• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Warga Indonesia alami suhu panas menyengat di Jepang

Suhu panas melanda Jepang sejak awal pekan ini. Prefektur Shizuoka tercatat sebagai daerah bersuhu tertinggi di Jepang, yakni 40 derajat celsius.

July 9, 2024
in Dunia
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Aries Munandar
Suhu

Warga Jepang menggunakan payung untuk berlindung dari cuaca terik saat musim panas. - Antara/Juwita Trisna Rahayu

0
SHARES
276
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Tokyo, Jubi – Musim panas begitu membara pada tahun ini di Jepang. Suhu rata-rata hariannya di atas 35 derajat celsius.

Kondisi cuaca tersebut turut dirasakan Mohamad Yusup, warga Indonesia yang bermukim di Tokyo. Dia mengatakan suhu udara saat ini sangat menyengat padahal belum puncak musim panas, yang biasa berlangsung pada Agustus.

“Ini baru awal Juli, tetapi suhunya begitu menyengat sehingga sangat terasa [teriknya] di kulit, dan kepala. Saat siang, angin [yang berhembus] juga sedikit,” kata Yusup, Senin (8/7/2024).

Yusup telah bermukim selama 16 tahun di Jepang, tetapi belum pernah merasakan suhu udara sepanas saat ini. Karena itu, dia beserta keluarga mewaspadai potensi dehidrasi akibat suhu ekstrem tersebut.

“Banyak pasien dirawat di UGD [Unit Gawat Darurat] akibat sengatan suhu panas. Tekanan nadi mereka meningkat karena dehidrasi,” ujar Yusup, yang juga perawat di salah satu rumah sakit di Tokyo.

Menurutnya, pasien dehidrasi tersebut berasal dari semua kelompok umur. Mereka terdiri atas anak-anak, dewasa hingga lansia.

Panas menyengat juga dirasakan Vidya Gatari, warga Indonesia yang menetap di Prefektur Chiba. Dia mengaku kerap berkeringat saat di rumah.

BERITATERKAIT

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

Warga Jepang kaget banyak pasukan dari Yamagata tewas di Sarmi

Solomon dan Jepang teken kesepakatan pinjaman pembangunan

PM Kepulauan Solomon tiba di Tokyo untuk pembicaraan dengan Jepang

“Saya sering berkeringat di rumah meskipun kipas angin dinyalakan. AC [pendingin ruangan] pun harus disetel sekitar 15 derajat celsius, baru terasa sejuk [ruangannya],” kata Vidya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menurutnya, lehernya juga sering perih saat awal musim panas tahun ini. Dia sekeluarga pun pernah terserang gejala dehidrasi setelah menghabiskan banyak waktu di luar rumah. Kepala mereka terasa berat, mual, dan badan berkeringat dingin, hingga demam sekitar dua hari.

“Kami pertama kali merasakan musim panas di Jepang saat delapan tahun lalu. Namun, [panasnya] tidak seekstrem tahun ini,” ujar Vidya.

Suhu
Kota Yokohama di Jepang. – Pixabay.com

Perubahan ekstrem

Suhu panas ekstrem melanda hampir sebagian besar wilayah Jepang sejak awal pekan ini. Prefektur Shizuoka tercatat sebagai daerah dengan suhu tertinggi, yakni 40 derajat celsius. Posisi tersebut diikuti Prefektur Gunma dengan 39,8 derajat celsius, dan Prefektur Yamanashi dengan 39 derajat celsius.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Jepang, suhu rata-rata harian di negara mereka di atas 35 derajat celsius. Kondisi itu terjadi di sebagian besar daerah,  termasuk wilayah Kanto, yang meliputi Tokyo, Chiba, Saitama, dan Kanagawa.

Media setempat melaporkan 198 orang di Tokyo dilarikan ke rumah sakit akibat gejala dehidrasi. Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo pun mengingatkan warga Indonesia menjaga kesehatan selama musim panas. Mereka menganjurkan warga menggunakan payung ataupun topi, menggunakan tabir surya, dan pakaian longgar saat di luar rumah. Selain itu, lebih sering mengonsumsi air putih untuk mengantisipasi dehidrasi.

“Suhu udaranya enggak menentu. Setelah hujan, suhunya agak turun, tetapi besoknya langsung naik drastis. Saya beberapa kali merasa pusing kepala, dan sampai rumah enggak bisa ngapa-ngapain,” kata Izzah, warga Indonesia yang bermukim di Yokohama.

