang sebagian terlibat layu dan agak mengering. Ada juga dagangan buah-buahan seperti pisang, nanas, rambutan, jeruk, pinang, jagung, timun dan sebagainya. Umbi-umbian seperti ubi jalar, singkong, keladi atau talas, serta bahan pokoknya lainnya seperti tomat, rica, bawang, derta daun sereh.

Untuk melindungi dagangannya dari terik matahari dan hujan, sebagian Mama-mama menggunakan payung sembari menjaga dan menunggu pembeli, namun sebagian tidak menggunakan payung. Mereka bertahan duduk menjaga jualan meski panas matahari menghantamnya.

Ditempat itu juga sebagian pedagang sembako dan pakaian membangun ruko-ruko mini di pinggir parkiran sehingga terlihat makin menyesakkan. Apalagi sampah juga bertumpukan di dekat tempat Mama-mama Papua berjualan.

Salah seorang pedagang, Mama Daigwe Wonda mengatakan sebelumnya ia memiliki tempat jualan di Pasar sebelum terbakar. Kini ia terpaksa berjualan di trotoar beralaskan karpet sambil menahan panas dan hujan. Ia mengaku dirinya tidak bisa tinggal diam tanpa berjualan karena kebutuhan anak-anak sekolah yang juga menutut, termasuk kebutuhan rumah dan keperluan lainnya.

1000296198 scaled
Mama Daigwe Wonda berjualan di di trotoar areal parkiran pasca kebakaran pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (7/1/2025).- Jubi/Larius Kogoya

“Mama punya anak-anak sekolah banyak, mereka sekolah lagi, butuh biaya lagi jadi mama harus tetap jualan. Mama ini sekarang janda jadi semua kebutuhan rumah itu saya yang usaha untuk makan dan minum dirumah,” kata Mama Daigwe Wonda.

Mama Wonda mengeluhkan dagangan yang seringkali tidak laku sejak jualan di areal parkiran itu. Ia menahan hujan, duduk menunggu pembeli datang. Seringkali ia terpaksa pulang dengan tangan kosong karena tidak ada pembeli.

BERITATERKAIT

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

Mama pedagang di Waropen tak miliki tempat layak setelah Pasar Urfas terbakar

Harga telur lokal di Kabupaten Jayapura masih terbilang mahal

Harga bawang merah di Pasar Pharaa mulai turun pada awal 2026

Ia berharap Pasar Pharaa Sentani segera dibangun kembali agar dirinya bisa berjualan lagi dan mendapat tempat yang aman.

“Tolong bangun kembali ka yang sudah terbakar ini, karena kita taruh jualan di luar ini kena panas, jualan tralaku lagi, baru bawa kembali lagi ke rumah, jadi kita setengah mati sekali. Tempat ini kecil jadi ibu-ibu lain yang duluan datang itu miliki tempat, jadi kita yang lain dari belakang tidak dapat tempat. Jadi kita jual di pinggir dekat dengan sampah begini. Karena tidak dapat tempat jadi kadang kita menangis-menangis bawa pulang jualan ke rumah,” kata Wonda sembari mengusap air mata.

Ia meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk melihat nasib Mama-mama Papua dan kondisinya di Pasar.

“Pemerintah tolong bangun cepat ka, tempat yang terbakar ini. Kita hidup cari makan, cari uang semua melalui jualan di pasar jadi. Tolong ka pemerintah bangun kita punya tempat kembali, kalau begini terus kita tidak bisa,” ujarnya diliputi kesedihan.

Keluhan lainnya datang dari Mama Yemi Yembiabi yang menyesalkan tak bisa lagi berjualan pada subuh hari pasca terbakarnya pasar. Sebelum bangunan pasar terbakar ia mengaku pendapatannya lumayan karena bisa berjualan dari subuh hari untuk mendapatkan pembeli yang belanja sejak subuh.

Tapi setelah pasar terbakar ia terpaksa datang berjualan siang hari di luar areal pasar sehingga jualannya sering tidak laku.

“Jadi harapan kita itu pasar biar lebih cepat dibangun dan selesaikan supaya kita jangan jualan tahan panas begini. Ini kelihatannya [pembangunan] lambat,” katanya mama Yemi. (*)

Tags: Dampak Kebakaran Pasar PharaaMama-mama pedagangPasar Pharaa
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pasar Lama Sentani

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

April 18, 2026
Waropen

Mama pedagang di Waropen tak miliki tempat layak setelah Pasar Urfas terbakar

February 3, 2026

Harga telur lokal di Kabupaten Jayapura masih terbilang mahal

January 12, 2026

Harga bawang merah di Pasar Pharaa mulai turun pada awal 2026

January 9, 2026

Lagi, rencana menata Pasar Lama Sentani

September 17, 2025

Mama-mama penjual noken mengaku tak mendapat untung saat Festival Colo Sagu

June 30, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara