Washington, Jubi – Amerika Serikat atau AS menegaskan bahwa mereka mendukung Ukraina, yang ingin mempertahankan diri dari agresi Rusia. Hal ini disampaikan Juru Bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre.
Presiden AS Joe Biden akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (11/7/2024) di pertemuan puncak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), menurut Gedung Putih, Selasa (9/7/2024).
Pertemuan tersebut akan berlangsung sebelum pertemuan Dewan NATO-Ukraina. Pertemuan ini akan menjadi yang ketiga antara Biden dan Zelenskyy sejak Rusia memulai “operasi militer khusus” di Ukraina, setelah pertemuan tatap muka di Prancis, dan pertemuan tatap muka lainnya di G7 di Italia.
“Dan ini akan semakin menunjukkan kekuatan kemitraan antarnegara kita,” katanya.
Para pemimpin dari 32 negara anggota NATO tiba di Washington pada Selasa (9/7/2024), ketika aliansi Transatlantik itu bersiap merayakan hari jadinya yang ke-75 dengan pertemuan puncak selama tiga hari, di mana perang sedang berlangsung di Ukraina diperkirakan akan menjadi sorotan utama.
Diskusi akan mempertahankan dan membangun dukungan aliansi untuk Ukraina dengan bantuan penting Amerika di masa depan yang masih belum jelas, menjelang pemilihan presiden AS pada November.
Zelenskyy tiba di Washington
Presiden Ukraina itu mengatakan dia tiba di ibu kota AS, Washington, pada Selasa (9/7/2024) pagi.
“Hari ini menandai dimulainya KTT NATO. Kami berjuang untuk mendapatkan lebih banyak sistem pertahanan udara untuk Ukraina, dan saya yakin kami akan berhasil,” tulisnya di platform X.
Dalam pesan video, dia mengatakan Ukraina berupaya mengamankan lebih banyak pesawat, termasuk F-16.
“Selain itu, kami mendorong peningkatan jaminan keamanan bagi Ukraina, termasuk senjata, bantuan keuangan, dan dukungan politik. Kami mendesak tindakan tegas dari AS dan Eropa, tindakan yang akan memperkuat pejuang kami,” katanya.
“Kami berkomitmen untuk melakukan segala yang mungkin untuk memastikan bahwa teror Rusia dikalahkan. Hal ini tidak hanya penting bagi negara kami—ini penting bagi semua orang—bagi setiap mitra dan semua negara,” ujarnya.
AS bantu pertahanan udara tambahan
Joe Biden dalam sambutannya pada pertemuan puncak NATO di Washington mengatakan, pihaknya dan sejumlah mitra Eropa akan memasok puluhan sistem pertahanan udara tambahan untuk Ukraina dalam beberapa bulan mendatang.
“Hari ini, saya mengumumkan donasi bersejarah peralatan pertahanan udara untuk Ukraina,” sebut Biden pada Selasa.
“AS, Jerman, Belanda, Rumania, dan Italia akan memasok Ukraina dengan peralatan untuk lima sistem pertahanan udara tambahan. Dalam beberapa bulan ke depan, AS dan mitra kami akan menyediakan Ukraina dengan puluhan sistem pertahanan udara taktis tambahan,” tambahnya.
Biden mengatakan bahwa Ukraina akan menerima ratusan pencegat rudal tambahan, selama beberapa tahun ke depan.
Dalam rilis pers terpisah, Gedung Putih menyebutkan bahwa lima sistem pertahanan udara strategis tambahan termasuk baterai Patriot baru sumbangan AS, Jerman, dan Rumania, komponen Patriot disumbang oleh Belanda dan mitra lainnya untuk mengaktifkan pengoperasian baterai Patriot tambahan; dan tambahan sistem SAMP-T yang diberikan oleh Italia.
AS dan mitranya berkoordinasi erat dengan Pemerintah Ukraina sehingga sistem pertahanan udara strategis ini dapat dimanfaatkan segera, tulis rilis tersebut, menambahkan bahwa pengumuman lainnya diharapkan dikeluarkan akhir tahun ini mengenai sistem pertahanan udara tambahan untuk Ukraina.
Sistem pertahanan udara taktis yang diperkirakan akan tiba di Ukraina dalam beberapa bulan mendatang mencakup tambahan sistem NASAMS, HAWK, IRIS T-SLM, IRIS T-SLS, dan Gepard, tambah rilis tersebut. (*)






















Discussion about this post