Izzah bersuamikan warga Jepang dan telah menetap selama enam tahun di negara matahari tertib tersebut. Menurut Izzah, suaminya juga merasakan hal serupa dengannya.

“Dia juga sama. Rasanya [tubuh] mau meleleh. Akhirnya, kami berdua mageran [bermalas-malasan di rumah] aja,” ujarnya.

Suhu
Ilustrasi warga Jepang menggunakan payung saat musim panas. – Pixabay.com

Jangan remehkan

Izzah mengingatkan warga ataupun wisatawan tidak meremehkan kondisi cuaca di Jepang. Dia menyarankan mereka selalu membawa tisu pendingin, payung, dan bekal air minum saat ke luar rumah.

“Dalam dua tahun terakhir, saya juga terbiasa menggunakan sunglasses [kacamata antiradiasi]  untuk mengurangi kontak [mata dengan] sinar ultraviolet supaya kepala tidak terlalu pusing. Untuk yang berhijab, juga bisa menggunakan pendingin berbentuk cincin yang dipakaikan ke leher, ataupun semprotan dingin,” kata Izzah.

Dia juga mengingatkan warga ataupun wisatawan selalu menjaga kenyamanan bersama di wilayah publik, terutama di kereta api. Menurutnya, musim panas rentan menimbulkan bau badan menyengat.

“Jangan meremehkan musim panas di Jepang. Di Indonesia [cuaca menyengat] sudah biasa sehingga mungkin enggak terlalu dipikirkan [dipermasalahkan]. Jadi, harus hati-hati, apalagi mereka yang sudah mulai terbiasa dengan kondisi empat musim, agak kaget dengan cuaca panas saat ini,” kata Izzah.

Sementara itu, Vidya selalu memerhatikan perawatan kulkas, kipas angin, dan pendingin ruangan selama musim panas di Jepang. Dia juga menyediakan peralatan antiserangga, pendingin tubuh, dan teh barley sebagai asupan mineral.

“Kami selalu menyervis kulkas karena perlu es batu dan es krim. Saya juga tanya-tanya kepada warga lokal mengenai makanan yang  direkomendasikan [harus ada] selama musim panas,” kata diaspora Indonesia yang telah delapan tahun menetap di Jepang tersebut.

Yusup juga turut berbagi kiat dalam menghadapi cuaca panas di Jepang.  Salah satu kiatnya ialah mengonsumsi minuman yang mengandung ion supaya tidak dehidrasi.

“Saya dan keluarga sedapat mungkin membawa termos berisi air es dan minuman yang mengandung ion. Minumnya yang teratur dan sedikit demi sedikit setiap hari. Kami juga selalu menggunakan tabir surya [saat di luar rumah],” kata Yusup. (*)

Tags: Cuaca Ekstremgelombang panasJepangMusim PanasPemanasan Global
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

September 21, 2026
Pasukan Jepang dari Yamagata

Warga Jepang kaget banyak pasukan dari Yamagata tewas di Sarmi

August 12, 2026

Solomon dan Jepang teken kesepakatan pinjaman pembangunan

July 26, 2026

PM Kepulauan Solomon tiba di Tokyo untuk pembicaraan dengan Jepang

July 24, 2026

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura
21 September 2026
Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura

Sentani, Jubi – Conditions at many schools in Jayapura Regency, Papua, are concerning. Some schools no longer have adequate desks, [...]

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kriminalisasi masyarakat adat Malind

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

September 22, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perkuat tata kelola dana hibah

September 22, 2026
Tanah Papua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

September 22, 2026
Aktivis perempuan dari Vanuatu

Aktivis perempuan Vanuatu raih penghargaan keberagaman dan inklusi global

September 22, 2026
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

September 22, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Wagub Geley pembangunan gedung

Wagub Geley: Pembangunan sejumlah gedung mesti rampung akhir Desember 2026

September 22, 2026
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

September 22, 2026
Pembinaan perempuan

Pembinaan perempuan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga

September 21, 2026
Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak PTUN

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

September 21, 2026
Kriminalisasi masyarakat adat Malind

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

0
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perkuat tata kelola dana hibah

0
Tanah Papua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

0
Aktivis perempuan dari Vanuatu

Aktivis perempuan Vanuatu raih penghargaan keberagaman dan inklusi global

0
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

0
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

0
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara