• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Jubi TV membuat gelar wicara 3 buku tentang tantangan masyarakat adat Papua

February 25, 2023
in Tanah Papua, Penkes
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Buku Tentang Masyarakat Adat Papua

Gelar wicara atau talkshow daring Tantangan Penghidupan Masyarakat Adat Papua yang membedah tiga buku tentang masyarakat adat Papua, yaitu “Geliat Kampung Tersembunyi”, “Merebut Kendali Kehidupan”, dan “Bayang-bayang Kerentanan” pada Sabtu (25/2/2023). - Tangkapan Layar Youtube Redaksi JubiTV

0
SHARES
29
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Jubi TV pada Sabtu (25/2/2023) mengadakan gelar wicara atau talkshow daring Tantangan Penghidupan Masyarakat Adat yang membedah tiga buku tentang situasi masyarakat adat Papua, yaitu “Geliat Kampung Tersembunyi”, “Merebut Kendali Kehidupan”, dan “Bayang-bayang Kerentanan”. Ketiga buku itu ditulis secara bersama-sama oleh Elvira Rumkabu, Apriani Anastasia Amenes, Asrida Elisabeth, dan I Ngirah Suryawan.

Gelar wicara itu dibuka oleh Elvira Rumkabu, dosen Universitas Cenderawasih yang menceritakan alasan hadirnya ketiga buku tersebut. Menurutnya, para penulis merasa tergelitik dengan konsep pemerintah dalam menyelesaikan persoalan Papua lewat peraturan atau regulasi yang diklaim berbasis budaya serta wilayah adat.

“Jargon pembangunan berbasis budaya dan wilayah adat itu tidak cukup jelas, sebab tidak menyentuh permasalahan yang dirasakan masyarakat adat. Makanya dalam buku itu, kami memilih tiga lokus riset yakni Kampung Aiwat [di Kabupaten] Boven Digoel, Kampung Sowek [di Kabupaten] Supiori, dan Kampung Kendate [di] Kabupaten Jayapura,” kata Rumkabu.

Hal senada disampikan Apriani Anastasia Amenes yang juga dosen Universitas Cenderawasih. Ia menyampaikan risetnya mendapati perempuan Papua di ketiga wilayah itu sebenarnya mengetaui model pembangunan yang baik menurut cara mereka. Akan tetapi, pandangan para perempuan Papua itu kerap diabaikan.

“Jadi perempuan dan masyarakat adat sebenarnya paham bagaimana mengelola alam dan segala macam yang sudah disediakan oleh alam. Kalaupun ada yang datang untuk meberikan jalan atau cara bagaimana mengelola [alam], itu belum tentu cocok, sebab mereka sendiri punya cara sendiri,” kata Amenes

Dalam gelar wicara itu, Director Locally Managed Marine Area (LMMA) Indonesia, Cliff Marlessy memberi pandatangan khusus soal masyarakat adat Sowek. Menurutnya, Kabupaten Supiori memiliki kasus sangat menarik, karena masih banyak hal yang tersembunyi.

“Sowek itu salah satu kampung dengan jumlah penduduk tertinggi di Papua, yakni sekitar 1.700 orang. Sementara jumlah lahan yang dimiliki tidak besar, sehingga ada masalah antara pertumbuhan penduduk dengan kebutuhan lahan,” kata Marlessy.

BERITATERKAIT

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

Tambang masih mengancam Raja Ampat

Masyarakat adat Papua minta pemerintah percepat penetapan hutan adat

Marlessy juga menyoroti pola penataan kawasan permukiman di Sowek, di mana rumah para warga ditata berjajar dari timur ke barat. Penataan permukiman seperti itu serupa dengan model penataan permukiman masyarakat adat di Tanah Merah, Kabupaten Jayapura. “Jadi sebenarnya Papua menganut aturan sistem permukiman yang sangat menarik dengan memakai konteks budaya dan alam,” sambungnya.

Dan lebih menarik lagi, ternyata masyarakat Sowek hidup berimpitan, namun penataan permukiman mereka tetap mempertahankan keberadaan ruang publik. Hal itu justru tidak ditemukan dalam penataan permukiman modern di Papua, yang justru kerap mengabaikan ketiadaan ruang publik. “Jadi banyak hal yang menarik dimiliki masyarakat adat Sowek yang tidak banyak diketahui orang,” ujar Marlessy.

Di balik kearifan lokal masyarakat adat Sowak yang dikenal dengan kerajinan parang yang bernilai jual tinggi, Marlessy menyebut masyarakat adat Sowak memiliki berbagai persoalan yang seharusnya diperhatikan oleh pemerintah. Ia mencontohkan para perempuan Sowak yang menghadapi persoalan kesehatan reproduksi dan kekurangan gizi.

“Perempuan di sana rata-rata memiliki anak 10 sampai 12 orang. Masalah gizi juga masih menjadi momok. Padahal daerah ini memiliki hasil laut yang sangat baik,” katanya.

