Nabire, Jubi – Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Tilemans Keuskupan Timika menggelar acara puncak perayaan 50 tahun yayasan tersebut di halaman Kantor PSW Tilemans Nabire, Provinsi Papua Tengah, Kamis (22/7/2024).
YPPK yang fokus di bidang pendidikan di Tanah Papua didirikan Uskup Herman Tilemans MSC satu tahun menjelang ia wafat, yaitu 22 Agustus 1974. Puncak perayaan sekaligus acara peresmian Gedung PSW Tilemans Nabire.
Ketua panitia penyelenggara Heri Purwanto menjelaskan Kantor PSW Nabire dibangun dengan bantuan dana hibah dari Pemkab Nabire 2023. Sedangkan Aula Tillemans dan penginapan dibangun dengan bantuan dana hibah Pemkab Nabire 2022. Kemudian penyelesaiannya dengan bantuan dana hibah Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
“Terima kasih Pemkab Nabire dan Pemprov Papua Tengah, Tuhan memberkati tangan-tangan kasih dan perhatian terhadap pembangunan pendidikan di Tanah Papua, khususnya di Papua Tengah,” katanya saat memberikan sambutan.
Terkait perayaan 50 tahun YPPK, Heri Purwanto menyebutkan ada sejumlah kegiatan perlombaan antarkelas yang diadakan di sekolah, jalan santai bersama siswa, guru, dan karyawan YPPK di Nabire, serta acara puncak Kami situ dengan diawali Misa Syukur dan Resepsi.

Perayaan 50 tahun YPPK yang mengusung tema ‘Emas untuk Generasi Cerdas’ tersebut juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah ‘doorprize’, bazar makanan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan aksi donor darah.
“Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik atas dukungan dari semua pihak, baik guru, tenaga kependidikan, maupun siswa-siswi di seluruh sekolah yang berada di bawah naungan YPPK,” katanya.
Pastor Dekan Dekenat Teluk Cenderawasih Yohanes Agustinus Setyono SJ yang akrab disapa Pastor Agus mengatakan YPPK Tilemans Keuskupan Timika telah memasuki usia 50 tahun. “Itu artinya sudah saatnya kita bertolak ke arah yang lebih dalam untuk melayani dan membangun pendidikan,” katanya.
Ia mengatakan saat ini adalah perayaan 50 tahun pesiaraan panjang Pastor Herman Tilemans SJ membangun pendidikan di Tanah Papua dari pelosok-pelosok pedalaman hingga ke kota-kota, termasuk di Nabire. Pastor Agus menjelaskan YPPK menjadi bagian dari sejarah gereja. YPPK Tilemans juga peduli kepada masalah kesehatan dan sosial, serta terus berbenah membangun pendidikan. Karena itu, katanya, sangat penting menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengisi segala aspek kehidupan di Tanah Papua.
Pastor Agus berpesan kepada pegawai di YPPK agar tidak hanya sekedar mengejar administrasi keuangan. “Yang kita kejar bukan tujuan finansial, tetapi bagaiamana menjadikan manusia yang bermartabat,” ujarnya.
Sebab, lanjutnya, lembaga YPPK mengatasnamakan agama dan berdasarkan iman. Hal ini menjadi dasar dalam pendidikan manusia berkarakter.

“Para Pastor Jesuit fokus arahkan karya pastoral adalah pendidikan, maka kita bisa bekerja sama bergotong royong menunaikan tugas mendidik anak-anak kita, kita berharap menjadi manusia yang baru siap melanjutkan mengisi dunia pembangunannya,” katanya.
Terkait pengelolaan pendidikan di YPPK, Pastor Agus juga mengingatkan, meski kurikulum terus dimodifikasi dan dunia pendidikan berhadapan dengan teknologi baru, ia berharap loyalitas militansi dan totalitas sebagaimana Pastor Tilemans mendirikan yayasan tersebut tetap dijaga.
Pastor Agus mengapresiasi tugas yang tidak mudah diselenggarakan oleh segelintir orang di YPPK dengan mengelola pendidikan di kota-kota hingga ke pelosok kampung.
Pastor Agus berharap pada peringatan 50 tahun, YPPK dapat berbenah dan memberikan yang terbaik kepada generasi Papua.
“Kita tahu bahwa di usia 50 tahun ini adalah tahun emas dan YPPK telah mengasilkan banyak ‘output’ dari para lulusan yang sangat berperan di tengah masyarakat, khususnya pembangunan di Papua, untuk itu ke depan kami berharap akan mempersembahkan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Saat ini YPPK Tilemans mengelola 142 satuan pendidikan. Di antaranya 99 sekolah, 10 SMP, 3 SMA, 2 SMK, 24 Taman Kanak-Kanak, 1 PAUD. Selain itu juga mengelola 1 SKB, 1 PKBM, dan 1 kelompok belajar.
Asisten II Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah Pemkab Nabire Isaias Zonggonau yang hadir memberikan sambutan mewakili Bupati Nabire mengatakan 50 tahun bukan waktu yang singkat. Dalam kurun 50 tahun tersebut YPPK Tillemans telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam dunia pendidikan di Kabupaten Nabire.

“Yayasan ini telah melahirkan banyak generasi penerus bangsa yang berprestasi dan berakhlak mulia. Untuk itu, saya mewakili jajaran Pemkab Nabire mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus, guru, dan staf YPPK Tillemans yang telah bekerja dengan tulus dan berdedikasi tinggi dalam mendidik anak-anak kita,” katanya.
Terkait gedung, ia berharap dengan fasilitas baru tersebut YPPK Tillemans dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Gedung ini bukan hanya simbol kemajuan fisik, tetapi juga representasi dari komitmen kita bersama untuk terus memajukan pendidikan di Kabupaten Nabire,” katanya.
Ia mengajak untuk terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam setiap program dan kegiatan yang diselenggarakan YPPK Tillemans.
“Mari kita bersama-sama membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Semoga yayasan ini terus berjaya dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Nabire,” ujarnya.
Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah Benny Zonggonau mengatakan sekolah YPPK memiliki peranan penting dalam membangun SDM di Tanah Papua. Ia berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan dan membantu sekolah-sekolah YPPK yang berbasis agama di Tanah Papua, karena telah berkontribusi besar bagi Tanah Papua. (*)





















Discussion about this post