• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Hari pertama Lebaran, pembeli daging ayam antre di Pasar Youtefa

Bahkan ada yang sudah bayar duluan sebelum ayamnya datang

April 10, 2024
in Ekonomi, Saireri
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR-3 - Editor: Zely Ariane
Pedagang Pasar Youtefa

Pembeli mengelilingi pedagang daging di Pasar Youtefa di Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Rabu (10/04/2024).-Jubi/CR-3

0
SHARES
85
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Hari pertama Idulfitri 1445H sejumlah pedagang ayam potong atau daging ayam di Pasar Youtefa tutup. Ada tiga penjual daging ayam yang memilih tetap buka dan lapaknya tampak dipenuhi antrean pembeli.

Sejumlah pembeli nonmuslim itu rela antre untuk membeli daging ayam di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Rabu (10/04/2024). Selain karena banyak pedagang daging ayam tutup, mereka juga memilih belanja ayam di lapak tersebut karena kualitas daging ayam yang baik.

Lika Wenda (30), seorang pembeli mengatakan ia sudah mengantre cukup lama untuk membeli daging ayam salah satu lapak pedagang. Menurutnya yang mengantre membeli daging ayam memang kebanyakan warga nonmuslim yang merupakan orang asli papua atau OAP.

“Saya datang juga orang sudah banyak yang antrie, bahkan ada yang sudah selesai beli dan pulang. Itu kan memang hari raya, jadi mereka libur dan cuma beberapa saja yang jualan ini, saya jalan keliling dari tadi semua tutup, tapi tidak apa-apa, tunggu saja,” katanya saat ditemui Jubi sambil mengantre di lapak pedagang ayam di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Rabu (10/04/2024).

Dina (18), pembeli lainnya juga mengatakan sudah mengantre hampir 30 menit, karena banyaknya orang yang datang membeli daging ayam, sementara para pedagang banyak yang tutup. “Ada beberapa warga muslim, cuma yang paling banyak antre memang warga nonmuslim dan juga OAP,” kata Dina.

Ia mengatakan harga daging ayam berkisar Rp85 ribu, Rp90 ribu, dan Rp95 ribu, “Walaupun mahal tapi banyak orang yang datang beli,” ujarnya.

Yedi (50), pembeli lain yang ikut mengantre mengatakan daging ayam di lapak itu masih segar dan orang lebih banyak beli kepada pedagang tersebut daripada yang lain. Menurutnya pedagang yang paling banyak antrean memang laris. Stok ayamnya sudah beberapa kali habis dan sejumlah karung berisi ayam sudah didatangkan beberapa kali.

BERITATERKAIT

Harga pinang dan sirih tak menentu, kini anjlok di Pasar Youtefa

Harga bahan pokok di Pasar Youtefa relatif stabil

Harga cabai masih tinggi di Pasar Youtefa

Pedagang di Pasar Youtefa keluarkan modal banyak untuk kembali berjualan

“Saya masih tunggu ini karena ayamnya habis sehingga ibunya masih pesan suaminya bawa datang ayam lagi,” kata Yedi yang mengaku rela mengantre lama di lapak itu karena ayam yang didatangkan segar-segar habis dipotong.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Lina [40] pedagang daging ayam itu mengakui dari tadi banyak pembeli yang antre di tempatnya karena ayamnya memang baru dipotong dan masih segar. Ia mengaku sudah tiga kali menelepon suaminya untuk memotong dan membersihkan ayam di kandang dan membawanya ke pasar karena banyaknya pembeli.

Alhasil dia cukup kewalahan melayani pembeli sambil harus memotong-motong ayam sesuai permintaan pembeli. Untungnya ada pembeli yang memilih membeli ayam utuh sehingga mempercepat antrean.

“Saya capek potong makanya ada pembeli yang inisiatif untuk beli utuh begitu baru potong di rumah sendiri, ada yang beli dua ekor, ada yang lima ekor. Harganya dari Rp85 ribu sampai Rp95 ribu per ekor dan ayamnya besar-besar,” kata Lina.

Lina menyebutkan sudah meminta bantuan anaknya untuk tangani pesanan, karena mereka juga harus segera pulang. “Ia semuanya lagi libur makanya cuma beberapa orang saja yang lagi jualan, mungkin siang sedikit kami juga sudah pulang. Kebanyakan yang beli nonmuslim, orang Papua dari tadi yang paling banyak beli, saya sendiri sampai telepon anak saya untuk datang bantu,” katanya.

Pedagang lain, Sintia (55) mengatakan banyaknya pembeli membuat dirinya juga capek memotong. Untuk itu dia juga sampai minta bantuan temannya.

Menurut Sintia, daging ayam yang ia jual hanya sisa dari daging ayam yang dipotong kemarin. Jumlahnya tidak terlalu banyak. Dia juga ingin segera pulang untuk persiapan Lebaran.

Sintia menjual daging ayamnya mulai dari Rp80 ribu sampai Rp90 ribu. Dia juga mengatakan antrean pembeli sejak pagi kebanyakan nonmuslim. “Mungkin lagi libur, jadi pada beli daging ayam untuk bakar-bakar atau ada acara karena dari tadi antrran bahkan ada yang tunggu kami bawa datang yang baru dan ada yang sudah bayar duluan sebelum ayamnya datang,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: Lebaran Idulfitri 2024pedagang Pasar YoutefaUsaha ayam potong
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Inovasi pangan lokal

Inovasi pangan lokal Papua bagian dari upaya menjaga identitas budaya

June 8, 2026
Inovasi pangan lokal

Perlu inovasi mengelola pangan lokal Papua menjadi produk bernilai jual

June 8, 2026
BRI

BRI Jayapura salurkan KUR Rp735 miliar hingga Mei 2026

June 5, 2026

PT Pelni Jayapura antisipasi lonjakan penumpang selama libur sekolah

June 3, 2026

Ledakan bom di Biak, lima orang tewas, tiga belum ditemukan

June 1, 2026

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara