• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Masyarakat Distrik Mare hadapi berbagai masalah kebutuhan dasar

August 24, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel M Kaliele - Editor: Arjuna Pademme
Masyarakat Distrik Mare

Suasana saat anggota MRP Provinsi Papua Barat Daya, Selly Kareth mendengar aspirasi dari masyarakat Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Senin (24/08/2026) - Jubi/Mamaliel M Kaliele

0
SHARES
544
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Maybrat, Jubi – Masyarakat di Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya menghadapi berbagai masalah kebutuhan dasar seperti air bersih, kekurangan tenaga guru dan tenaga kesehatan, buruknya akses jalan, keterbatasan jaringan telekomunikasi, hingga kebutuhan fasilitas kesehatan.

Distrik Mare terdiri dari sembilan kampung, yakni Kampung Mahos, Kampung Suswa, Kampung Kombif, Kampung Bakrabi, Kampung Waban, Kampung Sawo, Kampung Narasi, Kampung Seya, dan Kampung Rufases.

Masalah kebutuhan dasar ini disampaikan kapada anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat Daya, Selly Kareth saat ia menjaring aspirasi masyarakat di Distrik Mare, Senin (24/8/2026).

Pertemuan ini secara khusus membahas perencanaan, penganggaran, serta penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus), agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di pedalaman.

Selly Kareth menegaskan masalah yang disampaikan masyarakat harus menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun program dan menentukan prioritas penggunaan anggaran Otsus.

Sebab menurutnya, itu merupakan kebutuhan mendasar yang semestinya menjadi prioritas pembangunan.

“Semua kebutuhan yang disampaikan masyarakat harus menjadi perhatian serius pemerintah. Kondisi masyarakat di wilayah Mare menunjukkan bahwa masih terdapat kebutuhan dasar yang belum sepenuhnya terjawab,” kata Selly Kareth.

BERITATERKAIT

Gubernur Papua: Pembangunan harus melindungi hak masyarakat adat dan alam

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

Masyarakat adat Malind berharap gugatan izin pembangunan jalan dikabulkan

Gubernur imbau masyarakat Papua Selatan lestarikan mangrove di pesisir Payum

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat pun, diingatkan segera menindaklanjuti kebutuhan masyarakat Distrik Mare, yang menjadi aspirasi mereka melalui kebijakan, perencanaan, penganggaran, dan program pembangunan yang nyata.

“Ini bukan permintaan yang berlebihan. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijawab pemerintah,” ucapnya.

Katanya, kondisi akses jalan yang belum memadai membuat masyarakat kesulitan memperoleh pelayanan pendidikan, kesehatan, maupun memobilisasi hasil kebun mereka.

Karenanya, masyarakat meminta pemerintah tidak hanya membangun di kawasan perkotaan, juga memastikan pembangunan infrastruktur menjangkau kampung-kampung.

“Kalau akses jalan tidak dibangun dengan baik, masyarakat akan terus mengalami kesulitan. Anak-anak sulit mendapatkan pelayanan pendidikan, masyarakat yang sakit kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut terhambat,” ujarnya.

Masyarakat Mare juga meminta pemerintah menambah tenaga guru di wilayah itu, agar anak-anak di kampung-kampung tidak kehilangan hak mendapatkan pendidikan layak.

“Kami akan membawa aspirasi masyarakat ini. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Maybrat harus melihat persoalan ini secara serius,” kata Selly Kareth.

Sementara itu tokoh adat Mare, Leonardus Baru meminta Pemprov Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Maybrat turun langsung melihat kondisi masyarakat di sembilan kampung yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pelayanan dasar.

“Kami masyarakat adat sudah terlalu lama menyampaikan kebutuhan yang sama. Pemerintah datang, mendengar, mencatat, tetapi masyarakat kembali menunggu tanpa kepastian. Kami butuh tindakan nyata, anggaran yang jelas, dan pembangunan yang benar-benar sampai ke kampung,” kata Leonardus Baru.

Menurutnya, masyarakat Mare memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses transportasi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan pemerintah.

Katanya, apabila akses jalan tidake mendukung, bagaimana mungkin masyarakat mendapatkan pelayanan pemerintahan, bagaimana guru bisa datang ke sekolah, bagaimana tenaga kesehatan datang ke tempat tugas, bagaimana warga yang sakit akan dibawa berobat, dan bagaimana hasil kebun masyarakat dipasarkan.

“Jangan pemerintah hanya bicara pembangunan dari kota. Datang lihat sendiri bagaimana masyarakat hidup di Mare,” ujarnya.

Ia pun meminta Gubernur Papua Barat Daya dan Bupati Maybrat segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat Mare, dengan program konkret dan jadwal pelaksanaan yang dapat diketahui masyarakat.

“Kami tidak menolak pemerintah. Justru kami sedang mengingatkan pemerintah bahwa masyarakat adat masih ada dan membutuhkan perhatian negara,” ucapnya. (*)

Tags: DasarkebutuhanMaremasyarakat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pembangunan Papua

Gubernur Papua: Pembangunan harus melindungi hak masyarakat adat dan alam

October 7, 2026
Mengolah sagu

Hutan sagu terancam: Tradisi masyarakat Kampung Yoboi tergerus

September 23, 2026

Masyarakat adat Malind berharap gugatan izin pembangunan jalan dikabulkan

September 17, 2026

Gubernur imbau masyarakat Papua Selatan lestarikan mangrove di pesisir Payum

September 17, 2026

Gubernur Nawipa: Pembangunan di Dogiyai untuk masyarakat

September 7, 2026

PAPEDA Summit 2026: Pembangunan dan investasi mengabaikan masyarakat adat Papua

September 4, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM
7 October 2026
Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM

Jayapura, Jubi – The Student Executive Council of the University of Science and Technology Jayapura (BEM USTJ) says the three [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Titik api di Merauke

5.543 titik api terdeteksi di Kabupaten Merauke

October 9, 2026
Lapas Merauke

Kerusuhan di Lapas Merauke: Bangunan dibakar, sejumlah Napi kabur

October 9, 2026
Menteri Fiji

Menteri Lingkungan Hidup Fiji meneteskan air mata di Pra-COP31

October 9, 2026
Hujan es

Hujan es dan salju turun di seluruh Provinsi Enga PNG

October 9, 2026
Bendungan Sirinumu PNG

Tingkat air bendungan Sirinumu PNG mencapai level konservasi darurat

October 9, 2026
Tentara Australia dan PNG

250 tentara Australia dan PNG berpartisipasi dalam latihan prajurit Wantok

October 9, 2026
Gerakan mahasiswa

Gerakan mahasiswa harus tetap mandiri

October 8, 2026
Hujan es

Hujan es dan salju turun di seluruh Provinsi Enga PNG

October 9, 2026
Calon Ketua PSSI Papua Barat

Markus Suila, bakal calon Ketua PSSI Papua Barat yang pertama mendaftar

October 8, 2026
Dana Otsus Merauke

Bupati Merauke minta dana Otsus 2027 fokus tiga program prioritas

October 8, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
El Nino PNG

5,5 juta orang di PNG terdampak El Nino

October 8, 2026
Dana Otsus Merauke

Pagu dana Otsus Kabupaten Merauke diperkirakan capai Rp280 miliar

October 8, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Titik api di Merauke

5.543 titik api terdeteksi di Kabupaten Merauke

0
Lapas Merauke

Kerusuhan di Lapas Merauke: Bangunan dibakar, sejumlah Napi kabur

0
Menteri Fiji

Menteri Lingkungan Hidup Fiji meneteskan air mata di Pra-COP31

0
Hujan es

Hujan es dan salju turun di seluruh Provinsi Enga PNG

0
Bendungan Sirinumu PNG

Tingkat air bendungan Sirinumu PNG mencapai level konservasi darurat

0
Tentara Australia dan PNG

250 tentara Australia dan PNG berpartisipasi dalam latihan prajurit Wantok

0
Gerakan mahasiswa

Gerakan mahasiswa harus tetap mandiri

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara