Haris Richard Yocku: Pemkab Jayapura berkonsentrasi terhadap pendidikan

Author : Silpester Kasipka

Editor : Jean Bisay

Sentani, Jubi – Wakil Bupati atau Wabup Jayapura, Haris Richard Yocku, SH menyatakan pemerintah kabupaten atau Pemkab Jayapura berkonsentrasi dan fokus dalam membangun dunia pendidikan.

“Mewakili pemerintah, saya dan pak Bupati Yunus Wonda sangat berkosentrasi dengan pendidikan. Anak-anak muda harus mengisi waktu dengan kegiatan positif, terutama lewat gereja dan pendidikan. Jangan isi dengan hal-hal negatif,” kata Wabup Haris Yocku ketika menghadiri syukuran wisuda dua mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) yang berlangsung di belakang Lapangan Auri, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada Kamis (2/10/2025)..

Acara syukuran tersebut digelar untuk merayakan kelulusan Jekson Tabuni dari program studi Teknik Informatika, Fakultas Komputer dan Manajemen, serta Akitera Kogoya, Amd.Kes dari program studi D-III Analisis Kesehatan.

Wabup Haris Richard Yocku mengapresiasi sekaligus berpesan bagi generasi muda Papua agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan menempuh pendidikan dan menjauhi hal-hal negatif.

Pemerintah Kabupaten Jayapura, kata dia membuka ruang seluas-luasnya bagi anak-anak Papua untuk menempuh pendidikan, termasuk dengan menyiapkan anggaran beasiswa di tahun mendatang.

“Kalau ada yang butuh beasiswa, saya dan Pak Bupati sudah berupaya agar tahun depan disiapkan anggaran beasiswa bagi anak-anak Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura. Jadi kesempatan itu terbuka bagi semua,” ujarnya.

Wabup berpesan agar para pelajar dan mahasiswa menghargai perjuangan orang tua yang sudah bekerja keras dalam menopang keberhasilan anak-anak mereka dalam menempuh pendikan.

BERITATERKAIT

“Keberhasilan sampai bisa wisuda bukan hal mudah. Orang tua kita ada yang kerja kebun, ada yang berjualan di pasar. Jangan melukai hati mereka. Kita harus bayar jerih payah mereka dengan keberhasilan lewat pendidikan,” katanya.

Keberhasilan menyelesaian pendiikan yang diraih Jekson Tabuni dan Akitera Kogoya menjadi bukti bahwa prestasi dapat dicapai dengan kerja keras dan ketekunan. Ia berharap pencapaian itu bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Papua lain untuk terus berjuang meraih masa depan yang diita-citakan melalui pendidikan.

Kisah Jekson Tabuni yang telah menyandang gelas sarjana teknik informatika dari fakultas komputer dan manajemen di USTJ dan diwisuda pada Oktober 2025, di mana ia bercerita, perjalanan pendidikannya dimulai dari bangku SD di Timika. Ia kemudian melanjutkan ke SMP di Kota Tomohon, Manado, lalu menuntaskan pendidikan SMA di Kota Malang. Pada tahun 2016, ia melanjutkan kuliah di Universitas Kanjuruhan Malang. Namun, situasi konflik bernuansa rasisme kala itu memaksanya kembali ke Papua pada 2019.

Sesampainya di Jayapura, Jekson mendaftar di USTJ. Namun, proses transfer studi tidak mudah karena perbedaan SKS dan mata kuliah. Kondisi ini membuatnya harus mengulang dari semester awal. Bahkan, sempat pada semestar 2019–2020 ia terpaksa berhenti kuliah karena merasa putus asa.

“Waktu itu saya hampir menyerah. Tapi kata-kata Bapak saya yang bilang, ‘kembali kepada kamu saja, kalau menyerah ya itu pilihanmu’, membuat saya merenung. Akhirnya saya bangkit dan memutuskan untuk melanjutkan kuliah,” kenang Jekson.

Pemkab Jayapura
Wabup Jayapura, Haris Richard Yocku menyampaikan sambutan motivasi di acara syukuran dua mahasiswa USTJ yang diwisuda paa Kamis (2/10/2025). – Jubi/Silpester Kasipka

Ia kembali aktif kuliah pada 2020, hingga akhirnya bisa menyelesaikan studi dan diwisuda pada 2025. Syukuran wisuda digelar bersama keluarga serta dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Haris Richard Yocku, yang sekaligus memberikan pesan motivasi bagi para wisudawan.

“Ke depan saya berharap bisa terus berkarya. Saat ini saya sedang menyiapkan berkas untuk pengangkatan CPNS. Saya percaya, jalan yang Tuhan kehendaki pasti terbaik,” ujarnya.

Jekson juga menitipkan pesan bagi adik-adik mahasiswa agar tidak mudah menyerah dalam pendidikan. “Kalau lelah, berhenti sejenak, berdoa, lalu lanjutkan lagi. Ingat bahwa ada banyak orang yang perjuangannya lebih berat dari kita. Jadi tetap semangat sampai bisa selesai,” pesannya.

Hal senada disampakan Akitera Kogoya, A.Md.Kes yang telah resmi menyelesaikan pendidikan Diploma III (D-3) Jurusan Analis Kesehatan di USTJ. Dalam momen wisuda tersebut, ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh dari keluarga yang membantunya hingga meraih gelar akademik.

“Selama kuliah biayanya tidak mudah, tapi karena dukungan dari Bapak, Mama, dan suami, saya bisa sampai selesai. Saya sangat bersyukur sekali,” ujar Akitera saat ditemui usai prosesi wisuda pada Jumat (3/10/2025).

Ia mengaku lega setelah menuntaskan studi dan kini fokus untuk meniti karier. “Saya bersyukur pada Tuhan karena semuanya sudah selesai. Tidak ada beban lagi. Sekarang pikir untuk kerja,” ujarnya.

Ke depan, Akitera berharap dapat sukses berkarier di bidang kesehatan sesuai dengan jurusan yang ditempuhnya. Ia juga memberikan pesan kepada mahasiswa yang masih menempuh pendidikan agar tekun dan disiplin dalam menjalani kuliah.

“Kunci untuk bisa selesai kuliah adalah rajin masuk kampus, kerjakan tugas, dan lakukan apa yang disampaikan dosen. Kalau itu dilakukan dengan baik, kulias pasti bisa selesai tepat waktu,” katanya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist