• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Pastor Izak Bame kritisi pertemuan Persekutuan Gereja-Gereja Papua – Papua Barat dengan Wapres RI

April 26, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Gereja

Pastor Izaak Bame

0
SHARES
20
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – “Saya sebagai salah satu dari sekian banyak Orang Asli Papua (OAP) mengharapkan tak boleh lagi wariskan konflik berkelanjutan di Papua. Namun yang jadi pertanyaan bagaimana konflik tidak terwariskan di Tanah Papua. sedangkan Pemerintah Indonesia sendiri mau wariskan konflik dengan pengiriman militer dan TNI-POLRI membunuh OAP, dengan alasan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka bagi saya tidak mungkin konflik tidak diwariskan baik untuk TNI-POLRI dan OAP.”.

Hal itu dinyatakan Rohaniwan Katolik Pastor Izaak Bame, menanggapi pertemuan Persekutuan Gereja-Gereja di Papua dan Papua Barat dengan wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Rabu (20/4/2022) di Jakarta.

Bame mengatakan, TNI-POLRI selalu merasa diberi tugas penuh untuk keamanan negara sehingga mereka kerap menerjemahkan untuk membunuh OAP kapan saja.

“Karena sikap demikian semakin membuat OAP melawan baik secara halus maupun kasar,” katanya kepada Jubi melalui pesan WhatsApp baru -baru ini.

Selain konflik atau penembakan, di Papua juga ada masalah pengelolaan sumber daya alam dan penempatan pekerja OAP yang tidak berimbang. Itu juga jadi sumber konflik di Tanah Papua.

“Hasil kekayaan alam di Papua dimonopoli oleh pihak luar Papua (Freeport, Pertamina, LG Tangguh) yang bekerja di perusahaan itu OAP tidak lebih dari 100 orang. Artinya mereka yang direkrut bekerja di perusahaan itu sebagian besar datang dari luar Papua. Siapa yang tidak sakit hati ? sakit hati inilah yang akan membawa konflik dan itu sudah terbukti di beberapa tempat di wilayah,”katanya.

Menurut Pastor Izaak Bame selain konflik SDA dan perekrutan tenaga kerja, hak -hak politik OAP diambil orang bukan Papua.

BERITATERKAIT

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

Gubernur Nawipa mengajak umat GBGP mendukung pembangunan daerah

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

Gereja KINGMI serukan kebutuhan mendesak warga yang dilaporkan mengungsi di Pegunungan Papua

“Hasil Pemilihan Legislatif 2019 seluruh Propinsi Papua-Papua Barat, anggota DPRDnya 70 persen bukan OAP, termasuk kabupaten- kota, inilah bibit konflik yang terus dipelihara oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Bame mengatakan, hak kerja baik ASN-Swasta hampir seluruh Papua-Papua Barat diisi atau ambil alih oleh para penganggur dari luar Papua, bagian ini juga yang jadi salah satu alasan orang asli Papua sekarang menolak pemekaran.“Karena apabila dimekarkan nanti tentunya yang bekerja bukan untuk OAP.” katanya.

Bame menegaskan konflik terjadi bukan antara OAP dengan gereja. Tapi dengan pemerintah. Maka dari itu dia mempertanyakan, sebenarnya Persekutuan Gereja-Gereja bertemu Wakil Presiden atas restu OAP siapa ?

“Persekutuan Gereja-Gereja tugasnya harus bertemu Beny Wenda, mengunjungi Victor Yeimo di tahanan, Buchtar Tabuni, Malvin Yobe cs , Goliath Tabuni Cs. dan Arnold Kocu Cs. jauh lebih penting untuk mendengarkan pendapat- sikap mereka baru bisa ketemu Wakil Presiden. Jangan pimpinan agama lebih dekat Pemerintah dan abaikan aspirasi dan hak hak orang Papua yang saya sebutkan di atas,”katanya.

Bame mengatakan, Persekutuan Gereja-Gereja jangan ulangi sejarah kelam yang pernah dibuat sejumlah tokoh GKI dan Katolik di tanah Papua. Hasilnya sekarang bikin OAP menderita di segala aspek.

“Saya melihat Persekutuan Gereja-Gereja pergi bertemu wakil Presiden bukan karena masalah OAP yang menderita sekarang. tapi lebih sebagai sebuah taktik supaya Pemerintah Indonesia melihat bahwa Persekutuan Gereja-Gereja ini ada dekat dengan OAP yang sedang berseberangan dengan Pemerintah Indonesia, pada hal sesungguhnya tidak,”katanya.

Bame katakan , Wakil Presiden Amin Maruf dan pimpinan Persekutuan Gereja-Gereja Papua Barat seharusnya bisa mengakhiri konflik dengan merelakan Papua merdeka. Tidak ada cara lain.

“Hal itu terbukti ketika BJ .Habibie dengan jiwa nasionalis yang besar merelakan Timtim melakukan referendum akhirnya sekarang Timor Leste damai -Indonesia damai,” katanya.

Saat bertemu Ma’ruf Amin, Ketua Umum PGGP Papua Barat, Pdt Shirley Parinussa juga menjelaskan rencana pendirian Papua Christian Center (PCC).

Rencana itu diputuskan dalam peringatan Hari Perkabaran Injil (HPI). Parinussa menyebut PCC akan menjadi rumah bersama bagi seluruh gereja di Papua untuk berdiskusi serta membuat kajian dan analisis, sekaligus titik temu untuk mensinergikan gereja dan pemerintah.

“Intinya, kami ingin karya perkabaran injil dapat mendatangkan keselamatan dan kesejahteraan bagi semua orang di Papua,” kata Parinussa.
Rollo dan Parinussa juga menyerahkan dokumen rekomendasi Konferensi Pimpinan-Pimpinan Gereja Papua yang berlangsung di Kota Jayapura pada 15 – 17 Februari 2022 lalu. Konferensi itu merupakan bagian dari perayaan Hari Perkabaran Injil ke-167 di Tanah Papua. (*)

Tags: gerejaIzaak BameOAPTanah PapuaTNI-PolriWapres RI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Gubernur Nawipa

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

October 17, 2026
Gubernur Nawipa

Gubernur Nawipa mengajak umat GBGP mendukung pembangunan daerah

October 17, 2026

Koalisi desak akses bagi utusan PBB dan Pasifik ke Tanah Papua

October 17, 2026

Gereja KINGMI serukan kebutuhan mendesak warga yang dilaporkan mengungsi di Pegunungan Papua

October 17, 2026

Gereja Baptis dukung perwakilan PBB berkunjung ke Tanah Papua

October 13, 2026

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Film dokumenter pesta babi di Eropa

Film dokumenter Pesta Babi diputar 17 kali di sejumlah negara Eropa

October 21, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara