• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Menyapa Nusantara

Jejak film Indonesia di Tokyo International Film Festival 2026

October 30, 2026
in Menyapa Nusantara
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Admin Jubi
Film Indonesia

Sutradara dan pemeran Merah Sebelum Fajar di pembukaan Tokyo International Film Festival 2026, Senin (26/10) Tokyo International Film Festival ke-39 berlangsung pada 26 Oktober hingga 4 November 2026. (HO/TIFF 2026)

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Tokyo, Jubi – Indonesia menghadirkan sejumlah film dalam perhelatan tahunan Tokyo International Film Festival (TIFF) 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober-4 Oktober 2026.

Tahun ini, festival yang menginjak edisi ke-39 itu mengusung tema “Connecting — Cinema Connects Us to the World Beyond”, menekankan kemampuan film untuk menghubungkan individu dari lintas negara, budaya, agama, gender, serta latar sosial, juga membangun empati di tengah konflik.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, kepada ANTARA, mengatakan bangga kepada para sineas yang karyanya masuk ke Tokyo International Film Festival 2026.

desember jani tiff 2026 1
Sutradara dan pemeran Desember Jani di pembukaan Tokyo International Film Festival 2026, Senin (26/10) Tokyo International Film Festival ke-39 berlangsung pada 26 Oktober hingga 4 November 2026. (HO/TIFF 2026)

“Kementerian Ekraf terus mengarahkan bahwa film Indonesia bisa naik level, talentanya bisa bertemu pasar global, dan pintu co-production internasional semakin terbuka lebar. Kabar baik ini menjadi capaian bagi ekosistem perfilman nasional yang membuktikan bahwa cerita-cerita dari Indonesia memiliki kualitas artistik, kedalaman narasi, dan relevansi universal yang menghadirkan spektrum lintas negara.,” ujar Riefky.

Film-film Indonesia hadir di beberapa program berbeda, mulai dari kompetisi, program untuk sutradara yang baru membuat film panjang, juga kurasi khusus dari programmer Asia Tenggara.

1. Red Before Dawn (Merah Sebelum Fajar)

Karya garapan Garin Nugroho ini masuk ke dalam kompetisi utama alias Main Competition. Film ini menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang berkompetisi dengan 14 film lain dari berbagai negara. Tak hanya itu, Merah Sebelum Fajar juga diputar perdana di festival film Tokyo pada 27 Oktober 2026, lalu ditayangkan lagi pada 30 Oktober 2026 dan 3 November 2026.

BERITATERKAIT

No Content Available

Film Merah Sebelum Fajar (Red Before Dawn) berlatar Indonesia tahun 1946, setahun setelah proklamasi kemerdekaan, film ini mengikuti FRANS (Nicholas Saputra) bersama empat karakter lainnya yang datang dari latar belakang yang berbeda, melintasi negeri membawa sebuah dokumen penting. Dalam perjalanannya, mereka berhadapan dengan kecurigaan dari orang-orang yang seharusnya menjadi bagian dari perjuangan yang sama. Nicholas Saputra memerankan seorang geolog muda yang menempuh perjalanan berat dari Sumatera ke Yogyakarta untuk mengantar dokumen hasil penyelidikan.

Garin menyatakan tertarik menyuguhkan kisah di awal tahun kemerdekaan karena masih banyak pengalaman manusia di masa itu yang belum hadir di layar. Ia menghadirkan cerita untuk membawa penonton melihat seperti apa Indonesia di masa yang penuh perubahan. Setahun setelah proklamasi Indonesia, gejolak masih berlangsung di Tanah Air.

Garin berharap penonton di Jepang bisa melihat sisi lain sejarah Indonesia yang belum banyak diketahui, bahkan oleh masyarakat Indonesia sendiri.

Merah Sebelum Fajar dibintangi Nicholas Saputra, Laura Basuki, Bront Palarae, Tissa Biani, dan Nagra Pakusadewo. Garin Nugroho menulis skenario bersama Dirmawan Hatta, dengan Atarui Films sebagai rumah produksi, bekerja sama dengan JAGARTHA, Springboard, Trinity Optima Production, IMAJINARI, dan didukung oleh Laspro.