Dosen Universitas Papua, Selvi Tebay mengatakan setiap masyarakat adat memiliki cerita masa lalu yang sarat dengan berbagai pengetahuan dan kearifan lokal. Akan tetapi, banyak masyarakat adat telah kehilangan pengetahuan mengenai cerita masa lalu itu, sehingga ada keterputusan informasi yang dialami generasi saat ini. “Itu pekerjaan besar yang harus diselesaikan anak-anak Papua yang belajar dan peduli terhadap sumber daya yang dimiliki,” kata Tebay.

Tebay mencontohkan, banyak kosakata bahasa atau marga masyarakat adat di Papua yang sudah hilang, sehingga hal itu harus didokumentasikan kembali. “Hal itu yang harus dilihat oleh pemerintah dan generasi Papua. Jelas itu merupakan pekerjaan rumah kita bersama,” sambungnya.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace, Sekar Banjaran Aji mengaku merasa bangga dengan terbitnya ketiga buku yang menceritakan persoalan masyarakat adat Papua itu. “Saya berharap buku yang menceritakan masyarakat adat dibaca anak-anak Papua. Itu sebuah hal yang luar biasa, karena [ketiga buku itu] berbeda dengan narasi yang tampil di arus utama media di Indonesia,” kata Sekar.

Sekar mencontohkan masyarakat adat Aiwat, yang memiliki berbagai macam cara untuk mempertahankan hidupnya, dan terus kembali merebut apa yang dikuasai oleh berbagai perusahaan yang datang. “Hal itu tentu banyak belum diketahui banyak orang, sehingga tiga buku yang sudah ditulis itu harus dibaca oleh anak-anak Papua,” ujarnya. (*)

Tags: BukuKearifan LokalMasyarakat Adatmasyarakat hukum adatPengelolaan Sumber Daya AlamSumber Daya Alam
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

October 27, 2026
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

October 25, 2026

Tambang masih mengancam Raja Ampat

October 28, 2026

Masyarakat adat Papua minta pemerintah percepat penetapan hutan adat

October 25, 2026

Masyarakat adat Papua mandiri dari kelola hutan ulayat

October 9, 2026

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

September 29, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting
29 October 2026
Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled
29 October 2026
Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled

Sentani, Jubi – A total of 225 flights at Sentani International Airport in Jayapura Regency, Papua Province, were cancelled between [...]

Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari
28 October 2026
Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari

Manokwari, Jubi – A joint team from the Manokwari Police Criminal Investigation Unit and Amban Police have arrested PH, a [...]

West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta
28 October 2026
West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta

Manokwari, Jubi – West Papua Provincial Legislative Council Golkar faction leader Amin Ngabalin has urged Governor Dominggus Mandacan to return [...]

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Wagub minta OAP dilibatkan dalam pembangunan

Wagub Geley minta OAP dilibatkan dalam pembangunan kampung nelayan

October 30, 2026
Bahasa Indonesia

Siapa pembentuk Bahasa Indonesia?

October 30, 2026
Ondel-ondel

Ondel-ondel di panggung diplomasi

October 30, 2026
PLN UP3 Jayapura

PLN UP3 Jayapura siapkan cadangan daya 21 megawatt jelang Natal 2026

October 30, 2026
KPPN

KPPN Manokwari salurkan TKD Rp5,9 triliun untuk enam pemerintah daerah

October 30, 2026
BBKSDA

BBKSDA Papua siapkan pemulihan populasi kura-kura moncong babi

October 30, 2026
Kemenkes bangun RS

Kemenkes bantu pembangunan RS dan rehabilitasi puskesmas di Papua Tengah

October 30, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

October 29, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Peringatan masker di PNG

Peringatan untuk memakai masker di PNG

October 29, 2026
Kepala Dinas tersangka lakalantas

Kepala Dinas Pemkab Jayapura menjadi tersangka kasus tabrak lari

October 29, 2026
Kemitraan dengan Israel

Pacific Elders’ Voice serukan pembatalan kemitraan dengan Israel

October 29, 2026
Kolaborasi mengembangkan potensi kopi

Gubernur Nawipa: Perlu kolaborasi mengembangkan potensi kopi Papua Tengah

October 29, 2026
Wagub minta OAP dilibatkan dalam pembangunan

Wagub Geley minta OAP dilibatkan dalam pembangunan kampung nelayan

0
Bahasa Indonesia

Siapa pembentuk Bahasa Indonesia?

0
Ondel-ondel

Ondel-ondel di panggung diplomasi

0
PLN UP3 Jayapura

PLN UP3 Jayapura siapkan cadangan daya 21 megawatt jelang Natal 2026

0
KPPN

KPPN Manokwari salurkan TKD Rp5,9 triliun untuk enam pemerintah daerah

0
BBKSDA

BBKSDA Papua siapkan pemulihan populasi kura-kura moncong babi

0
Kemenkes bangun RS

Kemenkes bantu pembangunan RS dan rehabilitasi puskesmas di Papua Tengah

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara