Jayapura, Jubi – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jayapura menyiapkan cadangan daya listrik sebesar 21 megawatt (MW) untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan listrik selama perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di wilayah Jayapura dan sekitarnya.
Asisten Manager Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Jayapura, Riyan Adi Masutra, di Jayapura, Jumat, mengatakan kesiapan tersebut didukung daya mampu sistem sebesar 121 MW, sementara beban puncak saat ini rata-rata mencapai 100 MW.
“Dan untuk konsumsi listrik diperkirakan meningkat selama periode tersebut dengan beban puncak mencapai 105 hingga 110 MW maka sistem kelistrikan Jayapura masih memiliki ruang cadangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Menurut Adi, guna memastikan pasokan tetap stabil, PLN telah melakukan pemeliharaan jaringan distribusi secara bertahap sejak awal 2026. Di mana kegiatan tersebut mencakup seluruh wilayah layanan UP3 Jayapura yang meliputi ULP Jayapura, Abepura, Sentani, Arso, Genyem, dan Sarmi.
“Pemeliharaan dilakukan dengan memeriksa kondisi jaringan sekaligus mengidentifikasi bagian yang berpotensi menimbulkan gangguan, sehingga dapat ditangani sebelum memasuki masa perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Dia menjelaskan selain itu pihaknya juga telah menjalankan program Gercep atau Gerbek Rehabilitasi Jaringan Penyulang yang Kronik dan Sakit untuk menangani jalur distribusi yang sering mengalami gangguan.
“Pada program tersebut melibatkan tim konstruksi dan petugas penanganan vegetasi guna membersihkan pepohonan maupun ranting yang berisiko menyentuh jaringan listrik,” katanya lagi.
Dia menambahkan dengan kondisi geografis Jayapura yang memiliki kawasan pegunungan dan lembah juga menjadi tantangan dalam menjaga keandalan jaringan. Karena itu, pengawasan dan pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan agar potensi gangguan dapat ditekan selama periode Natal 2026. (*)


























Discussion about this post