Sorong, Jubi – Warga Kampung Baros, Distrik Klasafet, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya kini kesulitan air bersih, sebab sejumlah sumur di sana yang selama ini menjadi sumber air bersih mengalami penurunan debit air. Bahkan ada yang kering akibat kemarau panjang selama beberapa bulan terakhir.
Kepala Kampung Baros, Ever Krimadi mengatakan, apabila musim kemarau banyak sumur warga yang mengalami kekeringan.
“Ini menjadi persoalan serius, karena masyarakat tetap membutuhkan air setiap hari. Air bersih adalah kebutuhan dasar,” kata Ever Krimadi, Rabu (3/9/2026).
Ia berharap pemerintah Kabupaten Sorong dapat membantu warganya memenuhi kebutuhan air bersih.
“Masyarakat membutuhkan air bersih untuk minum, memasak, mandi, dan mencuci. Karenanya, sarana air bersih harus menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah kabupaten dan provinsi perlu membangun sarana air bersih bagi warga di kampung-kampung, termasuk Kampung Baros. Karena sarana air bersih harus menjadi salah satu prioritas pembangunan.
“Kami membutuhkan sarana air bersih yang benar-benar bisa digunakan masyarakat. Pemerintah harus turun melihat langsung kondisi kampung dan melihat kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Katanya, pembangunan sarana air bersih juga mesti memiliki sumber air yang memadai, dan dapat berfungsi dalam jangka panjang. Memiliki sistem pemeliharaan yang jelas, sehingga masyarakat tidak kembali menghadapi krisis air bersih dikemudian hari.
Ia mengatakan, ketika masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak, juga berdampak terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
“Kami meminta perhatian pemerintah untuk sarana air bersih. Ini kebutuhan masyarakat. Kami berharap pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat bisa melihat persoalan ini secara serius,” kata Ever Krimadi.
Pemerintah dirasa perlu segera memetakan kampung-kampung yang kesulitan air bersih, dan membangun sarana air bersih yang mampu bertahan menghadapi musim kemarau, agar tidak setiap tahun masyarakat menghadapi persoalan yang sama. (*)
























Discussion about this post