Jayapura, Jubi – Perdana Menteri (PM) Kepulauan Solomon, Matthew Wale telah tiba di Tokyo pada Kamis (23/7/2026) malam, untuk kunjungan resmi yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral antara Kepulauan Solomon dan Jepang.
PM Wale dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, di Kantor Perdana Menteri, Kamis (23/7/2026) malam.
Wale akan menerima upacara penghormatan, seperti dilansir Jubi dari laman www.solomonstarnews.com, JUmat (24/7/2026).
Kedua pemimpin kemudian akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi empat mata yang berfokus pada memperdalam kerja sama dan memajukan prioritas bersama antara kedua negara.
Perdana Menteri Takaichi menggambarkan kunjungan tersebut sebagai kunjungan yang sangat penting.
Perdana Menteri Wale juga akan bertemu dengan Presiden Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) dan mantan Perdana Menteri Jepang, Kishida Fumio, Jumat (24/7/2026),
Mengutip laman perdana Menteri Jepang, www.mofa.go.jp melaporkan pada Kamis (23/7/2026) , mulai pukul 17.35 selama kurang lebih 25 menit, Takaichi Sanae, Perdana Menteri Jepang, mengadakan pertemuan puncak dengan Matthew Copper Wale, Perdana Menteri Kepulauan Solomon, yang sedang berkunjung ke Jepang.
Awalnya Perdana Menteri Takaichi menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Perdana Menteri Wale pada Mei tahun ini.
Kemudian, beliau menyampaikan sambutan hangat atas kunjungan Wale ke Jepang tak lama setelah menjabat, dan menganggapnya sebagai indikasi bahwa Wale memberikan perhatian penting pada mitra tradisional, termasuk Jepang.
Selain itu, Perdana Menteri Takaichi menyatakan bahwa ia ingin memajukan kerja sama dengan Kepulauan Solomon, sahabat yang terhubung oleh Samudra Pasifik dan berbagi nilai-nilai seperti kebebasan, demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia, di bawah visi Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka.
Perdana Menteri Takaichi juga menyampaikan kepada Perdana Menteri Wale keputusan Jepang untuk memberikan pinjaman, serta komitmen teguh Jepang untuk mendukung kemajuan prioritas kebijakan Perdana Menteri Wale dan mempromosikan kebebasan untuk menentukan sendiri serta meningkatkan ketahanan Kepulauan Solomon.
Sebagai tanggapan, Perdana Menteri Wale menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah dan rakyat Jepang atas dukungan luas Jepang, dan menegaskan kembali komitmennya untuk lebih memperkuat hubungan bilateral antara Jepang dan Kepulauan Solomon.
Kedua pemimpin bertukar pandangan tentang urusan regional di Indo-Pasifik dan menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat persatuan kawasan Kepulauan Pasifik.
Selanjutnya, kedua pemimpin sepakat untuk terus bekerja sama secara erat, termasuk menjelang Pertemuan Pemimpin Kepulauan Pasifik ke-11 (PALM11), yang dijadwalkan akan diadakan di Kota Yokohama sekitar musim panas 2027. (*)























Discussion about this post