2. Jani Be Good (Desember Jani)

Film ini masuk ke dalam program Asian Future Competition yang menghadirkan karya film panjang pertama atau kedua dari sutradara Asia. “Desember Jani” adalah film panjang pertama dari sutradara Ariani Darmawan yang memulai karirnya sejak tahun 2000-an. Ia sebelumnya telah melahirkan sejumlah film pendek, termasuk “Sugiharti Halim” (2008) dan “Jus Nanas Kue Lapis”. Karya-karyanya sudah ditayangkan di Eropa, Amerika Utara, Australia, dan Asia.

“Desember Jani” adalah film dengan tema keluarga yang dekat dengan kehidupan Ariani sebagai seorang ibu. Setelah hiatus 15 tahun, pengalaman hidupnya membuat ia melihat lagi hubungan antara anak dan orang tua. Buah pemikirannya lahir dalam bentuk cerita empat perempuan lintas generasi dalam dunia Jani, setiap orang punya perasaan, luka, dan cara mencintai yang berbeda.

“Desember Jani” diputar di Tokyo International Film Festival 2026 pada 27 dan 29 Oktober 2026 di TOHO Cinemas Chanter 2.

Film “Desember Jani” bercerita tentang Jani, anak berusia 13 tahun yang mendengar pertengkaran antara kakaknya, Julia, dan ibunya, Winnie. Keesokan harinya Julia pergi tanpa kabar. Winnie adalah ibu tunggal sekaligus pencari nafkah keluarga, tetapi ia semakin sering kehilangan kesabaran di rumah. Jani memendam kemarahan dan menemukan ketenangan bersama neneknya, yang sedang menabung untuk biaya pemakamannya sendiri.

Jani diam-diam mengirim pesan kepada Julia dan akhirnya menghadapi Winnie. Berlatar empat hari pada bulan Desember menjelang Natal, film ini mengikuti perubahan batin seorang anak perempuan dan hubungan tiga generasi perempuan.

Sutradara Ariani Darmawan mengembangkan cerita “Desember Jani” selama tiga tahun bersama penulis dan penyair Cyntha Hariadi setelah membaca kumpulan cerpen Cyntha yang berjudul “Manifesto Flora.”

Film ini dibintangi oleh Chempa Puteri (Jani), Sigi Wimala (Winnie), Hyori Mika (Julia), dan Tutie Kirana (Oma), disutradarai oleh Ariani Darmawan, dengan skenario oleh Cyntha Hariadi, dan diproduseri oleh Meiske Taurisia.

Menurut produser Meiske, walau kisahnya lokal, perjalanan film ini ke Tokyo membuktikan bahwa cerita di film “Desember Jani” juga bisa berbicara kepada penonton dari tempat yang berbeda. Sementara itu, sutradara Ariani berharap agar penonton, baik itu di Tokyo maupun di Indonesia, bisa merasakan sebagian dari keluarga mereka sendiri dalam gambaran di keluarga Jani.

3. Four Seasons in Java (Empat Musim Pertiwi)

Film garapan Kamila Andini, putri dari Garin Nugroho, ini tayang perdana di Jepang lewat Tokyo International Film Festival 2026. Dalam gelaran ini, Empat Musim Pertiwi jadi bagian program CROSSCUT ASIA+, inisiatif TIFF dan Japan Foundation, yang menghadirkan kurasi dari programmer film Asia Tenggara dan Jepang. Kali ini, programmer Raslene dari Indonesia dan Ueda Masayuki dari Jepang memilih enam film dengan tema “Side by Side”.

Empat Musim Pertiwi yang dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim mengisahkan Pertiwi yang kembali ke kampung halaman setelah menjalani hukuman penjara yang panjang. Di desa yang terasa menyesakkan, ia mencari cara untuk kembali menjalani hidup bersama orang-orang lain yang juga tersisih.

4. Turang

Serupa dengan Empat Musim Pertiwi, Turang juga masuk ke dalam program CROSSCUT ASIA+. Ini adalah film tahun 1957 dari sutradara Bachtiar Siagian yang pertama kali diputar di Istana Negara, ditonton oleh Presiden Sukarno. Pada 1960, Turang mendapat gelar film terbaik Pekan Apresiasi Film Nasional, cikal bakal Festival Film Indonesia.

Turang berlatar erjuangan kemerdekaan di Tanah Karo. Rusli yang terluka jatuh cinta kepada Tipi, perempuan yang merawatnya. Ketika seorang pengkhianat membantu serangan Belanda, warga desa harus melawan dan berjuang untuk bertahan hidup. Turang mempertemukan sejarah sinema Indonesia dengan sejarah perjuangan kemerdekaan di wilayah Karo.

Turang tayang pada 26 dan 30 Oktober 2026 di Toho Cinames Chanter yang juga menghadirkan sesi tanya jawab bersama peneliti Bunga Siagian sekaligus putri dari sutradara Bachtiar Siagian.

5. Behind the Flickering Light: The Archive

Behind the Flickering Light: The Archive (2013) atau Anak Sabiran, Di Balik Cahaya Gemerlapan (Sang Arsip) juga masuk dalam program CROSSCUT ASIA+. Disutradarai Hafiz Rancajale, film dokumenter ini membaca gagasan pengarsipan film dalam pikiran Misbach Yusa Biran, sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk mengawetkan wacana. Film ini bicara soal pelestarian warisan audiovisual: bagaimana film disimpan, siapa yang menjaga arsip, risiko kerusakan material, dan pentingnya dokumentasi bagi sejarah perfilman Indonesia.

Di Tokyo, film ini diputar pada 26 Oktober di TOHO Chinemas Chanter.

6. Sleep No More

Film horor dari sutradara Edwin berjudul Monster Pabrik Rambut juga tayang perdana di Jepang lewat Tokyo International Film Festival pada 3 November 2026 di TOHO Cinemas Hibiya. Film ini sudah tayang di bioskop Indonesia pada 4 Juni dan sebelumnya hadir di Berlin International Film Festival (Berlinale) ke-76 (Februari) serta Brussels Fantastic Film Festival ke-44 dan Hong Kong International Film Festival ke-50 (April).

Tags: Film IndonesiaTIFFTokyo International Film Festival 2026
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

No Content Available

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting
29 October 2026
Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled
29 October 2026
Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled

Sentani, Jubi – A total of 225 flights at Sentani International Airport in Jayapura Regency, Papua Province, were cancelled between [...]

Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari
28 October 2026
Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari

Manokwari, Jubi – A joint team from the Manokwari Police Criminal Investigation Unit and Amban Police have arrested PH, a [...]

West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta
28 October 2026
West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta

Manokwari, Jubi – West Papua Provincial Legislative Council Golkar faction leader Amin Ngabalin has urged Governor Dominggus Mandacan to return [...]

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Film Indonesia

Jejak film Indonesia di Tokyo International Film Festival 2026

October 30, 2026
Halal

Menjaga halal dari kandang ke meja

October 30, 2026
Indonesia

Indonesia dan penguatan respons terhadap kejahatan transnasional

October 30, 2026
sawit

Mitigasi rantai pasok industri sawit

October 30, 2026
Kurikulum

Kurikulum bukan ruang promosi program

October 30, 2026
Dekolonisasi Kaledonia Baru

Festival FIFA U15 dimanfaatkan kampanye dekolonisasi Kaledonia Baru dan Polinesia Prancis

October 30, 2026
Kepala suku Santo Vanuatu

Dewan Kepala Suku Santo Vanuatu mengklaim distribusi kekayaan nasional tidak adil

October 30, 2026
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

October 29, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Peringatan masker di PNG

Peringatan untuk memakai masker di PNG

October 29, 2026
Kepala Dinas tersangka lakalantas

Kepala Dinas Pemkab Jayapura menjadi tersangka kasus tabrak lari

October 29, 2026
Kemitraan dengan Israel

Pacific Elders’ Voice serukan pembatalan kemitraan dengan Israel

October 29, 2026
Kolaborasi mengembangkan potensi kopi

Gubernur Nawipa: Perlu kolaborasi mengembangkan potensi kopi Papua Tengah

October 29, 2026
Film Indonesia

Jejak film Indonesia di Tokyo International Film Festival 2026

0
Halal

Menjaga halal dari kandang ke meja

0
Indonesia

Indonesia dan penguatan respons terhadap kejahatan transnasional

0
sawit

Mitigasi rantai pasok industri sawit

0
Kurikulum

Kurikulum bukan ruang promosi program

0
Dekolonisasi Kaledonia Baru

Festival FIFA U15 dimanfaatkan kampanye dekolonisasi Kaledonia Baru dan Polinesia Prancis

0
Kepala suku Santo Vanuatu

Dewan Kepala Suku Santo Vanuatu mengklaim distribusi kekayaan nasional tidak adil

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara